30 April 2005

Bosan Hidup

Seorang pria mendatangi Sang Master, "Guru, saya sudah bosan hidup. Sudah jenuh betul. Rumah tangga saya berantakan. Usaha saya kacau. Apapun yang saya lakukan selalu berantakan. Saya ingin mati."

Sang Master tersenyum, "Oh, kamu sakit." "Tidak Master, saya tidak sakit. Saya sehat. Hanya jenuh dengan kehidupan. Itu sebabnya saya ingin mati."

Seolah-olah tidak mendengar pembelaannya, sang Master meneruskan, "Kamu sakit. Dan penyakitmu itu sebutannya, 'Alergi Hidup'. Ya, kamu alergi terhadap kehidupan."

Banyak sekali di antara kita yang alergi terhadap kehidupan. Kemudian, tanpa disadari kita melakukan hal-hal yang bertentangan dengan norma kehidupan. Hidup ini berjalan terus. Sungai kehidupan mengalir terus, tetapi kita menginginkan status-quo. Kita berhenti di tempat, kita tidak ikut mengalir. Itu sebabnya kita jatuh sakit. Kita mengundang penyakit. Resistensi kita, penolakan kita untuk ikut mengalir bersama kehidupan membuat kita sakit.

Yang namanya usaha, pasti ada pasang-surutnya. Dalam hal berumah-tangga, bentrokan-bentrokan kecil itu memang wajar, lumrah. Persahabatan pun tidak selalu langgeng, tidak abadi. Apa sih yang langgeng, yang abadi dalam hidup ini? Kita tidak menyadari sifat kehidupan. Kita ingin mempertahankan suatu keadaan. Kemudian kita gagal, kecewa dan menderita.

"Penyakitmu itu bisa disembuhkan, asal kamu ingin sembuh dan bersedia mengikuti petunjukku." demikian sang Master.

"Tidak Guru, tidak. Saya sudah betul-betul jenuh. Tidak, saya tidak ingin hidup." pria itu menolak tawaran sang guru.

"Jadi kamu tidak ingin sembuh. Kamu betul-betul ingin mati?" "Ya, memang saya sudah bosan hidup."

"Baik, besok sore kamu akan mati. Ambillah botol obat ini. Setengah botol diminum malam ini, setengah botol lagi besok sore jam enam, dan jam delapan malam kau akan mati dengan tenang."

Giliran dia menjadi bingung. Setiap Master yang ia datangi selama ini selalu berupaya untuk memberikannya semangat untuk hidup. Yang satu ini aneh. Ia bahkan menawarkan racun. Tetapi, karena ia memang sudah betul-betul jenuh, ia menerimanya dengan senang hati. Pulang kerumah, ia langsung menghabiskan setengah botol racun yang disebut "obat" oleh Master edan itu. Dan, ia merasakan ketenangan sebagaimana tidak pernah ia rasakan sebelumnya.

Begitu rileks, begitu santai! Tinggal 1 malam, 1 hari, dan ia akan mati. Ia akan terbebaskan dari segala macam masalah. Malam itu, ia memutuskan untuk makan malam bersama keluarga di restoran Jepang. Sesuatu yang sudah tidak pernah ia lakukan selama beberapa tahun terakhir. Pikir-pikir malam terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis. Sambil makan, ia bersenda gurau. Suasananya santai banget!

Sebelum tidur, ia mencium bibir istrinya dan membisiki di kupingnya, "Sayang, aku mencintaimu. "Karena malam itu adalah malam terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis! Esoknya bangun tidur, ia membuka jendela kamar dan melihat ke luar. Tiupan angin pagi menyegarkan tubuhnya. Dan ia tergoda untuk melakukan jalan pagi. Pulang kerumah setengah jam kemudian, ia menemukan istrinya masih tertidur. Tanpa membangunkannya, ia masuk dapur dan membuat 2 cangkir kopi. Satu untuk dirinya, satu lagi untuk istrinya. Karena pagi itu adalah pagi terakhir,ia ingin meninggalkan kenangan manis!

Sang istripun merasa aneh sekali Selama ini, mungkin aku salah. "Maafkan aku, sayang."

Di kantor, ia menyapa setiap orang, bersalaman dengan setiap orang. Stafnya pun bingung, "Hari ini, Boss kita kok aneh ya?" Dan sikap mereka pun langsung berubah. Mereka pun menjadi lembut. Karena siang itu adalah siang terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis!

Tiba-tiba, segala sesuatu di sekitarnya berubah. Ia menjadi ramah dan lebih toleran, bahkan apresiatif terhadap pendapat-pendapat yang berbeda. Tiba-tiba hidup menjadi indah. Ia mulai menikmatinya. Pulang kerumah jam 5 sore, ia menemukan istri tercinta menungguinya di beranda depan.

Kali ini justru sang istri yang memberikan ciuman kepadanya, "Sayang, sekali lagi aku minta maaf, kalau selama ini aku selalu merepotkan kamu." Anak-anak pun tidak ingin ketinggalan, "Pi, maafkan kami semua. Selama ini, Papi selalu stres karena perilaku kami."

Tiba-tiba, sungai kehidupannya mengalir kembali. Tiba-tiba, hidup menjadi sangat indah. Ia mengurungkan niatnya untuk bunuh diri. Tetapi bagaimana dengan setengah botol yang sudah ia minum, sore sebelumnya?

Ia mendatangi sang Guru lagi. Melihat wajah pria itu, rupanya sang Guru langsung mengetahui apa yang telah terjadi, "Buang saja botol itu. Isinya air biasa. Kau sudah sembuh, Apa bila kau hidup dalam kekinian, apabila kau hidup dengan kesadaran bahwa maut dapat menjemputmu kapan saja, maka kau akan menikmati setiap detik kehidupan. Leburkan egomu, keangkuhanmu, kesombonganmu. Jadilah lembut, selembut air. Dan mengalirlah bersama sungai kehidupan. Kau tidak akan jenuh, tidak akan bosan. Kau akan merasa hidup. Itulah rahasia kehidupan. Itulah kunci kebahagiaan. Itulah jalan menuju ketenangan."

Pria itu mengucapkan terima kasih dan menyalami Sang Guru, lalu pulang ke rumah, untuk mengulangi pengalaman malam sebelumnya. Konon, ia masih mengalir terus. Ia tidak pernah lupa hidup dalam kekinian. Itulah sebabnya, ia selalu bahagia, selalu tenang, selalu hidup...

29 April 2005

Copywriter FAQ - Apa itu Copywriter?

Frequently Asked Questions tentang Copywriter oleh Enda Nasution

FAQ dibawah ini hadir karena rupanya masih sedikit informasi yang ada tentang profesi Copywriter dan apa kerjanya. Dan supaya tidak usah berulang-ulang mencoba menerangkan, lahirlah FAQ ini yang mudah-mudahan bisa menjawab sedikit pertanyaan2x dan keingintahuan ttg Copywriter. Enjoy.

Q: Copywriter tuh yang harus bikin kopi atau tukang fotocopy ya?
A: Hehe.. funny but NOT, try again. Itu mungkin Coffee Maker bukan Copywriter.

Q: Copyrighter tuh yang bekerja ngebuat Copyright ya? Hak Cipta?
A: Parahh, kedengerannya mungkin sama tapi nulisnya beda, dan perasaan ga ada tuh yang namanya Copyrighter.

Q: Copywriter itu apa sih kak?
A: Copywriter adalah seseorang yang menulis Copy.

Q: Apakah Copy itu?
A: Berbeda dari arti yang biasa kita tahu, Copy itu ga selalu berarti menduplikasi sesuatu. Copy dalam bahasa inggris juga berarti juga hal-hal yg ditulis oleh jurnalis, novelis dan para penulis lainnya. Copy juga berati kata-kata yang kita temukan dalam iklan. Secara umum Copy berarti tulisan-tulisan kali yee. Macemnya bisa banyak bisa ada di iklan cetak, dialog di iklan TV, di brosur, leaflet, website, buku, spanduk. Pokoknya banyak. Tapi Copy rasanya lebih deket ke dunia promosi daripada tulisan di koran atau di buku kayaknya.

Q: Copywriter bekerja dimana?
A: Copywriter bisa kerja dimana aja di bidang kerja yang butuh copy. Graphic House misalnya yang nerima bikin Company Profile, atau Brochure atau apa gitu yang butuh copy pasti butuh Copywriter.

Web Design company juga butuh buat ngisi content dari websitenya.

Advertising Agency terutama adalah tempat paling common dimana seorang Copywriter bermukim sih sebenernya. Dalam sebuah Advertising Agency seorang Copywriter adalah bagian dari Divisi Kreatif agency itu dimana biasanya terbagi dari tim-tim lagi, yang mana tim tersebut biasanya terdiri dari seorang Copywriter dan seorang Art Director.

Q: Apa yang dikerjakan Copywriter?
A: Pada intinya tentu menulis Copy yang dibutuhkan materi yang bakal diproduksi. Tapi agak lain untuk Copywriter yang bekerja di Advertising Agency. Copywriter yang bekerja di Advertising Agency bukan saja sekedar harus bisa menulis Copy, tapi juga perlu bisa melakukan hal-hal yang lain.

Pertama sebagai bagian dari tim kreatif, dia bersama partnernya sang Art Director harus sama-sama bisa MENTERJEMAHKAN brief dari bagian Account / Client Service yang isinya biasanya informasi tentang produk atau jasa yang hendak diiklankan, strategi dan jalan yang hendak ditempuh dan pesan yang hendak disampaikan pada publik. Tentu aja brief yg lengkap mencantumkan segala INFORMASI ttg produk/jasa tersebut, seperti PUBLIK SEPERTI APA yang hendak dicapai, KARAKTER seperti apa yang ingin terlihat dari produk/jasa itu, apa yang dilakukan oleh KOMPETITOR dalam bidang yang sama dan apa yang telah dilakukan juga oleh si produk/jasa itu selama ini dll lagi.

Jadi bersama partnernya, sang Art Director, Copywriter perlu duduk bareng, melakukan brainstorming mengenai apa yang bisa mereka lakukan untuk produk/jasa tadi. Menentukan secara strategis pesan seperti apa yang efektif untuk meraih target publik yang diinginkan, dampak apa yang diinginkan terjadi, menemukan IDE BESAR apa yang hendak dikemukakan dalam iklan tersebut, gimana gayanya, tone and manner-nya sampai akhirnya biasanya terbuatlah beberapa alternatif yang bisa ditunjukkan pada klien.

Klien kemudian memilih dari alternatif tersebut untuk diproduksi lalu sang Copywriter dan Art Director memastikan dengan segala cara agar alternatif yang sudah dipilih itu bisa sampai ke targetnya, apakah itu media cetak, televis, radio hingga media2x below the line seperti billboard, spanduk, poster, dll.

Tentu aja dalam seluruh proses itu ga cuma berdua Copywriter dan Art Director, tapi juga biasanya di supervise oleh tim leadernya yang mungkin seorang Creative Group Head, Associate Creative Director atau Creative Director. Dan jangan lupain juga temen-temen dari Divisi Account Service, biasanya ada Account Executive, Account Manager dan Account Director. Intinya hasil akhir iklan yang muncul adalah hasil kerja tim account itu biasanya.

Q: Apa yang menjadi tanggung jawab seorang Copywriter?
A: Bersama partnernya, Art Director, tentu aja nemuin ide iklannya, mau ngomong apa, pesannya ttg apa. Untuk Iklan Cetak biasanya sama2x diskusi nentuin gambarnya seperti apa dan tulisannya apa. Tulisan di iklan cetak ini yang umum ada tulisan besarnya atau Headline dan tulisan lainnya yang biasanya disebut Body Copy. Copywriter lah yang tanggung jawab nulis ini. Untuk iklan TV biasanya diskusi nentuin ceritanya gimana, lalu Copywriter bisa nulis beberapa Storyline dari hasil diskusi itu yang kemudian dijadikan Storyboard untuk dipresentasiin ke klien. Dialog dalam iklan TV ini tanggung jawab si Copywriter juga. Trus untuk hal-hal lain seperti tagline atau semboyan dari produk/jasa itu juga Copywriter yang harusnya lebih banyak berperan walau tidak menutup kemungkinan siapa saja bisa menyumbang ide. Kalau agency-nya dilibatkan dari awal, seringkali Copywriter juga dituntut memberikan nama buat produk/jasanya yang pas dengan target yang dituju dan karakter yang diinginkan. Untuk Iklan Radio udah jelas skripnya Copywriter juga yang buat dan biasanya sekalian supervise juga produksinya yang berarti juga memilih pengisi suara (voice talent) yang cocok dengan skripnya.

Untuk iklan TV bersama Art Director dan seluruh team biasanya terlibat pada setiap proses, dari pemilihan rumah produksi, sutradara, model/talent iklannya, wardrobe, sampe shootingnya biasanya ikut supervise juga, dan proses pasca produksinya juga. Editing, offline dan online. Untuk Copywriter entah kenapa seringkali ditanggungjawabi juga untuk masalah musik dari iklan TV itu kalo pake. Atau untuk buat jingle juga masih dalam lingkup tanggungjawabnya. Untuk beberapa kasus bahkan buat syair lagunya juga sekalian.

Q: Kalo tanggung jawab Art Director apa?
A: Lho ini kan FAQ ttg Copywriter, kok ada pertanyaan tentang Art Director sih? :) hehehek, ya sebagian kan udah gue ceritain ya diatas, tapi intinya Art Director tanggung jawab ama “art” nya sama estetikanya. Kebanyakan ya visualnya, kalo iklan cetak Art Director yang me-lay-out nya, ngerancang logo kadang-kadang, untuk iklan tv mereka yang supervise editing, grading warna, penambahan efek dan macem-macem lagi. Sedang pada proses presentasi ke klien Art Director juga membuat Storyboard, minimal corat-coret dan ngasih brief ke ilustrator/visualizer. Udah ah, ini kan FAQ ttg Copywriter :).

Q: Siapa aja yang bisa jadi Copywriter?
A: Siapa aja dengan jiwa sedikit ngaco :), punya wawasan luas, kreatif buat making up ide-ide baru dan bisa nulis kayaknya sih bisa. Apalagi kalo suka baca, suka musik dan suka film karena hal-hal tersebut suka nyambung satu sama lain. Kalo kamu suka merhatiin iklan tentu aja ngebantu banget. Dan, gue sih curiganya, walo gue ga pasti :) kamu juga harus punya selera yang bagus :). Dan yang udah pasti lagi kamu harus bisa kerja sama dengan anggota tim kamu dan bisa berkomunikasi lancar, gimanapun juga kalo kamu jadi seorang Copywriter kamu kan berarti berada di industri komunikasi.

Kalo ada temen kamu yang kayaknya suka sama kalimat-kalimat kamu udah ada tanda2x tuh berarti! :) Berarti minimal kamu bisa menkomposisikan rangkaian kata yang menggerakkan orang yang bacanya. Oya, akan sangat ngebantu banget lagi kalo kamu suka kata-kata tentunya.

Q: Apa yang dibutuhkan buat jadi Copywriter?
A: Kayaknya sih seorang Copywriter butuh a little bit of everything. Kamu perlu ngerti dasar-dasar pemasaran, strategic thinking juga, kamu mungkin punya jiwa seniman juga sedikit tapi kamu perlu bisa berpikir secara terstruktur juga buat melalui proses pencarian ide, nentuin konsep. Kamu juga perlu percaya diri banyak2x hehehe.. buat ngomongin ide kamu tanpa takut disebut garing misalnya, buat ngomong jelek kalo emang jelek dan bagus kalo emang bagus, buat ngomong suka kalo emang suka dan ngomong ya lumayaannn lah kalo emang ga suka. :) Kamu juga butuh kemampuan bahasa asing juga. Intinya yang udah pasti kamu perlu kreatif, kamu perlu bisa nulis, kamu ga keberatan kerja jadi ujung tombak kapitalisme ;) dan kamu juga berani bikin sesuatu yang baru. Ini semua kayaknya kali yeeeee… :D

Q: Gimana cara jadi Copywriter?
A: Buat saat ini blom ada sekolah khususnya yang lumayan ternama. Kecuali di luar negri kali ye dimana advertising udah jadi industri gede sendiri. Kalo kamu sarjana komunikasi kamu punya modal tuh, kalo kamu lulusan sastra juga. Tapi terus terang tiap orang ga peduli latar belakang pendidikannya, kalo emang suka, bisa, mampu dan good at it udah pasti bisa coba, yang perlu dilakukan tentu tinggal ngeyakinin orang yg bakal ngehire kamu aja jadi Copywriter. Caranya gimana? Ngelamar ke Advertising Agency yang butuh Copywriter, dan yakinin bahwa emang kamu punya semua kualitas itu. Itu yang gue kerjain dulu pas ngelamar.. hehe.. jujurnya sih nembak, kebeneran yg dicari emang ga perlu pake pengalaman tapi perlu bisa belajar cepet. Wohohohooo tentu aja cepet gue sih kalo belajar hal yang baru.

Cari iklan lowongan kerja buat Copywriter di Kompas, atau di majalah satu2xnya tentang dunia periklanan Cakram, atau di tabloid Marketing suka ada juga atau juga ikutan milisnya orang2x iklan ttg iklan di Milis Kritik-Iklan.

Q: Bagaimana masa depan profesi Copywriter?
A: Bagus sih kayaknya :) Ini karena menurut gue ga ada sekolah formalnya jadi Copywriter termasuk mahluk langka yang banyak dicari. Ke depan, kalo ekonominya makin bagus tentu makin banyak barang yang mau dijual ke segini banyak orang di negri ini, makin banyak butuh Copywriter dan saat ini ga ada banyak. Beda dengan Art Director yang dasarnya Desain Visual Komunikasi yang udah ada sekolah ternamanya, jadi Copywriter masih ga ada sekolah khususnya dan mungkin ga perlu? Ga tau juga.

Jenjang karirnya biasanya dari seorang Copywriter dia bisa jadi Senior Copywriter, lalu mungkin bisa jadi punya jabatan manajerial, team leader kayak Creative Group Head atau Associate Creative Director yang membawahi beberapa team yang terdiri dari masing-masing Copywriter dan Art Director. Dan tentu aja bisa juga jadi Creative Director di agency itu atau mungkin bahkan bisa melarikan diri dari bidang kreatif dan jadi kepala agency itu. Bisa juga. Tentu aja jadi jalur karir lain, yaitu pindah ke sisi klien, sebagai orang yg punya pengalaman agency dan ngerti marketing serta industrinya tentu dibutuhin juga ama klien2xnya. Intinya, seorang Copywriter masa depannya bagus juga sih kayaknya :)

Q: Enak ga sih jadi Copywriter?
A: Hakhakhak.. lumayanlahhh. Kata gue sih enak. Dimana lagi dan kapan lagi kamu dibayar buat duduk-duduk ngekhayal-khayal. mencetuskan ide-ide yang ga mungkin di kehidupan nyata, dan setelah waktu yang ga berapa lama (kadang2x lama juga lo, lama banget) ide kamu itu bisa diliat orang banyak, dan kamu bisa bilang, eh itu gue lo yg bikin.. hehehekk..

Dan kalo kamu very good at it, kamu bisa juga menang awards buat iklan2x yang kamu buat. Tapi intinya cocok2xan juga sih. Kalo kamu suka suasana yang bebas, terbuka, cuek, lingkungan kreatiflah pokoknya dan kamu ga suka kerjaan rutin yang terus2xan sama, kalo kamu suka belajar hal yang baru terus, kalo kamu gampang bosen, the chance is, kamu bakal cocok kerja di bidang kreatif, dan kalo kamu suka nulis, tambah cocok deh kamu jadi seorang Copywriter.

Q: Siapa Copywriter Indonesia pertama yang tercatat sejarah?
A: Copywriter pertama Indonesia yang tercatat adalah Tirtoadisoeryo alias Mingke, tokoh di Tetraloginya Pramoedya Ananta Toer. Periode hidupnya dimana dia nulis “adpertensi” di koran-koran adalah di buku yang ketiga, “Jejak Langkah”.

Q: Copywriter bahasa Indonesianya apa ya?
A: Media dan banyak orang nerjemahinnya jadi penulis naskah. Terus terang terjemahan ini meleset karena nyempitin artinya, walo mungkin bener sih secara literal. Penulis Copy harusnya kali ya, tapi Copy bahasa Indonesianya apa? hehe.. ga tau deh. Kalo tanya gue mending keep Copywriter aja jangan diterjemahin.

Q: Film tentang Copywriter atau Advertising Agency ada ga?
A: Ada. Yang paling baru dan lumayanlah walau ga mencerminkan agency banget tuh judulnya What Women Want keluaran tahun 2000 yang maen Mel Gibson, sama tonton juga tahun 2001 Sweet November yang dibintangin sama Keanu Reeves.

Q: Copywriter yang ngetop di dunia sapa ya?
A: Salah satunya David Ogilvy, dulunya Copywriter trus punya agency sendiri yaitu, Ogilvy & Mather, yang sekarang jadi perusahaan komunikasi multinasional, tempat gue kerja skrg ini :). Yang masih aktif sekarang dan salah satu yang ngetop juga adalah Neil French dia sekarang Creative Director Worldwide buat Ogilvy & Mather.

28 April 2005

BlogStreet dan RSS Feeds

Dari banyak blogtools di Internet, salah satu blogtool yang menurut gue keren dan asik (kersik) adalah BlogStreet.

Cobain deh ke BlogStreet, kalo kamu pengen tau "tetangga-tetangga" blog kamu atau blog siapa aja, kamu bisa pake fitur Blog Neighborhood dari BlogStreet.

Kalo kamu masukin URL Blog kamu (lengkap dgn http-nya) di Blog Neighborhood, kamu bakal bisa liat blog-blog tetangga kamu (yg ngelink atau dilink sama blog kamu).

Hal yang kurang lebih sama bisa juga kamu kerjain di Google. Coba di Google, search buat link:alamatblogkamu.com. Nanti, Google bakal ngeluarin website lain (blom tentu blog) yg ngelink ke blog kamu.

Tapi BlogStreet gak hanya itu, kalo kamu pake fitur Blog Profile, selain cuma neighborhood aja, kamu juga bisa nge-vote, nulis review ttg blog itu, bahkan juga bisa liat buku-buku apa aja yang pernah ditulis di blog tersebut.

Tapi.. fitur yg paling asik kata gue dari BlogStreet ini adalah fitur RSS Panel-nya.

Buat apaan sih sebenernya RSS itu? Ada artikel berjudul "What is RSS?" yg ngejelasin apa itu RSS di XML.com. Tapi singkatnya, RSS ini adalah fitur sindikasi konten/isi dari suatu website.

Misalnya kamu biasa ngebaca 10 blog setiap hari, jadi tiap hari kamu perlu ngunjungin 10 blog. Tapi dengan RSS ini, kamu cuma perlu baca satu halaman, dimana entry/post dari 10 blog itu muncul semua disitu. Jadi gampang kan. :)

Ini contohnya RSS Panel di blog gue My Stuff, ada lebih dari 10 blog yg gue ikutin yg muncul disitu.

Buat ngedapetin fitur RSS Panel ini kamu perlu sign up dulu di BlogStreet, trus di bagian RSS Panel, kamu masukin deh alamat blog (URL Blog) atau kalo kamu tau alamat RSS Feeds (URL RSS) dari blog yang kamu pengen baca.

Tapi gimana kalo blog yg pengen kamu baca ga nyediain RSS Feeds? Jangan kuatir, kamu bisa buatin RSS Feeds buat blog yang kamu mau di BlogStreet. Di halaman depan BlogStreet, ada RSS Generator, masukin deh alamat blognya disitu dan kamu bakal dapetin RSS Feeds buat blog yang kamu pengen.

Tentu aja, ini juga berarti, kalo blog kamu sekarang belum nyediain RSS Feeds, kamu juga bisa bikin RSS Feeds buat blog kamu disini.

Nah biasanya buat ngasih tanda bahwa sebuah blog nyediain RSS Feeds, blog tersebut bakal pasang gambar di blognya. Sedang alamat RSS Feeds-nya sendiri bisa kamu dapet kalo kamu klik kanan diatas ini dan "copy shortcut".

Abis itu, Generate HTML Code-nya, dan pasang di blog kamu, dimana pun kamu mau, bisa dihalaman baru kayak gue, atau di pinggir kiri atau kanan halaman blog kamu juga bisa.

Beres deh. Baca blog orang jadi lebih gampang. :)

27 April 2005

Monyet, kamu dan kita semua

Mungkin karena guenya aja yang males dan ga beres atau hal-hal lain yang pasti rencana kerjaan gue yang pengen gue kerjain di hari senin, hari pertama bulan puasa ini kok malah berantakan beberapa puluh menit setelah gue nyampe kantor.

Apa daya.

Walhasil gue belum kerja dan malahan tengah terlibat dalam riset berat untuk menentukan perhitungan populasi MONYET di Internet dengan menggunakan si mesin pencari Google.

Dari sekian menit riset akademis yang gue lakukan, hasil dibawah inilah yang muncul. Secara garis besar, monyet sebagai sebuah kata utuh, baik itu sbg nama mahluk, kata benda ataupun panggilan tetap mendominasi jumlah speciesnya di Internet.

Tapi hal lain yang mengejutkan adalah ditemukannya juga variasi2x lain dari Monyet, seperti Monyeet (dengan 2e) dan derivasinya yang kesekian yang mana biasanya muncul dalam bentuk informal seperti dalam contoh dibawah ini:

X: Eh elo ya yang makan batagor gue tadi malem?
Y: Iya
X: Dasar monyeeeeet!

Gunakan "nyeeet" yang melengking, dengan akhiran "eet" dari tenggorokan. Hal ini biasanya membantu pronunciations yang baik dan benar dari penggunaan kata monyet ini.

Ok, jadi inilah hasil penyelidikan populasi monyet di Internet yang gue propose sebagai sebuah cabang ilmu pengetahuan baru, kombinasi dari linguistik primata, informasi arsitektur dan cyberpunk yang akan gue sebut sbg Cyber-Monyetologi.

1. monyet (dengan 1e)
Dalam pencarian "monyet" dengan 1e ditemukan 8,250 hasil pencarian di Google. Yang menunjukkan populasi monyet yang lumayan banyak-lah di Internet. Dari sekian banyak hasil ada 4 buah result yang menonjol yaitu:

- www.monyetsolutions.com dimana mereka bilang: Monyet Solutions is your complete website authoring, design and maintenance company. (ada ya yang mau pake nama monyet solutions heheheh)

- monyet.org: Bukan penjual monyet.
Hehe.. kalo ini adalah sebuah blog yg clearly dia nyatakan bukanlah penjual monyet! Jadi jangan coba-coba cari2x monyet disitu,.

- monyet.biz: IKLAN, Advertising, Promotion, Designs, Iklan Indonesia
Euuuh.. kayaknya mereka dealing business dengan para monyet atau apa gitu hehe :D

Dan terakhir nemu di Ketawa.com, dalam bentuk teka-teki. Apa bedanya susu ama monyet? Nah jawabannya: Susu kaya vitamin, klo monyet kaya situ!! hekheke..


2. monyeet (dengan 2e)
Keluar dari monyet yang lumrah dan meneruskan pencarian turunan dari monyet, jumlah hasil pencarian yang ditemukan menurun drastis, tapi masih ditemukan. Pencarian monyeet dengan 2e menemukan dua hasil. Yang satu cukup mengerikan:

Dari sebuah website yang ga tau ttg apa (www.geocities.com/dian_krs/horor.html)
HOROR. BUAYA PUTIH JELANGKUNG NINI PELET NGIPRI MONYEET MAK LAMPIR MALAM JUM'AT KLIWON RATU PANTAI LAUT SELATAN SILUMAN ULAR SUNDEL BOLONG TUMBAL .....

Mengerikan karena dia salah nulis. Harusnya kan disitu monyetnya dengan satu e aja hehe..

Dan kedua dari sebuah milis (groups.yahoo.com/group/rpkj_14/) dimana ada seseorang yang bingung antara seluang itu monyeet bukan? :D

ehhh bukan seluang tu nama monyeet ka????? ...


3. monyeeet (dengan 3e)
Dari pencarian monyeet dengan 3e menghasilkan sebuah blog (www.kopiholic.com) yang isinya menyatakan penderitaan si bloggernya:

monyeeet.... lengkap sudah penderitaan gue hari ini

Lalu dari milis SABILI (groups.yahoo.com/group/sabili) dimana mereka kayaknya milis yang anggota-anggota-nya akrab ya satu sama lain. Ada dua entry dari milis itu yang menyebut-nyebut tentang monyeet yaitu:

Pak Karim, silahkan makan jambu,...monyeeet!!!!" Gitu, ngertii...!

Monyeeet, *beep* Omongan lu cuma seputar *beep*. Tolooong monyet ini dikandangin aja Ngeganggu orang melulu ...


4. monyeeeet (dengan 4e)
Monyeet dengan 4e ditemukan dari milis kota bogor (groups.yahoo.com/group/kota-bogor) dimana penggunaan monyeeeet disitu digunakan pada tempatnya dengan tepat.

... Melainkan juga termasuk orang yang sering kita damprat dari dalam mobil: "Monyeeeet, lu ..!!"


5. monyeeeeet (dengan 5e)
Nah hasil pencarian monyeet dengan 5e menghasilkan hal yang menarik, ternyata dari nadines.net ditemukan bahwa domain monyeeeeet.com sudah expired (ada yang mau beli?) :)

Dan dari sebuah website ttg Sherina (www.geocities.com/pustakasherina) kita akan menemukan kegunaan baru dari kata ini, yaitu untuk memberi semangat

... Kalo aku mau, sudah aku lenyapkan Phnet dr dulu!”. “Lakukan kalo bisa! lakukan! lakukan monyeeeeet!!!!”.Kamu yg monyet!! “Kamu!”. “Kamu!”. ...


6. monyeeeeeet (dengan 6e)
Nah ternyata monyeeeeeet dengan 6e muncul di milis KMSR ITB (groups.yahoo.com/group/kmsritb) hehehe...

... gue udah tau koq kalo gue selalu dapet nilai diatas C....sopaaaaaan monyeeeeeet!!!


7. monyeeeeeeet (dengan 7e)
Sedang monyet lainnya dengan 7e muncul dari sebuah halaman di universitas purdue(web.ics.purdue.edu/~gunawabs/jokes.html)

... Tiba-tiba sebuah ranting jatuh tempat di atas kepala si COWOK...karena kaget bukan main si COWOK yang dari lahir emang latah langsung teriak...EEEE MONYEEEEEEET ...


8. monyeeeeeeeet (dengan 8e)
Entah kenapa jalur pencarian kita mendingin saat mencapai monyet dengan 8e. Dimana tidak ditemukan satupun monyet tersebut.


9. monyeeeeeeeeet (dengan 9e)
Pada monyet dengan 9e, dia muncul lagi dari sebuah milis (groups.yahoo.com/group/mubi) dimana kita temukan bahwa monyet ternyata adalah mahluk yang juga pintar :D

anda sungguh seeeekor monyeeeeeeeeet yang maha pintar ...


10. Dari sini monyet-monyet di Internet ternyata makin menghilang dan sulit ditemukan. Seluruh monyeeeeeeeeeet (dengan 10e), monyeeeeeeeeeeet (dengan 11e), monyeeeeeeeeeeeet (dengan 12e), monyeeeeeeeeeeeet (dengan 13e) dan monyeeeeeeeeeeeeet (dengan 14e) tidak berhasil ditemukan jejak langkah keberadaannya.

Tapi ternyata, dengan tidak diduga-duga, dia muncul kembali lewat milis lain (groups.yahoo.com/group/idolalove) dan dalam bentuk monyet 15e dengan sebuah pernyataannya filosofipikal yang sangat dalam.

kamu persis monyeeeeeeeeeeeeeet ...


Dari sini, pencarian monyet-monyet menemukan jalan buntu. Dari monyet dengan 16e hingga monyet dengan 30e, tidak ditemukan lagi adanya turunan monyet lainnya.

Begitulah laporan penyelidikan akademis kali ini di bidang Cyber-Monyetologi dan barang siapa yang membaca sampai habis posting kali ini maka dia adalah MONYET!! heheheh..

26 April 2005

Jaringan Sosial

Kalo gue denger kata "Jaringan Sosial" kok yang pertama kali gue inget adalah Jaring Pengaman Sosial-ya? Alias JPS? :) Mungkin karena perbendaharaan kata itu udah duluan menclok di kepala.

Tapi Jaringan Sosial yang dimaksud sama judul diatas adalah terjemahan dari Social Networking, yang mana mungkin terjemahan lebih deketnya adalah Penjaringan Sosial (Kok seperti ada hubungannya dengan penangkapan wanita tunasusila?).

Social Networking lagi rame sekarang di Internet. Social Networking atau Social Software sebenernya sudah kita kenal dari dulu dalam bentuk sederhana seperti email, newsgroup, bullentin boards atau mailing list. Bentuk yang lebih baru adalah Blog tentu aja atau Wiki dimana kita membantuk jaringan teman-teman kita di dalamnya.

Bentuk yang paling baru yang lebih populer dan yang paling terkenal adalah Friendster dan LinkedIn.

Jika Friendster lebih sesuai untuk kebutuhan sosial (cari kencan, cari temen, cari cewek, cari cowok) maka LinkedIn didesain lebih untuk kebutuhan profesional, korporasi dan bisnis.

Jika di Friendster yang penting adalah foto kamu, status (single, in relationship, married, open married (wah hehe)), rekomendasi, buku favorit, film favorit, musik favorit. Maka di LinkedIn yang lebih penting adalah pengalaman kerja, skill, keahlian kamu di bidang apa dll.

Di Friendster mungkin kamu bakal menghabiskan waktu buat melototin foto-foto di network kamu dan memikirkan apa aslinya se-keceh fotonya atau tidak :), maka di LinkedIn kamu bisa search orang di network kamu dimana mungkin kamu butuh konsultasi tentang bidang kamu, ingin menawarkan suatu service, produk, merekrut orang atau mencari lowongan pekerjaan.

Keluar dari perbedaan ini, Friendster dan LinkedIn sama-sama berdasarkan pada ide Jaringan Sosial atau Social Networking tadi. Yang dulu mungkin kita lakukan dengan mengumpulkan kartu nama atau buku telepon maka dengan alat bantu Internet hal ini jadi lebih mudah dan lebih extensive lagi.

Misalnya kamu punya 10 teman, dan tiap 10 teman itu punya 10 teman yang punya 10 teman lagi yang punya 10 teman lagi, maka jaringan kamu sekarang sudah terdiri dari.... banyak teman :D

Dan selama kamu terhubung dengan seseorang itu (dalam satu jaringan/network) maka kamu dibolehkan (di Friendster dan LinkedIn) menghubungi orang itu, kenalan, kencan, minta kerjaan atau apapun.

Tentu bakal agak sulit menerangkannya ("Eh saya kenal kamu dari si A yang temennya si B yang temennya si C yang kenal sama kamu, kamu kenal kan ya sama si C?"), tapi nevertheless kamu dalam jaringan yang sama.

Ide yang sama yang mendasari penelitian Small World-nya Columbia University ini (salah seorang penelitinya seorang blogger Indonesia -> Roby yang gue kenal dari seseorang, yg temennya kenal ama temennya, temennya Roby ini.. hehe), kini jadi lebih aplikatif (mencari kencan atau kerjaan) walau orang masih bingung bisnis model apa yang bisa diterapkan dalam jaringan sosial ini.

Secara alamiah, aplikasi ini cepat menambah jumlah anggota, karena setiap anggota akan mengundang teman-temannya untuk menjadi bagian dari network-nya (sign up trus search Enda Nasution (enda(at)goblogmedia(dot)com) ya, add gue jadi Friends kamu di Friendster :D). LinkedIn mengaku punya 40,000 anggota, sedang Friendster... (ga tau gue) memiliki banyak anggota. :)

Contohnya aja gue, saat ini gue cuma punya 10 "teman" yang tercatat (1 istri, 1 roby, 7 orang blogger (slesta, ella, pongki, ciphie, mya, hanzki, xinda, ce semuah :D) dan satu lagi mas Ronald Kuwawi, kenal di YM karena dia baca blog ini, dia yang pertama kali nge-invite gue), tapi gue punya 130,324 orang di network gue. Yang mana mungkin aja ada yang gue kenal juga diantaranya.

Setiap kamu liat profile seseorang maka kamu akan lihat bagaimana dia "terhubung" ke kamu, lewat siapa (dia ini siapanya siapa gitu louh).

Enda Budi Wati Bill Gates

Yang lucu, ada banyak orang di network gue, dimana ada empat jalur yang gue bisa terhubung ama dia, yang masing-masing jalur ekslusif satu sama lain.

Kalo kamu mau coba, selain Friendster dan LinkedIn sekarang mulai banyak website/software dengan ide yang sama misalnya Tribe dan untuk keperluan bisnis seperti Spoke, VisiblePath, ZeroDegrees atau Ryze.

Yang agak berbeda adalah iCan (beta). Jika Friendster untuk cari teman dan LinkedIn untuk mencari kerjaan, maka iCan lebih bersifat aktifisme dan politis, untuk misalnya kamu mau mencari orang yang punya kepedulian yang sama dengan kamu terhadap usaha membebaskan anjing-anjing kecil yang dijadikan bagian dari asesoris. Misalnya.

Di halaman ini masih ada banyak lagi penyedia sosial software, atau yang sekarang juga disebut aplikasi Many-to-Many, yang mungkin kamu mau coba.

Di masa depan, mungkin social networking ini bisa digabung dengan fungsi lain supaya bisa jadi lebih berguna lagi, in the mean time, sebelum ditemukan fungsi baru itu, gimana kalo kamu sign up di Friendster atau LinkedIn (buat nyang belom), invite temen-temen kamu dan mulai membangun network kamu sendiri?

Mungkin setelah kamu sign up kamu bisa ketemu temen-temen lama kamu yang ternyata temennya si A yang temennya si B yang juga temennya si.... yang temennya temen si temen. Atau kamu bisa juga kayak gue sekarang ini, cari orang yang punya SHIO KELINCI dan pengen sama-sama mendiskusikan peruntungan kita di tahun MONYEEEET! ini. :D


UPDATE 23/01/04:

Baru dibahas kemarin ternyata sekarang Google juga ikutan me-launch layanan Social Networking-nya sendiri. Seperti diberitakan oleh CNet dan The Register, Google akan mengumumkan clone-nya Friendster dengan nama Orkut, dari nama pegawai Google yang mengerjakan proyek ini Orkut Buyukkokten.

Bedanya dengan Friendster? Keanggotaan di Orkut cuma by invitation only, hehe.. jadi harus ada temen kamu yg ikutan dulu dan nge-invite kamu. Otherwise, kamu ga bisa ikutan.

Btw. menurut Roi, seharusnya terjemahan dari Networking adalah jejaring dan bukan jaring seperti yang gue tulis diatas. Jadi Social Networking adalah: Jejaring Sosial? :D

25 April 2005

Anatomi Sebuah KEGARINGAN

Apa itu “garing”? Jika pertanyaan itu sering muncul di kepala Anda, maka tulisan ini adalah jawabannya.

Pada suatu malam, Anda sedang berkumpul dengan teman-teman Anda dan Anda mulai menceritakan sesuatu, lalu setelah Anda bercerita teman Anda mengatakan “Garing lo!”

Apa maksud teman Anda itu? Apakah cerita Anda lucu? Tidak lucu? Biasa-biasa saja? Atau sekedar garing? Apakah sebenernya “garing” yang dimaksud oleh teman Anda itu?

Bagi mereka yang berasal dari Bandung atau daerah yang menggunakan Bahasa Sunda sebagai bahasa keduanya, “garing” sebenernya adalah istilah yang tidak asing. Begitu pula mereka yang pernah tinggal beberapa lama atau melanjutkan pendidikannya di Bandung, “garing” adalah makanan mereka sehari-hari, mereka tenggelam dalam “kegaringan”.

Sebagian mereka yang tinggal di Jakarta dan daerah Jabotabek juga mengenal kata “garing” ini, tapi banyak juga dari mereka ini yang sebenernya sama sekali tidak tahu asal muasal dari istilah “garing” tersebut. Mereka hanya menyerapnya sebagai gambaran dari sebuah konsep yang tidak begitu jelas, tapi mereka bisa menggunakannya dalam percakapan sehari-hari.

Sebaliknya untuk sebagian besar masyarakat Indonesia lainnya, bahkan mereka yang juga tinggal di Pulau Jawa, “garing” adalah sebuah konsep yang aneh dan membingungkan. Apa “garing” berarti lucu? Atau tidak lucu? Jelek? atau Bagus? Apa sebenernya “garing” itu? Mari kita bahas.

Dari asal katanya “garing” berasal dari Bahasa Sunda yang berarti “kering”. Iyaaa, memang dari Bahasa Sunda. Yakin dan pasti! Ini perlu ditekankan, karena ada banyak orang yang tidak berbahasa Sunda yang merasa, “Ah, masa sih dari Bahasa Sunda?” Karena itu sekali lagi perlu ditekankan bahwa “garing” memang berasal dari Bahasa Sunda.

Beberapa orang pakar kegaringan mengarang padanan kata garing dalam Bahasa Inggris dalam kalimat, “Your joke is dry, man!” Ini tentu saja sebuah kegaringan. Jadi jangan sekali-sekali dicoba dengan teman bule Anda karena dia tidak akan mengerti.

Tinjauan konsep “garing”

Lalu apa sebenarnya arti “garing” itu?

Jika teman Anda berkata, “garing lo!” maka ada beberapa kemungkinan maksud yang dia ingin sampaikan yang bebas untuk Anda intepretasikan sendiri. Jika teman Anda berkata sambil senyum dan tertawa tertahan atau menyembunyikan tawanya maka maksud “garing” tersebut adalah, yang Anda katakan lucu, tapi dia tidak mau mengakuinya, karena dia kemudian akan merasa inferior tidak bisa “garing” seperti Anda.

Tentu saja jika dia tertawa terbahak-bahak terlebih dahulu dan kemudian mengatakan “garing!”, maka itu adalah pengakuan bahwa yang Anda ceritakan lucu sehingga yang dimaksud dengan “garing” yang dia sebutkan berarti bahwa Anda lucu dan memiliki bakat untuk bergabung dengan Srimulat.

Tapi jika dia berkata sekedar “garing!” dalam ucapan yang pendek, maka Anda tidak lucu alias “garing”.

Mungkin juga teman Anda akan berkata “ah gariiingg..” dalam ucapan setengah hati, artinya Anda tidak lucu dan teman Anda ragu-ragu mengucapkannya karena dia takut melukai hati Anda atau dia kasihan pada Anda karena Anda sudah berusaha melucu dan tidak lucu alias “garing.” Ini sering kali dilakukan oleh para wanita ketika Anda seorang pria dan berusaha setengah mati melucu di depan dia. Hindari melakukan ini karena Anda biasanya akan jadi “garing banget” (Banget bisa berarti tembakau dalam Bahasa Sunda yang juga berarti “sangat” atau “very” sehingga “garing banget” juga berarti “tembakau kering”).

Kemungkinan lain adalah teman Anda berkata “hmmm.. garing.” Ini berarti dia sekedar menghargai usaha Anda untuk melucu. Jangan kuatir dengan teman semacam ini karena teman Anda ini adalah teman berharga dimana Anda bisa menggaring sepuas hati Anda tanpa perlu takut tidak dihargai atau tidak diwaro (waro adalah konsep lain yang berbeda yang akan dijelaskan kapan-kapan). Maka umbar sepuasnya kegaringan Anda pada jenis teman yang mengatakan “hmmm.. garing.” Dia adalah jenis teman sejati, yang biasanya pendiam.

Pengucapan lain yang umum digunakan bersama “garing” adalah ketika “garing” di satukan dengan kata benda. Misalnya dengan kata “anjing”. Ini biasanya umum dilakukan di daerah asal garing itu tercipta yaitu di Bandung dan sekitarnya. Jika teman Anda berkata, “garing anjing!” maka ini artinya berhentilah menggaring secepatnya, untuk saat itu, terutama di hadapan teman Anda tersebut.

Bukan berarti Anda tidak lucu, Anda mungkin saja lucu tapi pada saat yang bersamaan ada kondisi yang tidak enak yang menyertai teman Anda itu. Mungkin saja dia sedang sakit gigi, baru saja putus dengan pacarnya, dimarahi orang tua, tidak lulus ujian atau kehilangan dompet dan lain lain, atau bisa saja dia memang mungkin alergi pada kegaringan Anda. Tapi jangan kuatir, tidak mudah putus asa adalah ciri-ciri dari mereka yang suka ngegaring, karena itu pada kesempatan berikutnya, menggaringlah lagi dengan intensitas yang lebih garing.

Jika suatu acara TV tidak seperti yang diharapkan. Efek studionya kampungan atau ceritanya tidak logis atau akting para pemainnya payah, maka acara TV ini masuk dalam katagori “garing”. Dalam hal ini “garing” berarti jelek atau tidak disukai. Sinetron Indonesia biasanya “garing”. Film-film bioskop kadang-kadang juga garing yang berarti “Sial nyesel gue nonton film ini!”.

Jika suatu team sepak bola bermain malas-malasan dan tidak bersemangat maka permainan sepak bola itu juga disebut “garing” yang berarti tidak seperti yang seharusnya. Jika sebuah restoran menyajikan makanan yang tidak enak maka restoran itu juga “garing” dalam arti makanannya tidak enak. Sebuah buku dapat juga disebut “garing” ketika buku tersebut terlalu mahal sehingga tidak dapat dibeli atau isinya ternyata hilang beberapa halaman. Tindakan pemerintah yang kontradiktif misalnya berjanji menghilangkan korupsi tapi para prakteknya malah melakukan korupsi juga masuk dalam katagori “garing”. Jika cinta Anda ditolak oleh seorang wanita maka Anda akan mengatakan “ah dia garing!” saat teman Anda bertanya tentang wanita tersebut.

Jika obrolan Anda tidak nyambung, misalnya teman-teman Anda sedang mengobrolkan Desy Ratnasari sudah melahirkan anaknya atau belum, dan tiba-tiba Anda berkata, “Primus kan ganteng”, Anda dapat dicap “garing” saat itu juga yang dalam hal ini berarti tidak nyambung, atau lelet atau lemot(lemah otak).

Tanpa tidak kita sadari juga, sejak dari kita kecil kita juga telah diperkenalkan pada “kegaringan” ini lewat lagu-lagu masa kecil kita. Contohnya pada salah satu lagu terkenal, yang liriknya:
…Gariinggg.. gariiingg… gariiiing… ada sepeda, sepedaku roda dua, kudapat dari ayah karena rajin belajar…

Jadi Anda lihat hampir semua aspek kehidupan dapat dikatakan “garing”. Bahkan dalam waktu dekat ini akan diciptakan sebuah alat ukur “garingmeter” berupa alat elektronik portabel mirip dengan palm computer yang dapat mengukur kegaringan suatu tindakan atau suatu benda. Tentu saja sebelum benda tersebut dapat ditemukan di pasaran bebas perlu sebelumnya dibuat sebuah standar garing (SG) yang diterima oleh semua pihak. Penetapan standar garing ini saat ini sedang digodog oleh Majelis Garing Indonesia (MGI) yang sulit mengeluarkan putusan akhir, karena keputusan-keputusannya garing-garing.

Seperti yang telah dicontohkan diatas “garing” ternyata adalah sebuah konsep yang tidak sederhana karena memiliki banyak makna tapi juga tidak rumit-rumit amat (si amat aja nggak rumit, ini gariingg). Tapi cobalah amati penggunaan kata “garing” itu dalam kehidupan Anda sehari-hari dan gunakan sesering mungkin. Jika Anda berada di daerah yang tidak umum menggunakan kata “garing” maka dengan memperkenalkan “garing” Anda dapat menjadi trendsetter daerah tersebut dan bisa terkenal sebagai seorang yang berkata “garing” untuk pertama kalinya. Dan agar pengucapan Anda sempurna tentu bagus untuk sering-sering berkata garing setiap pagi, siang, dan malam. Dalam waktu yang tidak lama maka teman-teman Anda akan menemukan kenikmatan tersendiri untuk berkata “garing” setiap kali Anda ngegaring.

Pengggunaan “garing” dalam kalimat

Dilihat dari struktur penggunaan kata “garing’ maka ada banyak penggunaan garing dalam sebuah kalimat. “Garing” itu sendiri adalah kata sifat, yaitu sesuatu atau seseorang yang bersifat garing. Sedang “galing” berarti keriting misalnya seperti dalam contoh kata “domba galing” maka itu berarti domba yang keriting atau seorang anak yang saking keritingnya hingga dia jadi mirip domba dan sering kali dipanggil “domba galing” juga. Jika anak itu parahnya ternyata “garing”, maka dia berarti adalah “domba galing garing”.

Jika seseorang “menggaring” maka seseorang tersebut sedang melakukan atau telah melakukan kegaringan, tapi “menggaring” juga berarti “menggiring orang-orang agar menjadi garing.” Sehingga “menggaring” adalah sebuah kata kerja yang berbahaya dan memiliki agenda tersembunyi.

“Kegaringan” adalah kata benda yang menunjukan sebuah bentuk garing yang juga berarti “terlalu garing”. Tapi tentu saja sebelum “garingmeter” benar-benar tercipta agak sulit menentukan mana yang kegaringan, yang cukup garing, dan yang garingnya biasa-biasa saja.

Kata “garing” tidak dapat digunakan dalam bentuk negatif dan jarang sekali diucapkan. Anda akan kesulitan menemukan seseorang yang berkata pada Anda, “nggak garing lo!” Karena apa yang dapat dikatakan adalah antara “garing” atau tidak sama sekali!

Bentuk lain adalah “garing-garing”, “garing-garing” adalah benda yang menempel di moncong sebuah pesawat kecil. Oh, itu sih baling-baling ya (gariiinggg).

“Bergaring” berarti sedang menikmati kegaringan. Biasanya ditemukan dalam bentuk “Bergaring Ria” yang mana berarti Anda dan teman-teman Anda sedang saling tukar menukar kegaringan dan lambat laun tenggelam dalam kegaringan yang melanda. Bergaring tentu saja juga berarti yang biasa dilakukan turis-turis di pantai, atau dalam Bahasa Jawanya, leyeh-leyeh

Faktor pendukung “kegaringan” tentu saja adalah “penggaring”. Penggaring adalah faktor penyebab sebuah kegaringan terjadi. Dalam hal sebuah percakapan biasanya karena ada seseorang yang garing yang ikut dalam percakapan tersebut. Sedang dalam kasus seseorang yang garing, “penggaring” adalah sebab musabab kenapa seseorang jadi garing yang biasanya melibatkan benturan keras berkali-kali di kepala saat orang itu masih kecil atau keterkungkungan rohani yang tak tertahankan.

Last but not least adalah “tergaring”, “tergaring” dapat digunakan untuk menunjukkan sesuatu yang “paling garing”. Jika Anda sering kali dikatakan “garing”, bahkan beberapa teman Anda mengatakan bahwa Anda adalah “raja garing”, dan Anda juga tidak habis-habisnya dan tidak capai-capainya menggaringi teman-teman Anda, maka Anda adalah orang “tergaring” di kantor Anda, di kelas Anda atau di lingkungan Anda. Tentu saja “tergaring” juga berarti “tidak sengaja kegaring”, seperti dalam penggunaan kata terinjak, terjatuh, terbawa. Dalam kasus ini berarti Anda terkena “kegaringan” seseorang tanpa Anda menyadarinya dan tanpa disengaja oleh orang tersebut. Cucian deh loe, kalo ini sampai terjadi.

Orang-orang yang “garing”

Mari kita mengenal ciri-ciri orang yang “garing”. Seseorang biasanya dikatakan “garing” hanya dalam kurun waktu tertentu. Biasanya dalam hitungan jam, misalnya Anda baru saja dikatakan “garing” oleh teman Anda maka Anda akan teringat-ingat sebagai seseorang yang garing untuk beberapa jam ke depan. Tentu saja jika Anda “menggaring” lagi pada beberapa jam kemudian dan Anda lakukan terus menerus Anda bisa kemudian menjadi orang yang garing dalam hitungan hari hingga bulan. Tetapi tetap dalam hal ini “garing” tidaklah bersifat permanen.

Dalam beberapa kasus khusus yang lain “garing” bisa jadi sudah mendarah daging dalam tubuh mereka, walaupun belum ada bukti medis bahwa “garing” bersifat genetis. “Merah darahku, putih tulangku” dalam kata-kata Leo Kristi, atau “Dipanggang di atas apimu, digarami lautmu” seperti yang ditulis Chairil Anwar. Atau dalam peribahasa barat, “garing is only skin deep”. Yang semua artinya bahwa beberapa orang ini sangat “garing” dalam arti yang mereka lakukan dan yang mereka katakan sehari-hari sangatlah jarang luput dari kegaringan.

Bahkan cara bepikir mereka pun sering kali “garing”. Misalnya jika Anda sedang mengalami kesulitan memberhentikan bis, maka seseorang yang “garing sejati” akan mengusulkan agar Anda berlari-lari di pinggir jalan untuk mencoba melihat apakah bis yang tidak mau berhenti itu akan mencoba memberhentikan Anda atau tidak. Hal-hal semacam itu lah.

Jika Anda bertemu atau kenal dengan seseorang seperti ini maka hati-hati karena dalam hidupnya dia memiliki misi untuk menyebarkan faham “garingisme” yang disinyalir akan merubah wajah muka bumi ini. Kalau dia sudah mulai menawar-nawarkan MLMGS (Multi Level Marketing Garing Sekali) atau memperlihatkan AD/ART Partai Garing Indonesia (PGI), maka lebih berhati-hati lagi, berarti dia sudah mengincar Anda. Tapi tenang gampang mengenali jenis mereka yang “garing akut” ini, biasanya mereka suka mengutip puisi Chairil Anwar yang terkenal, “Aku ingin garing seribu tahun lagi”.

Jenis orang “garing” lain adalah “garing wanna be”. Mereka yang termasuk “garing wanna be” ini adalah jenis orang yang paling kasihan dalam dunia kegaringan. Mereka berusaha sekuat tenaga agar mereka bisa “garing” tapi tidak pernah berhasil dan mereka akhirnya hanya jadi “garing”. Pokoknya orang-orang ini “garing” banget deh.

Penutup

Sebagai penutup maka perlu direnungkan sekali lagi tentang “konsep garing” yang telah dijelaskan diatas. Ada masih banyak elemen kegaringan yang belum dieksplor dan karena bisa Anda temukan sendiri. Bahkan sangatlah berguna bagi jiwa Anda jika Anda menyelami pribadi Anda sendiri dan menemukan kegaringan yang belum dikenal oleh orang lain dan kemudian memperkenalkannya pada dunia garing di luar sana.

Menjadi “garing” yang baik tentu saja tidaklah mudah, tapi juga bukannya tidak mungkin untuk dilakukan. Berlatihlah lebih giat, seperti yang dikatakan peribahasa barat “practice make perfect” yang berarti “garinglah setiap saat”. Apa yang Anda garingi saat ini akan berpengaruh besar di masa garing yang akan datang.

Akhir kata, TiTi DJ, Dedy Dores, dan Fariz RM. Hati-hati di jalan, dengan diiringi doa restu dan Penyanyi.

24 April 2005

Blogging Glossary atau Istilah-Istilah di dunia Blog dan Weblog

Baru kepikiran kemaren bahwa salah satu yang bikin dunia blog populer mungkin salah satunya karena namanya juga.

Weblog, dari Web + Log, trus kemudian disingkat jadi BLOG yang mana gampang buat di satu-satuin dengan kata lain yang punya makna lain.

Secara natural Blogging, tentu aja aktifitas ngeblog itu sendiri, nulisin blog, posting entry dan lainnya. Sedang Blogger adalah para pemilik Blog.

Blogworld, Blogosphere, Blogland artinya semua kira-kira dunia dimana blog-blog ini hidup dan tumbuh. Ada juga yang namanya Blogrolling atau Blogrolodex atau Blogfriends, yang biasanya ini berarti daftar nama temen-temen blog kita.

Blogdex, diambil dari kata Blog + Index, skrg berupa project-nya MIT yang isinya ngetrack difusi informasi di komunitas weblog.

Blogcensus dan Blogcount adalah usaha-usaha buat menghitung jumlah blog yang ada di Internet. Sedang Blogback punya dua arti, yang satu adalah commenting system sedang arti lain dari Blogback adalah blog-blog lain yang ngelink kembali ke blog kamu.

Di bidang finansial (hehe..) ada Blogshares, ini adalah pasar saham fantasi dimana kamu bisa jualan saham blog kamu. Ada juga BlogStreet, BlogSkins, BlogPatrol, Blogmatcher dan lain-lain.

Nah yang menarik juga dari kata BLOG adalah maknanya setelah dia digabungkan dengan kata kerja. Misalnya kita tahu bahwa Blogwalking dan Bloghopping artinya adalah jalan-jalan ngeliatin dari blog satu ke blog yang lain. Kalo kamu lakukan dengan cepat, maka mungkin ini disebut dengan Blogrunning. Yang mirip dengan ini walo punya arti sedikit lain mungkin Blogreading, yaitu ngebacain blog-blog orang atau blog kamu sendiri.

Coba kita liat ada kemungkinan2x Blog... apa lagi yang mungkin bisa muncul.

Blogdating, adalah ketika dua blog (blogger) pacaran. Hahaha.. ayo sapa yang skrg punya pacar berasal dari Blognya. Nah kemungkinan yang muncul dari sini adalah Blogkissing, Bloghugging dan harusnya Blogloving :D

Ex.: Oh I need some blogloving right now.

Kemungkinan yang aneh dan ga mau ngebayangin adalah Blogsucking, Blogf**king dan Blogwhoring (!!???). Dan tentu aja yang mau ga mau bakal terjadi juga adalah :

Blogdumping, ini terjadi ketika Blogdating yang indah berakhir, dan masing-masing Blogger kembali mencari pasangan baru (Bloghunting?). :D

Blogstaring, adalah kerjaan yang rada aneh, karena mungkin berarti kamu bengong bbrp jam ngeliatin blog seseorang.

Blogkidding, adalah waktu kamu becanda di blog kamu atau kamu bikin blog cuma buat becanda heheh..

Ex.: You gotta blogkidding me!.

Kejahatan-kejahatan diperkirakan muncul juga di Blogworld yang saat ini masih relatif aman, walo praktek realnya masih sudah dibayangkan.

Dari yang ringan:

Bloglying, kamu bohong di Blog kamu; sampai

Blogkilling, ketika kamu blog kamu membunuh blog lain, mungkin dengan cara ditikam, Blogstabbing?

Blogkidnapping, penculikan! penculikan! Mungkin ini kalo ada seseorang yg berhasil menculik Blog kamu dan meminta tebusan.

Yang ngeri dan rada-rada creepy adalah:

Blogstalking, ini terjadi ketika ada seseorang yang menguntit (stalking) dan ngikutin aktifitas Blog kamu dengan diam-diam di Blog yang lain. Dia mengkopi entry kamu satu demi satu ke Blog-nya dia. Hiii...

Dan yang terakhir sebelum lupa, ada juga artis luar negri yang pernah ngetop di jaman dulu dan baru aja meninggal, dia adalah Blog Hope.

Hehehe.. ada istilah lain yang kepikiran sama kamu?

Blogjunkie, dimentioned sama rangga, udah jelas kali ya artinya, yang tergila-gila dan candu sama Blog dan Blogging kali. Yang mirip dengan ini, Blogaddict dan Blogmaniac (dimentioned gombang)

Blogbugs, gimana bisa kelupaan Blogbugs hehe.. ini maksudnya kutu blog (katanya), milis Blogger Indonesia dan sudah melangsungkan beberapa kali Bloggath, kependekan dari Bloggathering, alias kumpul-kumpul Blogger.

Bloginality, weblogger personality. Di site-nya ada test/kuiz yang nebak kira-kira personaliti kamu

Bloggenic, tampak keceh dan keren kalo di Blog-nya heheheh..

Apa lagi ya? Ada kepikiran lagi? :)


UPDATE 18/08/2003:

Blogaholic (erly) dan Bloghead (peaceful) istilah yang kayaknya mirip-mirip sama Blogjunkie dan Blogaddict, intinya yg suka ama Blog banget kali yeee.

Satu lagi juga (dari peaceful), Blogcouple contohnya ini dan ini hekehkhek.. Rada beda ya sama Blogdating, karena udah ga dating lagi tapi udah jadi "couple" dan ngeblog bareng.

Blogscape (rangga lagi hehe) juga sama dengan Bloghood (truegossiper) punya arti yg kurang lebih sama juga dengan Blogland, Blogworld dan lain-lain ya.

Blogchalking, kelewat lagi. Kalo ini lebih buat nandain blog kamu dengan info-info utama, biar kalo ada yang pengen tau atau nyari lewat search engine gampang.

Hehe.. ada yang masih mau nambah?