Pemilihan Personal Computer
Home » Teknologi » Tips Techno Rabu, 24 Agustus 2005
Pemilihan Personal Computer
06 Januari 2005 16:29:44
Meskipun informasi tentang komputer perorangan (PC, personal computer) semakin meluas, namun tidak jarang seseorang merasa menghadapi masalah yang pelik ketika menentukan PC yang tepat dengan kebutuhannya. Bukan hanya karena PC merupakan barang yang relatif mahal, tetapi bisa jadi tidak semua bagian dari PC yang dibeli itu sesuai kebutuhan.
PC itu mungkin hanya untuk keperluan administrasi (pengetikan) atau dengan beban kerja yang lebih besar seperti membuat animasi. Tingkatan beban kerja seperti itu menentukan sistem komputer seperti apa yang dibutuhkan. Karenanya, pembeli harus mengetahui beberapa faktor yang patut dipertimbangkan sebelum membeli PC, seperti kapasitas penyimpanan, performa, dan kemampuan grafis.
Setelah menentukan kebutuhan, masalah yang juga harus diperhatikan adalah perkembangan teknologi dan perubahan harga. Perkembangan teknologi terjadi tidak hanya pada perangkat keras (hardware) tetapi juga terhadap perangkat lunak (software).
Keduanya, software dan hardware saling menyesuaikan. Dan, itu berarti pembelian PC dengan menggunakan hardware keluaran lama, tidak akan mampu mendukung software aplikasi keluaran baru. Atau, dengan kata lain PC yang baru dibeli itu tidak maksimal mendukung kebutuhan pembelinya.
Penjualan PC di pasaran berdasarkan perakitannya terdiri atas dua macam, yakni PC branded dan rakitan. Beberapa produk branded di antaranya Apple, IBM, Acer, Wearnes, Dell, Mugen, Zyrex, HP, dan Extron.
Pada PC branded semua komponen sudah dirakit pa-brik pembuatnya, sehingga pembeli tidak lagi dipusingkan dengan pemilihan setiap komponen yang sesuai satu dengan lainnya. Selain itu, meski harga PC branded relatif lebih mahal daripada PC rakitan, namun banyak penjual yang memberikan kesempatan mencicil.
Pemilihan yang rumit adalah saat pembeli menentukan sendiri komponen-komponen pembentuk PC yang dipesannya. PC seperti itulah yang termasuk kategori rakitan. Beberapa komponen pembentuk PC yang menentukan performanya adalah Prosesor, RAM (Random Access Memory), Hard drive, Drive Optik (CD-ROM atau CD-RW/ Read Write).
Prosesor
Pemilihan prosesor biasanya didahulukan karena komponen itu boleh dibilang sebagai otak PC. Untuk komputer perorangan jenis rakitan ini umumnya pasar menyediakan prosesor Intel dan AMD.
Kedua produk prosesor itu selalu memberikan nomor seri di setiap produk barunya. Seperti AMD Athlon A-2600B-T kemudian seri berikut dengan performa lebih baik AMD Athlon A-3000 XP-B atau Intel Celeron C-1800N-B dan Intel Celeron C-2000N-B.
Survei pasar yang dilakukan Pembaruan pada awal Januari, PC dengan Intel Celeron C-1800N-B dengan kecepatan transfer data 400 MHz dapat dibeli seharga Rp 1,9 juta. Spesifikasi lain PC itu, yakni Motherboard FIC Intel-845G, VGA+Sound+Lan, RAM menggunakan DDR-128 MB PC2700, Floppy Disk Drive (FDD)+CD ROM 48x, dan Cashing Simbadda
Namun, bila komputer yang diinginkan menuntut penanganan grafis dan pengolahan database maka prosesor yang diperlukan adalah Intel Pentium 4 yang memberikan kecepatan transfer data lebih tinggi yakni 800 Mhz dan memiliki teknologi menjalankan beberapa aplikasi secara bergantian (Hyper-Threading).
RAM (Memori)
Memori ini bisa diibaratkan sendok untuk memindahkan makanan dari piring ke dalam mulut. Semakin besar sendok semakin cepat makanan itu dimakan. Jika makanan di piring adalah data yang akan diolah, prosesor adalah mulutnya. Jadi, performa komputer tetap lambat meski memiliki prosesor yang tangguh namun memori (RAM) minim.
Memori yang saat ini mudah dicari di pasaran saat ini mulai dari kapasitas 128 MB, 256 MB, 512 MB, 1Giga Bite (GB). Semakin besar kapasitas semakin mahal, misal untuk 128 MB (DDR) sekitar Rp 206.500 (US $ 22) dan untuk 256 MB berkisar Rp 366.000 (US $ 39).
Untuk aplikasi PC, jika digunakan untuk mengolah gambar bergerak, setidaknya diperlukan hard drive berkapasitas 80 GB. Berbeda dengan PC untuk keperluan administrasi dan pengolah database umumnya cukup menggunakan 40 GB. Namun, ada merek hard drive yang mengeluarkan kapasitas 80 GB dengan selisih harga hanya Rp 130 ribu dibandingkan yang berkapasitas 40 GB.
Seperti perumpamaan di atas, hard drive yang digunakan untuk mengumpulkan data dapat diibaratkan sebagai piring. Semakin besar hard drive semakin besar data tersedia yang siap diolah. Kecepatan menyediakan data hard drive untuk diolah prosesor ada dua jenis, yakni 7200 rotation per menit (rpm) dan 5400 rpm. Semakin cepat penyediaan data itu semakin cepat kinerja PC.
Drive Optik
Komponen ini lebih sering disebut CD ROM meskipun sudah ada keluaran baru jenis DVD ROM. Keduanya memiliki bentuk yang hanya bisa membaca data dari CD atau DVD tetapi ada juga yang mampu menulis (CD ROM Read Write/RW, DVD ROM RW). Komponen ini menjadi penting karena kebanyakan software saat ini dijual dalam bentuk CD atau DVD. Jadi, software itu dapat di-copy (install) ke dalam PC melalui CD ROM atau DVD ROM.