19 February 2005

Penderitaan, Kematian, dan Pembebasan

ADA seorang sahabat yang menjadi pengamat kelahiran yang cermat. Setelah pergi ke banyak negara, menyaksikan demikian banyak kelahiran manusia ternyata ada yang sama di antara semua kelahiran: bayinya menangis, dan tangisannya hampir sama. Entah itu di Eropa, Amerika, Australia sampai dengan Asia semuanya bermuara pada hal serupa ini. Sehingga menimbulkan pertanyaan, "Apa tanda-tanda kehidupan yang bersembunyi di balik semua ini?"

Tentu sangat terbuka peluang untuk lahirnya berbagai penafsiran dari sini. Dan seorang sahabat ada berbisik, "Kalau bayi lahir menangis adalah tanda-tanda awal dari penderitaan. Mau lahir di keluarga kaya raya, berlimpah cinta sampai dengan yang disebut sempurna, tetap saja manusia tidak bebas dari penderitaan." Paling tidak pasti kena sakit, umur tua dan ditakut-takuti kematian. Dan tangisan yang serupa menunjukkan bahwa ia terjadi di semua tempat dan waktu.

Lebih-lebih di zaman ini. Pada zaman sejumlah hal menyentuh hati terjadi tidak henti-hentinya: bunuh diri, gantung diri, perang, petaka alam dan masih bisa ditambah dengan yang lain. Sehingga mudah sekali membukakan pintu keingintahuan, "Kalau memang isi hidup ini adalah penderitaan, apakah kematian adalah jalan pembebasan?" Kalau kematian adalah jalan pembebasan, bukankah bunuh diri sekaligus gantung diri adalah langkah-langkah pembebasan? Sungguh tidak mudah menjawab pertanyaan-pertanyaan berat ini.

Sejumlah guru pernah bertutur serius, bahwa penderitaan manusia berakar pada identifikasi berlebihan pada badan dan pikiran. Badan dengan lobang-lobangnya di satu sisi memang menjadi sarana bertumbuh (mulut untuk makan, hidung untuk bernapas, dst), namun di lain sisi ia adalah pembuka jalan bagi penderitaan. Mulut yang nafsunya berlebihan adalah awal berbagai penyakit. Lobang seks di bawah kalau diikuti, semuanya bisa hancur dalam semalam.

Pikiran juga serupa, ia pembantu yang baik, namun penguasa yang amat berbahaya. Sebagai pembantu, pikiran membantu berhitung, mengenali hitam-putih, baik-buruk dst. Namun sebagai penguasa yang sifatnya dualistik (kiri-kanan, sukses-gagal), pikiran juga yang membuat manusia senantiasa berguncang. Tidak puas dengan titik kehidupan, kemudian melompat ke titik ekstrem lain yang bernama kematian. Tidak puas dengan keramaian, melompat ke titik ekstrem lain yang bernama sunyi-sepi. Ada satu hal yang tersisa dari sini: kehidupan yang berguncang!

Sehingga bisa dimaklumi, kalau ada seorang guru yang mengandaikan kehidupan manusia dengan a circle without center. Sebuah lingkaran berputar tanpa titik pusat. Di luar titik pusat, tidak ada hal lain terkecuali guncangan. Habis di atas, di bawah. Habis di kiri, di kanan. Habis kaya, miskin. Setelah bahagia, menderita. Setelah senang, sedih. Guncangan, guncangan dan hanya guncangan. Tentu tidak terlalu mengejutkan menyaksikan kemudian, kalau di negara kaya seperti AS kemudian konsumsi pil tidur tergolong yang paling tinggi. Di keluarga kaya mudah sekali dipicu untuk tergelincir ke dalam pertengkaran dan perceraian. Semakin jauh kaki melangkah dari titik pusat (sebutlah amat kaya), semakin mungkin ia tergelincir ke titik ekstrem lain yang sama jauhnya dari titik pusat.

Dari sini, ada yang bertanya, "Apa dan di mana titik pusat kehidupan?" Sebuah keinginan intelektual sederhana, namun memerlukan sejumlah langkah berat untuk merealisasikannya. Sederhana, karena bisa dijelaskan dengan bahasa sederhana. Berat karena hanya latihan yang tekun yang bisa menghantar manusia ke sana. Ada banyak penjelasan tentang titik tengah. Sekumpulan orang timur (seperti Buddha, Confucius sampai Lao Tze) menyebut titik pusat ada di jalan tengah (the middle way). Seperti menyetel senar gitar, terlalu kencang putus, terlalu kendor tidak berbunyi. Pengagum cinta, menyebutkan kalau titik tengah ada dalam cinta. Do everything lovingly, demikian saran sederhana namun mendasar. Sebab, apa saja yang dilakukan penuh cinta (dari menyapu, mengepel, menjadi ibu rumah tangga, sampai dengan bekerja) akan otomatis menggiring manusia ke titik pusat.

Ada lagi yang datang dengan penjelasan yang agak rumit. Titik pusat tidak di kepala, tidak juga di hati. Ia ada di pusar. Kepala hanya sumber guncangan. Hati hanya jembatan menuju pusar. Makanya, manusia-manusia yang hidup dengan hati lebih mudah hidup tenang seimbang, karena sedang melalui jembatan menuju pusar. Dan pusar ini juga yang menjadi titik paling menentukan ketika manusia berada dalam kandungan Ibu. Dengan damai, tenang sekaligus seimbang setiap bayi berada di kandungan Ibu. Dan kedamaian terakhir, dibimbing melalui titik pusat yang bernama pusar.

Ada juga penjelasan yang lebih rumit lagi, titik pusat ada di atas dualitas baik-buruk, benar-salah, sukses-gagal, hidup-mati, dst. Seorang guru pernah berbisik: "When you are not concerned with neither life nor death, then you are centered." Tatkala manusia tidak lagi ditarik terlalu kuat baik oleh kehidupan maupun kematian, ia mulai terpusat. Dan Anda pun dipersilakan menambahkan pendekatan lain, atau memilih salah satu pendekatan yang ditawarkan di atas. Yang jelas kata-kata dan logika saja tidak banyak membantu. Hanya ketekunan berlatih dalam keseharian yang banyak membantu. Dan seorang sahabat yang latihannya mengagumkan, serta telah hidup bertahun-tahun di titik pusat pernah menulis buku berjudul No Fear No Death. Bahkan kematian pun berhenti menakut-nakuti ketika manusia terbebas di titik pusat.

18 February 2005

Di Antara Dua Teman yang Bertengkar

Dua orang sahabatmu terlibat dalam sebuah perselisihan, sementara kamu berada diantara keduanya. Ibaratnya kamu berada di tengah-tengah antara si a dan si b. keduanya curhat sama kamu dan berharap kamu membelanya. Nah, ini posisi sulit, ketika kamu berdiri di antara dua titik yang sama penting. Apa yang harus kamu lakukan tanpa perlu membuat suasana tambah runyam? Ini dia jawabnya;

Cari tau masalahnya
Sebelum beranjak terlalu jauh, ini langkah pertama yang harus kamu tempuh: cari tau masalah apa yang sebenarnya terjadi.
Dengarkan dari dua pihak yang bertikai, dengan begitu kamu bisa tau cerita yang sebenarnya dari dua versi yang berbeda. Dengan mengetahui duduk perkaranya secara detail baru kamu bisa lebih mudah untuk memberikan penilaian dan –tentu saja- menentukan sikap. Dan yang pasti bisa tau persoalan apa sih yang terjadi diantara dua mahluk ini.

Adil berempati
Keduanya jelas adalah orang-orang terdekat. Dalam hal ini, sebaiknya jangan lihat siapa yang salah dan siapa yang benar. Tapi coba deh lihat mereka sebagai orang-orang yang butuh bantuan kamu. Dengan begitu kamu bisa bersikap adil terhadap keduanya. Oya, jangan gampang terpancing oleh ucapan-ucapan mereka, yang harus kamu lakukan adalah mencoba untuk bisa menempatkan diri sesuai posisi mereka. Sehingga kamu bisa memahami perasaan keduanya. Inilah yang bisa kita jadikan pertimbangan biar nggak mudah dikomporin oleh satu pihak.

Netral dong
Sebagai orang yang berada di tengah-tengah, kamu dituntut untuk bisa melihat persoalan secara objektif. Dengan begitu baru bisa bersikap netral, tidak memihak dan tidak berat sebelah. Tugas kamu selanjutnya adalah mempertemukan mereka, jadilah mediator yang bisa diandalkan. Tanya apa kemauan mereka, kalau bisa kasih alternatif penyelesaiannya atau solusinya. Dan katakan juga kalau persahabatan ini terlalu mahal bila harus hancur lantaran masalah sepele ini.

Bersikap tegas
Sebagai hakim kamu punya hak untuk bersikap tegas manakala salah satu dari mereka ada yang bersikap nggak fair, misalnya ngebujuk kamu untuk memihak padanya, atau ada yang nekat nggak mau baikan lagi. Pokoknya kalau salah satu apalagi keduanya mulai bersikap kekanak-kanakan apalagi kebayi-bayian, kamu mesti tegas. Katakan kalau sikap mereka itu nggak lucu. Dan tunjukkan kalau kamu nggak bisa dibujuk apalagi diancam. Posisi kamu itu independen, jadi kamu nggak bisa dipengaruhi oleh siapapun juga.
Katakan kalau kamu punya penilaian pribadi yang objektif.

17 February 2005

Isyarat Doi Naksir Kamu

Punya gebetan baru di sekolah atau tempat les, atau ada tetangga sebelah yang baru pindah. Doi manis, keren abis, necis walaupun gayanya beda tipis sama teletubies, tak apalah. Pokoknya doi bikin jantung gedebak-gedebuk, bikin tidur nggak nyenyak, makan nggak enak, belajar nggak maniak (maksa nggak, sih). Singkat kata, kita naksir abis ama mahluk itu. Tapi apa ya, doi juga begitu, nggak perlu juga nanya langsung. Cukup dengan merhatiin gerak-gerik doi, sebab dari sana kita bisa tau isi hatinya, kita bisa baca pikirannya. Nah, mulai deh selidiki kayak apa sih, isi hati doi lewat petunjuk berikut ini.

Gaya bicara
Seseorang yang lagi jatuh cinta biasanya cenderung akan meniru gerak dan gaya bicara orang lain yang jadi sasaran tembaknya. Misalnya kamu kalau ngomong selalu mengibaskan tangan atau gaya bicaramu yang ceplas-ceplos, pasti doi akan berusaha melakukan hal yang sama, paling tidak mendekati. Sebab, memang begitu sih, kita suka sama segala sesuatu yang berhubungan dengan orang yang kita cintai.

Sentuhan
Hal lainnya yang bisa jadi petunjuk kalau doi naksir kamu adalah doi selalu berusaha mati-matian untuk bisa bersentuhan degan kamu. Misalnya waktu doi ngebalikin buku yang dipinjamnya, perhatikan deh, apakah jari-jari tangannya sengaja menyentuh jemarimu. Atau ketika hendak duduk, bagaimana posisi tubuhnya, apakah ia mengambil jarak atau justru merapat.

Barang pribadi
Kalau lagi jatuh hati sama someone, pasti deh bawaannya ingin selalu dekat dengan doi. Dan untuk bisa selalu dekat banyak cara yang ditempuh. Misalnya dengan meletakkan barang-barang pribadi di dekat doi. Tentu saja biar ada alasan untuk tetap dekat dengannya. Nah, perhatikan deh, di mana doi meletakkan tas, topi atau ponselnya. Kalau di dekat kamu pasti itu bukan disengaja melainkan terencana, artinya doi punya hasrat terpendam tuh. Lain hal kalau kamu tempat penitipan barang.

Mata
Mata adalah cerminan jiwa, itu tepat banget. Dari mata kita bisa tau apa sih isi hati doi yang sebenarnya. Nah, biasanya orang yang lagi jatuh cinta itu, cahaya matanya berperan besar lho, dalam mengekspresikan perasaannya. Kalu doi naksir berat, bola matanya akan membesar waktu dia melihat kamu. Cara pandangnya pun beda, nggak seperti biasa. Binar matanya itu lho, lebih cerah ‘n lebih hangat. Duh, senengnya bisa ngebaca sinyal cinta doi lewat pancaran dua bola mata.

Dahi
Anggota tubuh lainnya yang bisa dibaca adalah dahi. Perhatikan dahinya. Orang yang lagi jatuh cinta, kelenjar di kulit kepalanya akan memproduksi lebih banyak kelenjar minyak yang bikin dahinya kelihatan mengkilap, berkeringat. Tapi ini nggak berlaku mutlak, sebab bisa jadi keringat yang keluar itu lantaran cuaca terik yang bikin doi kepanasan. So, jangan ge-er sebelum tau pasti apa yang sebenarnya terjadi.

16 February 2005

Pupuk-Pupuk Cinta

Benarkah cinta itu datangnya dari mata lantas turun ke hati? Ah, nggak juga. Kalau cinta itu datangnya selalu dari mata, itu berarti cinta ditentukan oleh penampilan. Artinya kita hanya akan jatuh cinta pada orang yang penampilannya selalu necis, rapih, atau glamour. Padahalkan, seperti kata pepatah, cinta itu buta. Dengan kata lain, untuk mencintai seseorang, kita bahkan tak memerlukan mata atau indra penglihatan. Lagi pula kalau cinta itu datangnya dari mata lantas turun ke hati, berarti orang yang tuna netra nggak bisa merasakan cinta, dong? So, ungkapan cinta dari mata turun ke hati, rasanya itu terlalu menyederhanakan masalah yang sebenarnya nggak sederhana. Lantas dari mana sih datangnya cinta itu? Ada banyak hal yang bisa melahirkan rasa cinta. Mau tahu apa aja hal-hal itu?

Kedekatan
Jangan heran kalau ada sahabatmu (lain jenis. Red) tiba-tiba mengungkapkan perasaan cintanya padamu. Padahal hubungan yang kamu bina selama ini cuma sebatas persahabatan. Kedekatan atau keakraban yang terjalin dalam waktu tertentu memang bisa melahirkan cinta. Bahkan cinta yang lahir karena faktor ini bisa lebih dan tahan lama dari pada cinta pada pandangan pertama!

Kebersamaan
Kalau wajahmu pas-pasan, jangan pesimis dulu. Sebab cinta nggak melulu memandang wajah. Ada cara lain untuk menumbuhkan cinta di hati doi. Untuk itu kamu bisa mulai menghabiskan lebih banyak waktu bersama dengannya. Entah cuma ngobrol atau sekedar jalan-jalan ke Mall. Soalnya, kebersamaan itu bisa menjadi pupuk yang menumbuhkan cinta di hati kalian berdua, lho! Apalagi kalau kebersamaan itu terjalin di masa-masa yang sulit. Misalnya ketika terdampar berdua di sebuah pulau di tengah samudera atau ketika naik gunung bareng doi dan lupa bawa jaket. Wuihh…pasti seru, tuh!

Kesamaan
Selain dua point di atas, cinta juga bisa muncul karena adanya beberapa kesamaan. Kesamaan hobi, ideologi, pola pikir, budaya, dan keyakinan dipercaya bisa melahirkan benih-benih cinta. seorang psikolog bernama Fritz Heider pernah mengungkapkan sebuah teori yang disebutnya sebagai Cognitive Consistency. Isinya kira-kira begini, “Kita cenderung akan menyukai seseorang yang memiliki kesamaan dengan kita. Jika kita menyukai orang, kita ingin mereka memilih sikap yang sama dengan kita.”

Kompetensi
Setiap orang akan menyukai orang lain yang memiliki kemampuan lebih tinggi darinya. Kemampuan bisa beraneka macam rupanya. Bisa kemampuan daya beli (materi), kemampuan berpikir mendalam (kedewasaan), kemampuan biologis (nggak perlu dijelaskan, sudah tahu, kan?), kemampuan menembus batas dan ruang (hantu kali, ye!), dan setumpuk kemampuan lainnya. Dalam ilmu psikologi, kemampuan seseorang dalam bidang tertentu dapat menarik perhatian orang lain dan menumbuhkan perasaan suka. Kita tahu, batas antara rasa suka dan cinta itu begitu tipis. Som nggak heran jika Paung yang wajahnya dibawah standar bisa menarik hati Rika, primadona sekolah. Soalnya Paung punya kemampuan, bukan kemampuan materi atau prestasi, tapi kemampuan untuk ngegombal dan ngebulshit!

15 February 2005

Soal Cinta Sahabat Lebih Tahu

Siapakah yang tahu kapan hubungan cintamu dan doi akan berakhir? Paranormal, kamu dan doi, atau sahabat? Jika jawabanmu adalah kamu dan doi, ketahuilah, kamu salah besar! Ini tidak mengada-ada. Yang mengetahui kapan hubungan cintamu akan berakhir justru bukan kamu dan doi, tapi orang lain. Dan orang lain itu bukan paranormal, melainkan sahabatmu sendiri. Nggak percaya?

Para peneliti di jurusan psikologi University of Lethbridge di Alberta, Canada menemukan bahwa seorang sahabat ternyata mempunyai prediksi yang akurat terhadap hubungan cinta temannya. Jauh lebih akurat daripada orang yang menjalin cinta itu sendiri. Misalnya, kamu punya sahabat yang bernama Njum, maka Njum bisa memprediksi dengan akurat kapan hubunganmu dengan doi akan berakhir. Dengan kata lain, sahabatmu lebih tahu apa yang akan terjadi dengan hubungan cintamu daripada kamu sendiri! Oleh psikolog itu, sepasang kekasih ditanya dengan sejumlah pertanyaan berbobot, yaitu seberapa serius hubungan mereka, seberapa jauh mereka saling cinta, dan sampai kapan kira-kira mereka dapat bertahan. Pertanyaan serupa juga dilontarkan kepada sahabat mereka. Lalu 6 dan 12 bulan kemudian, para peneliti kembali menemui mereka. Hasilnya sangat mengejutkan. Prediksi yang diberikan para sahabat ternyata jauh lebih akurat. Sementara prediksi yang paling tidak akurat justru dipegang oleh pasangan itu sendiri. Kok bisa?

“Kelihatannya, justru orang luarlah yang bisa melihat aspek positif dan negatif suatu hubungan asmara. Itu bikin mereka bisa menjadi hakim yang baik untuk memperkirakan apakah suatu hubungan akan berjalan atau berkahir.” ujar Tara MacDonald, Ph.D., dosen yang terlibat dalam penelitian itu.

Yap, sahabat memang lebih objektif dalam memprediksi hubungan cinta temannya. Sebagai ‘orang luar’, sahabat dapat melihat dengan lebih jelas kekuatan dan kendala yang terdapat dalam hubungan cinta temannya. Itulah kenapa prediksinya jauh lebih akurat. Sebaliknya, sepasang kekasih yang sedang jatuh cinta cenderung subjektif dalam menilai hubungan cintanya. Maklumlah, cinta itu buta. Dan dalam kebutaannya, seseorang hanya bisa mengira-ngira, hanya bisa berasumsi, hanya bisa menduga dan mengandalkan naluri, bukan indra. Nah, dari penelitian tersebut, setidaknya ada beberapa point yang bisa kita jadikan hikmah.

Jangan penah meremehkan sahabat
Meremehkan prediksi sahabat sama halnya dengan bunuh diri. Kalau hubungan cintamu mau langgeng, perhatikan setiap komentar atau saran dari sahabat. Karena mereka, sahabatmu itu, adalah ‘orang luar’ dengan posisi yang netral. Bukankah hanya orang-orang yang netral, yang tidak terlibat dan tidak berpihak, yang bisa memberikan penilan objektif?

Bertanyalah pada sahabat
Jangan pernah ragu menanyakan apa yang sebaiknya kamu lakukan terhadap hubungan cintamu. Mintalah sahabat untuk memberitahu titik-titik lemah yang bisa menghancurkan kalian. Dengan begitu, kamu bisa mencari solusinya.

Sahabat, tempat konsultasi
Tak ada salahnya berkonsultasi dengan sahabatmu sendiri. Sebab orang paling bijak dala hidup, terkadang adalah sahabat sendiri. Sebab hanya sahabatlah yang tahu pasti apa kekurangan dan kelebihanmu. Mau tahu ciri sahabat yang baik? “Sahabat yang baik,” begitu kata Njum, “Adalah sahabat yang tahu apa keinginan kita tanpa perlu mengatakannya.”

14 February 2005

Love Quote - SMS Cinta

"To get to the rainbow, you have to put up with the rain." -Source Unknown

"If you find yourself digging a deeper and deeper hole... stop digging." -Source Unknown

"Whatever you do in life and love is forever etched in the hearts of those that it affects." -Source Unknown

"Love is like water, you need 8 servings a day."

"You'll never see the stars if you are always looking down." -Source Unknown

"Love turns winter into summer."

"I am found in your dreams, located in your heart and constantly running through your mind."

People may not remember exactly what you did or what you said, but they will always remember how you made them feel." -Anonymous

"Impossible is in the dictionary of fools."

"The day that we first met, the angels whispered, 'Perfect.'"

"When one door of happiness closes, another opens; but often we look so long at the closed door that we do not see the one which has been opened for us." -Helen Keller

The force of love is magnified every minute I think of you." -submitted by Madukzela & Konti

Defining love could take forever, feeling love would be much better."

"Follow your heart and there you will find all the answers to your questions."

"If I tell you that I love you, can I keep you forever?" -Casper the Ghost

"Trip over love and you can get up. Fall in love and you fall forever." -Source Unknown.

"Love is like a garden, if you give it love and tender care, it will grow!" -Anonymous

"Love excepts your past and believes in your future." -submitted by Josie Lauture

"While others have only caught my eyes, my true love catches my heart." -submitted by Caleb

Love is like a rose because no one has ever picked one without accepting that it has thorns."

"One cannot discover new oceans unless she has the courage to lose sight of the shore." -submitted by Eleanor Roosevelt

"Fate exists, but it can only take you so far, because once you're there, it's up to you to make it happen." -from the movie "Can't Hardly Wait"

"When it looked as though my life was wrong, you took my love and gave it somewhere to belong."

"For every kiss you receive return two. Your lips will be sweeter for the giving."

"Love, if it is meant to be, will somehow survive, just believe."

The word HELLO means:
> H=How are you?
> E=Everything all right?
> L=Like to hear from you...
> L=Love to see you soon!
> O=Obviously, I miss you!!

13 February 2005

Tonggak Sejarah Manga Buatan Indonesia

Ketika manga asal Jepang mulai populer di Indonesia belasan tahun silam, telah muncul naluri untuk menciptakan manga buatan Indonesia. Jalan ke arah itu tentu saja tidak instan. Hampir semua karya yang dibuat oleh para mangaka lokal hanyalah berupa Dragon Ball-nya Indonesia, Magic Knight Rayearth-nya Indonesia, dan lain-lain.

Tapi bagaimanapun, itu merupakan langkah awal yang penting. Paling tidak, keberanian untuk mencipta diasah di situ. Dari situ juga akan terjadi seleksi alamiah, serta motivasi bagi para seniman lain. Seseorang yang merasa kurang puas dengan manga lokal yang dibacanya mungkin akan terpacu untuk membuat karya yang lebih baik lagi. Apalagi ketika melihat mangaka dari Korea dan Taiwan mulai mampu unjuk gigi di pentas global.

Media massa juga memegang peranan penting. Sejumlah majalah game menjadi ajang bagi penciptaan manga, terutama jenis parodi atau doujinshi. Penerbit manga yang biasa memegang lisensi manga asal Jepang menyediakan pula kesempatan bagi para mangaka lokal untuk beraksi secara profesional. Ditambah lomba komik yang diselenggarakan oleh koran nasional juga menarik minat para mangaka.

Dari itu semua, lahirlah Wind Rider. Ini bukan manga Indonesia yang pertama, tentu saja. Tapi, tak pelak Wind Rider merupakan manga Indonesia pertama yang memenuhi standar rata-rata manga dari Jepang! Karena tidak semua manga buatan Jepang yang masuk Indonesia merupakan produk berkualitas tinggi, maka bisa dikatakan Wind Rider lebih baik daripada sebagian manga buatan Jepang tersebut.

Wind Rider merupakan hasil kolaborasi mangaka Is Yuniarto dan John G Reinhart. IsÑyang kini berdomisili di SemarangÑadalah lulusan Desain Komunikasi Visual Universitas Petra Surabaya, sedangkan John berasal dari Teknik Arsitektur universitas yang sama.

Is sendiri bukan amatiran dalam dunia manga. Karyanya,ÑSnap a Snipe, pernah menjadi juara favorit lomba komik Jawa Pos 2001 (dan dimuat pada bulan Juli 2002). Ia kemudian menjadi runner-up dalam lomba di majalah Animonster. Ia juga memenangkan berbagai lomba yang diselenggarakan provider game online macam Ragnarok Online, Tantra, atau Survival Project.

Wind Rider berkisah tentang suatu masa di mana manusia hidup di kota terbang, karena daratan telah dirusak polusi. Roullete Otovic, tokoh utamanya, merupakan seorang pembersih awan asam dari kota Moskova yang bercita-cita menjadi seorang wind rider. Pertemuan dengan Melvina Julikova, seorang wartawati, menyeretnya dalam suatu petualangan besar di mana nalurinya dalam mengendalikan sky bike (kendaraan terbang populer saat itu) menentukan bukan hanya hidup atau mati dirinya, tapi juga keselamatan suatu kekayaan alam.

Manga ini terhitung sebagai proyek besar. Is dan John telah melakukan berbagai proses desain yang komprehensif tentang dunia latar belakangnya. Mulai dari arsitektur bernuansa Rusia, desain mecha, hingga hal-hal kecil seperti aksara yang dimodifikasi dari huruf Cyrillic.

Gaya grafis manga ini agak simpel, mungkin sekelas serial Break-Age buatan Jepang. Sudah cukup memadai, meski tidak ada salahnya jika dibuat lebih mendetail lagi. Dalam sejumlah adegan terasa agak dipersingkat, terutama agar manga ini bisa tamat dalam satu volume saja (tapi pasti akan keren seandainya ada yang hendak mengangkat manga ini menjadi suatu anime layar lebar). Yang membuatnya makin menarik, manga ini menyediakan berbagai bonus, misalnya poster berwarna dan petunjuk cara membuat sky bike dari kertas (origami).

Mereka bahkan membuka website khusus di www.windridercomic.com. Di sana para penggemar manga ini bisa menikmati berbagai artwork, kontak dengan para mangakanya, hingga mendownload Wind Rider the Game yang bergenre flight action 2D.

Satu pelajaran besar bisa diambil oleh para mangaka lokal lain dari Is Yuniarto dan John G Reinhart ini. Jika manga lokal terpajang di toko buku, konsumen kebanyakan menentukan pembelanjaan dari kualitas produk, bukan nasionalisme, simpati, atau semacamnya. Karena itu usaha keras sebagaimana yang dilakukan kedua mangaka ini perlu untuk mampu bersaing dengan manga impor.