23 April 2005

Manifesto Blogger Indonesia

  • Saya berjanji untuk tidak sok ganteng atau sok cantik dengan memasang photo orang lain di blog saya.
  • Saya berjanji untuk memberikan kontribusi kembali ke komunitas blog sebisa saya atau bisa-bisanya saya.
  • Saya berjanji untuk selalu membantu semua blogger atau calon blogger yang membutuhkan bantuan saya kecuali kalo orangnya nyebelin.
  • Saya berusaha untuk mengupdate blog saya secara rutin dan seksama kecuali bila terjadi hal-hal tragis yang berada di luar kemampuan saya, seperti kalo saya males, kehabisan ide, kehabisan duit buat ke warnet atau dimarahin mama karena tagihan telepon naik.
  • Saya akan mengisi blog saya dengan apa yang saya mau, kapan saya mau, tentang apa yang saya mau. Saya tidak peduli bila ada yang tersinggung dengan tulisan saya atau tidak setuju, kecuali kalo yang protes orang yang sedang saya kecengin.
  • Saya bersumpah bahwa untuk ngelink ke blog saya pasti tidak akan dipungut bayaran dan selalu BOLEH.
  • Saya sadar untuk berhati-hati tentang informasi pribadi yang saya tulis di blog karena sekali saya tulis di blog maka ada kemungkinan sampai kapanpun informasi itu bakal ada di Internet.
  • Saya siap untuk selalu meninggalkan komentar (komen) di blog yang saya kunjungi, walo mungkin hanya sekedar absen, karena inilah cara saya untuk mengatakan: I was here, I remember you, I visited your blog, now why don't you visit mine! :)
  • Saya tidak bisa janji untuk selalu mengupdate link-link saya sehingga selalu memuat kamu-kamu blogger yang sudah ngelink ke saya, tapi saya berterima kasih dan sangat menghargai link kamu dan sungguh besar artinya link kamu itu buat saya.
  • dan terakhir..

  • Saya mengerti dan sangat menghargai bahwa blog sebagai media baru dan komunitas blog baru saja lahir dan sedang akan berkembang. Saya akan senang jika personal media ini terus berkembang dan saya akan senang jika komunitas ini tumbuh dengan baik, karenanya, apapun usaha ke arah itu akan saya dukung selalu.

22 April 2005

8 Sebab Utama Memiliki Weblog

Kamu, yang biasa kesini dan sudah ngeblog mungkin ga perlu baca lagi tulisan dibawah ini. Tapi bermula dari pertanyaan salah satu temen gue, "Emang apa sih gunanya punya Blog?" maka mulailah timbul niat gue buat ngelist, emang apa sih gunanya punya Blog.

Mungkin kamu juga punya temen yang pengen kamu convert biar jadi seorang Blogger juga, maka kamu bisa cukup copy-paste "8 sebab utama" ini menjadi email dan mengirimkannya ke temen kamu. Atau tentu aja kamu bisa kirimin ke siapa aja yang kamu mau.

Dengan ini mudah-mudahan yang jadi Blogger tambah banyak dan dunia blog ini tambah rame hehehe.. :)


Buat kamu yang belum tahu atau baru dengar-dengar saja, Blog (kependekan dari Weblog) adalah jenis website (kebanyakan milik pribadi) yang sekarang sering kamu temukan di Internet dengan ciri khas cap waktu (time stamp) disetiap entry-nya, dimana sebuah entry baru (new update) berada di tempat teratas dan kemudian disusul oleh entry-entry/posting-posting sebelumnya.

Jika kamu tertarik dengan sejarah perkembangan dan uraian panjang tentang "Apa itu Blog?" maka kamu bisa melirik tulisan "Apa itu BLOG?" di http://enda.goblogmedia.com/apa-itu-blog.html. Sedang untuk kamu yang memerlukan panduan awal tentang bagaimana membuat Blog, kamu bisa coba ikuti panduan sederhana "Membuat Blog untuk orang biasa" di http://enda-aseli.tripod.com/panduan.html

Nah! Tapi buat kamu yang masih kurang yakin, "Apa saya perlu memiliki Blog? Apa gunanya?" maka dibawah ini kamu bisa temukan 8 Sebab Utama untuk memiliki sebuah Blog. :)


Sebab 1: Memiliki Blog adalah TANPA BIAYA

Walaupun ini alasan yang mungkin dangkal, tapi benar adanya. Jika kamu sudah tersambung pada Internet maka harga untuk memiliki sebuah Blog adalah gratis. Kamu bisa memiliki satu, dua, tiga atau sepuluh Blog dan semuanya bisa kamu miliki tanpa biaya.

Bagaimana mungkin? Mungkin, karena di Internet kamu akan menemukan layanan-layanan membuat Blog gratis yang disediakan oleh bermacam website. Contoh layanan Blog gratis adalah Blogger.com (http://www.blogger.com). Dengan layanan ini, kamu bisa memiliki Blog hanya dalam hitungan menit dan gratis.

Pusing soal desain?, tidak perlu. Banyak layanan lain seperti Blogskins.com (http://www.blogskins.com/) yang menyediakan desain gratis yang kamu bisa gunakan. Butuh space penyimpanan file? Jangan bingung, ada layanan ruang file gratisan seperti Tripod.com (http://tripod.com) dimana kamu bisa menempatkan file-file kamu.

Ingin Blog kamu lebih interaktif lagi, jangan kuatir ada pemberi fasilitas Guest Book (http://www.signmyguestbook.com/), fasilitas pemberi Komentar (http://www.haloscan.com/) atau fasilitas Tag Board yang bisa kamu gunakan di Internet.

Butuh bantuan dalam membuat Blog? Layangkan email ke komunitas Blogger (para pemilik Blog) di http://groups.yahoo.com/group/blogbugs dimana para Blogger siap membantu kamu.

Intinya, tidak ada resiko dalam memiliki Blog, tidak ada biaya yang kamu keluarkan, dan kamu tidak akan rugi. Memiliki Blog adalah gratis.


Sebab 2: Memiliki Blog adalah MUDAH

Membuat Blog adalah mudah. Contohnya, proses pembuatan Blog di Blogger.com hampir sama dengan proses pembuatan email gratisan di Yahoo! Mail atau di Hotmail. Yang perlu kamu lakukan adalah mengisi beberapa informasi tentang kamu, pilih desain yang kamu mau dan dalam waktu singkat kamu akan memiliki Blog kamu sendiri.

Untuk tahap pertama, kamu tidak perlu mengetahui tentang HTML, bahasa yang digunakan untuk membuat website (walau jika kamu tahu, maka ini akan membantu banyak), kamu tidak perlu piawai di bidang web desain, dan kamu bahkan tidak perlu tahu terlebih dahulu tentang pembuatan website, bahasa pemrograman dan lain-lain.

Yang kamu butuhkan adalah kemampuan dasar untuk mengerti bahasa inggris. Kemauan untuk mengikuti petunjuk dan bertanya serta niat besar untuk memiliki Blog. :) Dengan modal ini dijamin, dalam waktu singkat kamu sudah akan memiliki Blog kamu sendiri, karena membuat Blog itu sangatlah mudah.


Sebab 3: Blog cocok untuk SIAPA SAJA

Karena kesederhanaan konsepnya maka siapa saja cocok untuk memiliki Blog. Kamu mungkin seorang programer yang ingin menyimpan catatan-catatan dan link ke website-website tentang programming. Kamu mungkin seorang jurnalis dimana Blog kamu, kamu jadikan tempat menyimpan catatan liputan yang diedit oleh editor kamu. Kamu mungkin seorang calon penulis yang sedang berusaha mencari keunikan tulisan dan gaya kamu sendiri. Kamu mungkin seorang penyair, atlet, mahasiswa, sekretaris, pekerja kantoran, pengusaha. Blog cocok untuk siapa saja.

Blog bisa dijadikan website yang membahas tentang hal-hal yang kamu sukai saja. Jika kamu seorang penggemar fanatik Sepak Bola, maka Blog kamu bisa kamu didedikasikan untuk membahas sepak bola. Isinya bisa tentang jadwal pertandingan, berita sepak bola, artikel, link ke website-website sepak bola.

Jika kamu seorang Desainer, Blog bisa kamu jadikan tempat untuk menyimpan hasil-hasil desain sebagai portfolio kamu. Jika kamu tengah mencari pekerjaan, gunakan Blog untuk menyimpan resume kamu, setiap saat ada kamu mungkin ditemukan oleh orang yang berminat memberi kamu pekerjaan.

Jika kamu seorang ibu rumah tangga, Blog kamu bisa berupa catatan sehari-hari kamu. Daftar belanja. Hal-hal yang harus dilakukan, catatan hari ulang tahun keluarga, atau catatan harian perkembangan si kecil.

Dan Blog juga bisa kamu jadikan catatan pekerjaan kamu. Jika kamu bekerja dibidang finansial misalnya, setiap berita, artikel, atau website yang berhubungan dengan bidang kamu, bisa kamu masukkan di Blog kamu dan akan dengan sendirinya teratur rapih menuruti waktu dimana kamu mengupdatenya.

Blog cocok untuk wanita, laki-laki, cowok, cewek, anak SMA, mahasiswa, tua, muda. Blog cocok untuk siapa saja, karena kamu yang akan mengendalikan Blog kamu dan menjadikannya apa yang kamu mau.


Sebab 4: Blog memberikan kamu SENSE OF PURPOSE

Memiliki Blog memberikan kamu rasa memiliki tujuan. Ini sangat berguna terutama jika kita seringkali terjebak dengan rutinitas sehari-hari dan merasa seperti kehilangan arah dan tujuan.

Sifat alami dari Blog membuat kamu merasa perlu untuk mengisinya dengan entry-entry Blog yang baru, sehingga Blog tepat dijadikan selingan waktu luang yang tidak merepotkan, katakanlah proyek jangka pendek pribadi kamu.

Memiliki Blog membuat kamu memiliki sesuatu untuk "diurus" dan dipelihara. Sesuatu yang kamu jaga dan kamu lihat tumbuh. Saat kamu memilki Blog maka kamu akan sering menemukan diri kamu berpikir, apa yang akan saya tulis di Blog hari ini? Apa yang bisa saya tambahkan? Mungkin halamannya memerlukan desain baru atau mungkin ada teman kamu yang memberikan komentar pada entry Blog kamu yang terakhir. Kamu memberi Blog kamu makan dengan tulisan-tulisan kamu, dan biasanya tanpa terasa tibat-tiba kamu sudah merayakan 1 tahun kamu memiliki Blog.


Sebab 5: Memiliki Blog melatih kemampuan kita BERPIKIR

Ada ungkapan umum yang berkata, rencana bukanlah rencana jika masih ada di kepala. Rencana menjadi rencana ketika kamu menuliskannya.

Dengan memiliki Blog dan mengisinya dengan rutin maka kamu membiasakan diri untuk memformulasikan apa yang ingin kamu tulis. Dengan cara ini kamu melatih dan menjadi biasa untuk membangun struktur pemikiran kamu dengan baik agar orang lain mengerti apa yang ingin kamu sampaikan. Kamu berencana dan kamu menuangkannya dalam tulisan yang bisa dipahami dengan mudah.

Tidak ada syarat bahwa seorang Blogger haruslah seorang pemikir besar, tapi dengan banyak latihan dan membiasakan diri berpikir dan mengkomunikasikannya, bukanlah tidak mungkin tidak lama lagi kita akan melihat banyak penulis ternama dan pemikir genius yang lahir dari kebiasaannya menulis Blog.


Sebab 6: Blog membebaskan kamu untuk BERBAGI dan BEREKSPRESI

Di Blogland kamu bebas melakukan apa saja. Hanya ada Blog kamu dan kamu sendiri. Apapun yang kamu rasa, sedih, kesal, senang, bahagia, jatuh cinta, putus cinta, ditinggal pergi, meninggalkan pergi, semuanya bisa kamu bagi dan bisa kamu ekrepesikan di Blog kamu.

Seorang sastrawan mungkin butuh waktu berhari-hari untuk menuliskan kalimat-kalimat cantik yang penuh makna. Seorang wartawan mungkin harus sekian kali kembali ke mejanya dan menulis ulang karena tulisannya tidak diterima oleh sang Editor. Tapi di Blogland, apapun yang kamu tulis dan tentang apapun, semuanya bisa kamu tuangkan dengan bebas di Blog kamu.

Kesempatan berbagi dan tempat berekspresi ini, belum lagi ditambah sifatnya yang membebaskan, membuat Blog, bukan saja bisa menyehatkan jiwa tapi juga hadir sebagai medium yang tepat di jaman dimana bisa berbagi dan berekspresi dengan bebas adalah sebuah kemewahan.

Ketika kamu berekspresi, kamu bisa jadi siapa saja di Blog kamu. Kamu bisa berimajinasi liar dan memilih karakter yang benar-benar berbeda dengan karakter dikeseharian kamu. Sebaliknya ketika kamu berbagi, kamu bisa mengungkapkan isi kepala dan hati kamu dengan jujur sejujur-jujurnya pada orang lain dan yang terpenting pada diri kamu sendiri.

Tidak ada editor di blogland, tidak ada guru ataupun pemberi nilai. Apapun yang kamu tulis, ekspresikan dan bagi, dalam hitungan detik sudah bisa berada di luar sana, dan dibaca oleh sekian banyak orang.


Sebab 7: Komunitas Blogger

Setelah kamu memiliki Blog dan menjadi seorang Blogger jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari komunitas Blogger. Blogger Indonesia sendiri memiliki komunitas yang cukup aktif berkomunikasi satu sama lain. Ada milis BlogBugs (http://groups.yahoo.com/group/blogbugs) dimana kamu bisa ikut bergabung di dalamnya dan juga ada forum Bloggerian (http://forum.bloggerian.or.id) dimana para Blogger memperbicangkan hampir semua topik.

Dua-duanya adalah tempat para Blogger Indonesia berinteraksi satu sama lain selain di Blog mereka sendiri. Kamu bisa bertanya dan minta bantuan tentang Blog kamu disitu, bertukar informasi dan mebuat janji untuk bertemu. Bahkan BlogBugs di akhir bulan Mei 2003 melangsungkan Gathering Blogger Nasional pertama yang dilangsungkan di Puncak, dimana dihadiri oleh sekitar 60 Blogger dari Jakarta, Bandung, Yogyakarta dan kota-kota lainnya.

Sebagai Blogger, kamu akan menemukan diri kamu mendapatkan teman-teman baru, membaca cerita-cerita para Blogger Indonesia yang tidak saja tinggal di Indonesia, tapi juga di seantero dunia.

Temukan teman-teman blogger baru yang memiliki minat yang sama dengan kamu. Kamu akan menemukan Blogger yang memiliki pengarang favorit yang sama, yang telah menonton film yang sama, atau menyukai jenis musik yang sama.

Memiliki Blog, membuka dunia kamu ke sebuah komunitas yang memiliki ciri khas sendiri, yaitu (hampir) semua anggota komunitas ini memiliki Blog dimana mereka membagi sebagian dari kehidupan mereka di dalamnya.


Sebab 8: Blog adalah "The New Media" di Internet

Setelah dimulai sejak akhir tahun 90'an lalu dipicu oleh adanya layanan memiliki Blog gratis seperti Blogger.com dan peristiwa 9-11 di Amerika, Blog sedikit demi sedikit menjadi media alternatif baru yang diperhitungkan.

Perdebatan tentang apakah Blog dapat menggantikan media-media massa mapan masih terus berlangsung, sedang di media mapan itu sendiri setiap minggu selalu ada artikel baru yang membahas tentang Blog dan perkembangannya.

Dari bentuk awalnya, Blog telah berkembang sedemikan rupa. Di Internet sekarang kita dapat menemukan PhotoBlog (Blog yang isinya photo-photo saja), AudioBlog (Blog yang isinya rekaman suara), ada Blog tentang musik, film, buku, teknologi. Blog tentang media massa, televisi. Bahkan Blog tentang Blog.

Dari seluruh penjuru dunia blogger berdatangan dan memahat jalan mayanya bersama-sama di Internet. Ada kumpulan Blog Asia (http://ricebowljournals.com/), blogger Irak (http://dearraed.blogspot.com), eropa, afrika. Dan dalam berbagai bahasa Inggris, Arab, Spanyol, Indonesia, Sunda, Jawa. Blogger.com mencatat lebih dari 1500 blogger baru mendaftar di layanannya setiap hari.

Blog adalah sebuah fenomena terbaru. Blog adalah bagaimana email di tahun 90-an. Dalam waktu tidak lama lagi, teman kamu tidak hanya akan bertanya, "Alamat email kamu apa?", tapi dia akan juga menanyakan "Alamat Blog kamu apa?".

Memiliki Blog karenanya akan jadi identitas kamu yang kamu bagi di Internet. Jika saat ini Rene Descartes bangkit dari kubur, maka ia mungkin akan berkata: Saya ngeblog, karenanya saya ada. :)

Jika email adalah kotak pos kamu di Internet, maka Blog adalah gabungan dari rumah, ruang publik, buku catatan, diary dan cermin dari diri kamu sendiri di Internet.


Nah itulah 8 sebab utama untuk memilik Blog dan menjadi seorang Blogger. Jadi, tunggu apalagi? Mulailah membangun Blog kamu dan jadilah seorang Blogger sekarang juga. :) Untuk membantu kamu mulai dibawah ini kamu bisa temuka daftar layanan Blog gratis dari yang sudah disebutkan diatas:

Layanan membuat Blog:
Blogger.com http://www.blogger.com
Web Crimson http://webcrimson.com/
Live Journal http://www.livejournal.com/
Pitas http://www.pitas.com/
Xangan http://www.xanga.com/
Blog City http://www.blog-city.com/

Layanan Desain Weblog:
Blogskins.com http://www.blogskins.com/

Layanan penyimpan file:
Tripod.com http://tripod.com
Geocities.com http://www.geocities.com

Layanan Guest Book:
SignMyGuestBook http://www.signmyguestbook.com/

Layanan fasilitas pemberi Komentar adalah:
Enetation http://www.enetation.co.uk/
Blogkomm http://blogkomm.com/
BackBlog http://www.blogextra.com/backblog/
Haloscan http://www.haloscan.com
YACCS http://rateyourmusic.com/yaccs/

Layanan Tag Board:
Tag Board http://www.tag-board.com/
Flooble http://chatter.flooble.com/
Doneeh http://www.doneeh.com/

21 April 2005

Apa itu Blog?

Tulisan ini mencoba menerangkan apa itu Blog / Weblog dari berbagai sudut. Walo sebenernya di awal tidak ditulis untuk dibaca di layar komputer (karenanya terlalu panjang untuk konsumsi online) tapi mudah-mudahan tulisan ini bisa dinikmati juga, atau kalo gak, di print aja :)

Binatang Yang Bernama BLOG
Kamu ada di depan komputer, modem sudah terpasang dan siap menjelajah Internet, website apa yang sedang menarik sekarang? Apa yang sedang “trend” di Internet? Link-link apa saja yang menarik? Jangan kuatir, ada banyak Blog di luar sana yang bisa memandu kamu, dan ada cukup banyak detil-detil dan komentar pribadi yang bisa kamu nikmati dari tiap Blogger. Lewat Blog mereka, Blogger telah meraih pemirsa setia dan memperkenalkan kehidupan pribadi mereka pada kita semua.

Apa tuh Blog?
Blog adalah kependekan dari Weblog, istilah yang pertama kali digunakan oleh Jorn Barger pada bulan Desember 1997. Jorn Barger menggunakan istilah Weblog untuk menyebut kelompok website pribadi yang selalu diupdate secara kontinyu dan berisi link-link ke website lain yang mereka anggap menarik disertai dengan komentar-komentar mereka sendiri.

Blog kemudian berkembang mencari bentuk sesuai dengan kemauan para pembuatnya atau para Blogger. Blog yang pada mulanya merupakan “catatan perjalanan” seseorang di Internet, yaitu link ke website yang dikunjungi dan dianggap menarik, kemudian menjadi jauh lebih menarik daripada sebuah daftar link. Hal ini disebabkan karena para Blogger biasanya juga tidak lupa menyematkan komentar-komentar “cerdas” mereka, pendapat-pendapat pribadi dan bahkan mengekspresikan sarkasme mereka pada link yang mereka buat.

Dari komentar-komentar tadi biasanya Blog kemudian menjadi jendela yang memungkinkan kita “mengintip” isi kepala dan kehidupan sehari-hari dari penciptanya. Blog adalah cara mudah untuk mengenal kepribadian seseorang Blogger. Topik-topik apa yang dia sukai dan tidak dia sukai, apa yang dia pikirkan terhadap link-link yang dia pilih, apa tanggapannya pada suatu isu. Seluruhnya biasanya tergambar jelas dari Blog-nya. Karena itu Blog bersifat sangat personal. Roger Yim, seorang kolumnis San Francisco Gate pada artikelnya di Februari 2001, menuliskan bahwa sebuah Blog adalah persilangan antara diary seseorang dan daftar link di Internet. Sedang Scott Rosenberg dalam kolomnya di majalah online Salon pada May 1999 menyimpulkan bahwa Blog berada pada batasan website yang lebih bernyawa daripada sekedar kumpulan link tapi kurang instrospektif dari sekedar sebuah diary yang disimpan di internet.

Perkembangan lain dari Blog yaitu ketika kemudian Blog bahkan tidak lagi memuat link-link tapi hanya berupa tulisan tentang apa yang seorang Blogger pikirkan, rasakan, hingga apa yang dia lakukan sehari-hari. Blog kemudian juga menjadi Diary Online yang berada di Internet. Satu-satunya hal yang membedakan Blog dari Diary atau Jurnal yang biasa kita miliki adalah bahwa Blog dibuat untuk dibaca orang lain. Para Blogger dengan sengaja mendesain Blog-nya dan isinya untuk dinikmati orang lain.

Sejarah Blog
Blog pertama kemungkinan besar adalah halaman What’s New pada browser Mosaic yang dibuat oleh Marc Andersen pada tahun 1993. Kalau kita masih ingat, Mosaic adalah browser pertama sebelum adanya Internet Explorer bahkan sebelum Nestcape. Kemudian pada Januari 1994 Justin Hall memulai website pribadinya Justin’s Home Page yang kemudian berubah menjadi Links from the Underground yang mungkin dapat disebut sebagai Blog pertama seperti yang kita kenal sekarang.

Hingga pada tahun 1998, jumlah Blog yang ada diluar sana belumlah seberapa. Hal ini disebabkan karena saat itu diperlukan keahlian dan pengetahuan khusus tentang pembuatan website, HTML, dan web hosting untuk membuat Blog, sehingga hanya mereka yang berkecimpung di bidang Internet, System Administrator atau Web Designer yang kemudian pada waktu luangnya menciptakan Blog-Blog mereka sendiri.

Pada Agustus 1999 sebuah perusahaan Silicon Valley bernama Pyra Lab meluncurkan layanan Blogger.com yang memungkinkan siapapun dengan pengetahuan dasar tentang HTML dapat menciptakan Blog-nya sendiri secara online dan gratis. Walaupun sebelum itu (Juli 1999) layanan membuat Blog online dan gratis yaitu Pitas telah ada dan telah membuat Blogger bertambah hingga ratusan, tapi jumlah Blog tidak pernah bertambah banyak begitu rupa sehingga Blogger.com muncul di dunia per-blog-an. Blogger.com sendiri saat ini telah memiliki hingga 100.000 Blogger yang menggunakan layanan mereka dengan pertumbuhan jumlah sekitar 20% per bulan. Blogger.com dan Pitas tentu tidak sendirian, layanan pembuat blog online diberikan pula oleh Grouksoup, Edit this Page dan juga Velocinews.

Sejak saat itu Blog kian hari kian bertambah hingga makin sulit untuk mengikutinya. Eatonweb Portal adalah salah satu daftar Blog terlengkap yang kini ada diantara daftar Blog lainnya. Ribuan Blog kemudian bermunculan dan masing-masing memilih topik bahasannya sendiri, dimulai dari bagaimana menjadi orang tua yang baik, hobi menonton film, topik politik, kesehatan, sex, olahraga, buku komik dan macam-macam lagi. Bahkan Blogger ada Blog tentang barang-barang aneh yang dijual di situs lelang Ebay yang bernama Who Would By That?. Cameron Barret menulis pada Blog-nya essay berjudul Anatomy of a Weblog yang menerangkan tema dari Blog. “Blog seringkali sangat terfokus pada sebuah subjek unik yaitu sebuah topik dasar dan/atau sebuah konsep yang menyatukan tema-tema dalam Blog tersebut.” Secara sederhana topik sebuah Blog adalah daerah kekuasan si Blogger-nya tanpa ada editor atau boss yang ikut campur, tema segila apapun biasanya dapat kita temukan sejalan dengan makin bermunculannya Blog di Internet. Dan ya, ide itu telah terpikirkan, Blogger bahkan sekarang telah membuat Blog dari Blog, dan bahkan Blog dari Blog dari Blog.

Dari sedemikian banyak Blog yang ada, Blog-Blog yang menetapkan standar dari Blog dan terkenal sehingga memiliki penggemarnya sendiri diantaranya adalah Blog milik Jorn Barger, Robot Wisdom yang disebut-sebut merupakan Blog terbesar dan paling berguna dimana dia setiap harinya menyodorkan sekian banyak link yang dibentuk dari ketertarikannya pada seni dan teknologi. Camworld adalah Blog populer milik Cameron Barret seorang Desainer Interaktif dimana dia mengkatagorikan topik-topik Blog-nya pada katagori, Random Thoughts, Web Design dan New Media. Camworld dapat disebut sebagai Blog klasik dalam arti Blog tersebut mengandung dosis tepat dari karakter dan opini pribadi dicampur dengan keselektifan pemilihan link-nya.

Blog terkenal lainnya diantaranya, “Obscure Store”http://www.obscurestore.com/ milik Jim Romenesko yang menyediakan link bertemakan berita dan gosip serta hal-hal kecil yang sedikit mengarah pada underground movement, Lawrence Lee juga setiap hari mengupdate Blog-nya, Tomalak’s Realm dengan link-link pada berita tentang Web Design dan Net Business. Memepool dengan pilihan koleksi link-nya yang unik disertai analisis cerdas juga digemari sebagai Blog yang istimewa. Kottke.org merupakan Blog menarik milik Jason Kottke seorang Web Designer yang tinggal di San Francisco, di Blog-nya dia menulis bahwa Blog-nya tersebut adalah caranya mengisi waktu luang untuk menyusun kembali tulisan-tulisan, desain-desain dan critical skill-nya. Tak lupa juga Blog milik Dave Winer, Scripting News, salah satu Blog pertama yang banyak memberikan link tentang pemrograman.

Blogger
Siapa sih para Blogger di Internet ini? Rebecca Blood pada Blog-nya Rebecca’s Pocket mengatakan bahwa para Blogger mulanya adalah mereka yang telah mengajarkan diri mereka sendiri HTML karena mereka menyenanginya, atau mereka yang setelah seharian bekerja di kantor dot.com mereka, dan kemudian menyisakan waktu luang beberapa jam setiap harinya untuk melakukan web surfing dan memasang hasilnya pada Blog mereka. Mereka adalah apa yang ia sebut orang-orang yang antusias pada web. “These were web enthusiast.” tulisnya. Evan Williams, pendiri Blogger.com berpendapat, “Mayoritas Blogger adalah anak-anak muda atau mahasiswa. Dan banyak diantara mereka yang menggunakannya untuk berkomunikasi dengan teman-temannya.”.

Setiap orang tentu saja dapat membuat Blog-nya masing-masing, tapi seperti yang dikatakan Evan, Blogger saat ini kebanyakan terdiri dari para penulis diary muda yang dinamis, offbeat dan punya opini untuk segala hal. Dalam kata lain mereka adalah generasi yang tidak takut berpendapat dan mengungkapkan pendapat mereka.

Lalu apa gunanya membuat Blog? Apa yang mungkin didapatkan oleh seorang Blogger dalam usaha mengurus Blognya? Rabecca Blood menulis bahwa setelah ia membuat Blog-nya ada dua efek samping yang terjadi yang tidak ia perkirakan sebelumnya. Pertama ia menemukan kembali minatnya semenjak ia mulai membuat Blog. Dan hal kedua yang lebih penting, ia mulai lebih menghargai cara pandangnya sendiri.

Ketika setiap harinya ia mengupdate Blog-nya ia mulai mempertimbangkan opini dan ide-idenya dengan lebih hati-hati dan ia mulai merasakan bahwa perspektifnya adalah unik dan penting untuk disuarakan.

Ketika seorang blogger menuliskan apa yang ada di pikirannya, maka ia akan sering berkonfrontasi dengan pikiran-pikiran dan opininya sendiri. Menulis Blog, atau Blogging, setiap hari akan membuat Blogger menjadi penulis yang lebih percaya diri. Dengan terbiasa mengekspresikan pikirannya pada Blog-nya, seorang Blogger dapat dengan lebih baik mengartikulasikan opininya. Blog bahkan dapat menjadi semacam terapi jiwa.

Tentu saja tidak semua orang adalah seorang Natural-Born Blogger dan dapat memproduksi Blog yang menarik. Di luar sana ada banyak Blogger yang merasa perlu mendokumentasikan diri setiap kali ia bersin, atau anak-anak muda yang menuliskan “Saya bosan” atau “School Sucks!” setiap tiga jam sekali. Amy Jo Kim seorang konsultan dan pengarang buku “Community Building on the Web: Secret Strategies for Succesful Online Communities”, menulis bahwa diperlukan beberapa syarat dasar khusus untuk menjadi seorang Blogger, yaitu kemampuan untuk mengekspresikan diri, keinginan untuk berkomunikasi dengan orang banyak dan minat pribadi pada “keterusterangan”.

Blog dengan caranya sendiri sepertinya membuat hidup, pikiran, opini dan kegiatan Bloggernya lebih mempunyai tujuan dan lebih teratur.

Komunitas Blog dan Budaya Digital
Sejalan dengan kepribadian sebuah Blog, si Blogger atau editor dari sebuah Blog biasanya menerima pula kontribusi-kontribusi link unik dari para penikmat Blog-nya. Beberapa website Blog juga menerima feedback terhadap opini dan komentar dari link suatu artikel atau suatu isu yang dimuat. Blog karenanya pula bersifat interaktif dan membentuk komunitas-komunitas para Blogger yang saling me-link-kan Blog mereka satu sama lain.

Para Blogger diwakili oleh Blog mereka mengekspresikan persahabatan, permusuhan dan seringkali melakukan perdebatan yang mereka muat dalam Blog mereka masing-masing yang kemudian mereka link-an pada opini awal yang mereka komentari. Sebuah percakapan dapat berkembang antara 3 hingga 4 Blog sekaligus sambil merujuk pada jawaban mereka di Blog lain. Kelompok pemujaan pada pribadi Blog tertentu bermunculan, beberapa nama Blogger muncul dan muncul kembali pada update harian Blog seseorang yang diidolakannya, atau nama tersebut muncul pada daftar Blog lainnya yang Blogger itu ikuti.

Blog adalah budaya digital tersendiri dan komunitas elektroniknya bertebaran di internet dan dengan sedemikian banyak Blog di Internet yang selalu mencari website-website yang menarik maka Blog menjadi unik. Seperti yang dituliskan Cameron Barret bahwa Blog saat ini adalah indikator akurat tentang apa yang sedang terjadi di Internet dan di dalam komunitas web. “Blog adalah simbol dari apa yang hebat tentang Internet.” tulisnya.

Keinteraktifan adalah hal lain yang didapatkan dari Blog. Internet bukan saja memungkinkan para Blogger memberikan opini dan komentar mereka tentang suatu isu, tapi juga memungkinkan para pembaca Blog menuliskan opininya pula tentang opini yang ia baca. Pro, kontra, link, tambahan informasi, fakta baru, semuanya kemudian terkandung dalam satu situs Blog besar. Jon Katz dalam tulisannya di Slashdot, Here Come The Weblog, May 1999, menggambarkan Blog sebagai rangkaian evolusi menuju “New Media”. Blog berhasil mendemostrasikan banyak hal tentang budaya interaktif yang disukai orang, terutama anak-anak muda, tulisnya.

Salah satu Blog yang terkenal keinteraktifannya adalah Slashdot yang terkenal dengan semboyannya “News for Nerds. Stuff that Matters” yang dikelola oleh beberapa moderator. Di Slashdot satu opini menghasilkan sekian banyak lagi komentar pro atau kontra yang didukung dengan link yang mereka kontribusikan.

Salah satu Community Blog yang perlu dikunjungi pula adalah MetaFilter. Jika banyak Blog lebih bersifat personal, dikendalikan dan ditulis oleh satu orang, atau mencerminkan pribadi satu seseorang, maka katagori Community Blog, seperti MetaFilter hidup dari kontribusi banyak orang dimana setiap harinya para blogger ini sama-sama mengisi MetaFilter dengan link-link mereka dimana mereka menuliskan komentar-komentar mereka pula di dalamnya. Saat ini ada 13511 anggota aktif di MetaFilter, dimana setiap link yang didonasikan ke MetaFilter tentu saja kemudian bisa dikomentari oleh blogger lainnya lagi. Interaksi adalah salah satu daya tarik kuat dari Blog.

Keinteraktifan Blog adalah salah satu faktor yang menunjang kepopulerannya. Media konvensional yang bersifat satu arah berubah bentuk menjadi tempat dimana suara semua orang mendapat tempat, walau belum tentu berharga. Blog memiliki kebalikan struktur dari media konvensional yang bersifat top-down, membosankan dan arogan, kata Jon Katz. Blog juga adalah contoh tepat evolusi komunitas eleltronik dan kemampuan orang yang secara online membuat media yang mereka kostumisasi sendiri, Jon Katz meneruskan. Media yang dikustomisasi sendiri yang dimaksud, adalah media yang lepas dari kecurigaan media sebagai corong korporasi besar. Blog kemungkinan besar adalah masa depan media yang kita saksikan sekarang.

Cameron Barret mengatakan hal yang sama, bahwa “Big Idea” dari Internet adalah kekuatan informasi yang terdistribusi dan jurnalisme gaya Blog adalah jurnalisme media online dalam tingkat yang lebih tinggi. Rebecca Blood menulis: Dengan komentar-komentar tak kenal takut dan sarkasme mereka Blogger mengingatkan kita betapa seringkali media konvensional terinfeksi oleh vested-interest dalam membuat berita.

Blog dengan kecenderungannya memilih-milih berita dan artikel serta website sesuai dengan preference personal Blogger-nya, membuat seolah The Web telah di-_filter_, The Web telah dijelajahi terdahulu (_pre-surfed_) oleh para Blogger dan kita tinggal menikmati apa yang telah disediakan para Blogger pada Blog yang kita sukai. Para Blogger memilihkan link pada website dan berita yang paling aneh, paling bodoh, hingga paling lengkap atau tidak lengkap dari Web. Jon Katz menyebut Blog, Filtered News. Blog sebagai saringan The Web telah menyelamatkan kita dari kekacauan atau kesentralan informasi online yang sekarang terjadi di Internet.

Scott Rosenberg dalam kolomnya di Salon menuliskan pendapatnya tentang Blog dan para Blogger. Blogger, tulisnya, telah menemukan ceruk (_niche_) baru yang subur dalam lingkungan informasi Web. Mereka memenuhi ramalan para visionaris internet terhadap munculnya jenis baru para jurnalis online, tetapi bedanya daripada mencari berita di dunia nyata, mereka menyiangi internet untuk mendapatkan berita.

Blogger menurut sifat dasarnya bukanlah reporter, mereka berperan sebagai editor dalam Blognya masing-masing dan dalam sebuah dunia dengan budaya media yang telah jenuh, Blog menjadi suara-suara alternatif yang menyuarakan bunyi independen dalam setiap ulasannya. Blog bukanlah obat mujarab untuk budaya yang telah jenuh dengan media, tapi mudah-mudahan Blog adalah salah satu peredanya tulis Rabecca Blood.

Memiliki Blog sendiri dan Blog Indonesia
Cara paling direkomendasikan untuk memiliki Blog sendiri adalah dengan mendaftarkan diri kamu di Blogger.com, belajar sedikit tutorial HTML dasar dan Here you go! Kamu sudah memiliki Blog kamu sendiri. Blogger.com tidak membatasi jumlah Blog yang bisa kamu miliki, tidak membatasi kapasitas panjang dari Blog kamu. Kamu bisa memilih desain interface Blog kamu dari template yang telah disediakan, atau jika kamu sudah menguasai HTML kamu bisa merancangnya sendiri atau memodifikasinya. Blog kamu bisa ditempatkan dilayanan website gratis seperti Tripod atau Geocities atau bisa juga ditempatkan di server yang disediakan Blogger.com.

Kamu juga bisa mendapatkan tutorial-tutorial dan bertanya tentang Blog pada forum diskusi yang disediakan oleh Blogger.com. Cara mengisi Blog kamu adalah dengan masuk ke Blogger.com dan menuliskan di area yang sudah disediakan, atau menggunakan fasilitas yang diberikan oleh Blogger.com, dimana dengan satu klik kamu dapat membuat link ke website yang sedang kamu lihat dan kamu dapat memasukkan komentar kamu. Tapi yang paling penting tentu siapkan diri kamu buat mengorganisir lagi opini dan pendapat-pendapat kamu dan latih otot kritis yang kamu miliki.

Apa yang membuat suatu komentar adalah komentar yang bagus? Weblog Resource memberikan beberapa tips. Secara ideal, komentar kamu perlu menjelaskan tentang link yang kamu buat dan kenapa kamu memasang link tersebut. Sebuah komentar tidak cukup hanya berkata link ini cool misalnya, komentar seperti ini tidak berguna buat pengunjung Blog kamu. Tips singkat yang paling berguna? Jadilah diri kamu sendiri, dan mulailah menulisi Blog yang kamu miliki.

Apa ada para Blogger indonesia? Yap.. Website yang mendaftar para Blogger Indonesia yaitu Indo.Blogs. Kriteria satu-satunya agar Blog kamu terdaftar pada Indo.Blogs hanyalah berkebangsaan Indonesia, tanpa memandang secara geografis lokasi kamu berada.

Indo.Blogs mendaftar sekitar 40-an Blog yang ada, keseluruhan secara kasar ada sekitar 100-an Blogger Indonesia dengan personalitinya masing-masing. Kebanyakan mahasiswa atau berprofesi di bidang IT dan Web Desain. Ada yang keseluruhan memakai Bahasa Inggris sebagian lagi memakai Bahasa Indonesia dan sebagian lagi mencampur bahasa yang digunakan. Sayangnya banyak juga yang tidak terupdate setiap hari. Jarak antara satu update dengan yang lain bisa satu bulan lamanya dan kebanyakan lebih berupa jurnal pribadi daripada Blog yang banyak memuat link. Tapi kebanyakan memiliki desain Blog yang menarik dan sederhana, dan Blogger Indonesia tidak lupa mencantumkan sahabat-sahabat Blog mereka dengan rapih seperti yang biasa dilakukan oleh Blogger luar negri.

Lalu apakah ada Community Blog Indonesia? Yupe ada. Silahkan arahkah browser kita ke MSN.OR.ID. Para Blogger disini disebut “celetukers” karena sifatnya dimana masing-masing Blogger memang menyeletukan sesuatu yang kemudian mengisi website ini.

Saat ini ada 64 celetukers dengan masing-masing link ke Blog mereka. Website ini bermula dari mereka yg dulu sering chatting di server microsoft comic chat (irc.msn.com) dan setelah server tersebut kemudian ditutup, maka para penghuninya kemudian mendirikan website ini.

Lebih jauh lagi tentang Komunitas Blogger di Indonesia? Berarti kamu harus gabung sama mailing listnya. Bloggerians adalah mailing list diskusi terbuka untuk komunitas para Blogger Indonesia yang terbentuk sejak bulan Maret 2001 dan saat ini dianggotai oleh 45 anggota.

Mayoritas Blogger Indonesia masih berasal dari kalangan website desainer atau system administrator, atau mereka yang pekerjaannya memang membuat mereka akrab dengan dunia membuat website. Walau begitu, diskusi menarik sering pula terjadi disitu.

Generasi Kedua
Pada tulisannya di Star Telegram, Frances Katz (ada hubungan dengan Jon Katz?) menulis bahwa Blog adalah generasi kedua dari Home Page Pribadi. Perbedaan utama antara Home Page Pribadi dan Blog yaitu, Home Page Pribadi adalah tempat dimana kamu menempatkan foto keluarga, foto kamu dan kemudian mendistribusikan informasi pada lingkaran kecil teman-teman dan keluarga. Sedang Blog dirancang untuk “pengunjung”. Blog memiliki suara spesifik dan kepribadian. Blog karenanya adalah kepanjangan interaktif dari pembuatnya.

Apakah Blog memang suara murni media baru seperti yang diramalkan? Atau hanya sekedar trend digital? Dan akan bertahan lamakah Blog-Blog di Internet? Tentu saja ini jawaban yang perlu dijawab oleh para Blogger sendiri. Banyak orang saat ini memiliki idealisme terhadap Blog sebagai sebuah konsep desentralisasi informasi yang mengembalikan berita kembali di tangan para penggunanya dan tidak dimonopoli lagi oleh korporasi besar atau perusahaan media. Tentu saja masih sekian tahun lagi kita melihat apakah konsep yang bermula dari budaya dan komunitas ini bisa terjadi atau tidak. Kritik terhadap ledakan jumlah Blog yang sekarang terjadi pun sudah banyak disuarakan. Berapa murni lagi suara Blog bisa bertahan? Perdebatan tentang hal ini terus terjadi di Web. Untuk saat ini, buat kamu yang berminat hanya satu saran, BLOG ON!

20 April 2005

Mengenal Aral Kreativitas

Kreatifitas adalah jantung dari inovasi. Tanpa kreatifitas tidak akan ada inovasi. Sebaliknya, semakin tinggi kreatifitas, jalan ke arah inovasi semakin lebar pula. Sayangnya, banyak pendapat keliru tentang kreatifitas. Misalnya, kreatifitas itu hanya dimiliki segelintir orang berbakat. Lebih salah kaprah lagi, kreatifitas itu pembawaan sejak lahir. John Kao, pengarang buku Jamming: The Art and Discipline in Bussiness Creativity, (1996), membantah pendapat ini. "Kita semua memiliki kemampuan kreatif yang mengagumkan. Dan benar kreatifitas bisa diajarkan dan dipelajari," kata Kao.

Kreatifitas selalu dimiliki orang berkemampuan akademik dan kecerdasan yang tinggi. Ini juga pendapat keliru. Berbagai penelitian membuktikan, sekalipun kreatifitas bisa dirangsang dan ditingkatkan dengan latihan, namun tidak berarti orang cerdas dan berkemampuan akademik tinggi otomatis bisa kreatif. Lagi pula, untuk jadi kreatif ternyata tidak cukup berbekal skill dan kemampuan kreatif belaka. John G. Young, pengarang buku berjudul Will and Won't: Autonomy and Creativity Blocks (2002), berkesimpulan bahwa kreatifitas juga membutuhkan kemauan atau motivasi. Mengapa?

"Sebab memiliki ketrampilan, bakat, dan kemampuan kreatif tidak otomatis membuat seseorang melakukan aktivitas yang menghasilkan output kreatif. Ia bisa memilih tidak melakukan aktivitas kreatif. Jadi faktor dorongan atau motivasi sangat penting di sini," tegas Young.

Creativity blocks
Pendapat-pendapat di atas diperkuat oleh Madhukar Shukla, pengarang buku The Creative Muse: Story of Creativity and Innovation. Ia menyatakan, "Beda antara orang kreatif dan yang tidak hanyalah pada kemampuan orang kreatif dalam menghalau aral (penghalang) kemampuan kreatifitas."

Paparan-paparan para pakar di atas makin menegaskan bahwa semua orang memiliki karunia yang menakjubkan dalam hal kreatifitas. Namun, sekalipun semua orang berpotensi dan punya bakat kreatif, ada penghalang tertentu yang menyebabkan adanya kecenderungan orang yang satu bisa lebih kreatif daripada yang lain. Ini menghantarkan kita pada pertanyaan; bagaimana cara menghilangkan aral atau penghalang-penghalang kreatifitas tersebut?

Tentu saja langkah awalnya adalah dengan mengenali anatomi aral kreatifitas. Ringkasnya, aral kreatifitas (creativity block) adalah kondisi internal maupun eksternal (lingkungan) yang menghalangi proses kreatif. Aral internal berasal dari dalam diri individu sendiri dan bisa berbentuk pola pikir, paradigma, keyakinan, ketakutan, motivasi, dan kebiasaan.

Ada kalanya seseorang mempunyai bakat-bakat kreatif dan tertantang untuk mengembangkannya. Sayang, lingkungan sekitar bukannya mendukung dan mewadahi, namun malah menghalanginya. Kondisi lingkungan yang menghambat kreatifitas dan ini bisa berupa aral sosial, organisasi, dan kepemimpinan. Secara singkat, pembahasan kedua jenis aral kreatifitas tersebut adalah sbb:

Aral pola pikir
Dalam konteks kreatifitas, dikenal dua pola berpikir. Pertama adalah pola pikir produktif yang artinya jika dihadapkan pada suatu masalah, seseorang akan berusaha menemukan cara berpikir berbeda, cara pandang baru (sekalipun tidak selalu orisinil), sikap dan perilaku berbeda, merespon dengan cara-cara non konvensional, bahkan unik. Pola semacam inilah yang membuka jalan dan selalu merangsang kreatifitas seseorang.

Kedua, adalah pola pikir reproduktif yang artinya jika dihadapkan pada masalah, seseorang akan cenderung merespon dengan cara yang sama, mengulang pola pikir atau cara pemecahan lama yang sudah terbukti berhasil. Itu sebabnya pola pikir reproduktif menjadi salah satu penyebab utama kekakuan berpikir, dan dengan demikian menjadi aral kreatifitas.

Seringkali, pola pikir reproduktif berlangsung secara mekanikal atau nyaris otomatis. Dan ini terkondisikan oleh hasil pendidikan model skolastik atau lingkungan yang menuntut cara-cara berpikir praktis dan sangat terstruktur. Sampai pada saat kita mentok dalam upaya pencarian variasi solusi, di titik itulah baru kita sadari keterbatasan pola pikir reproduktif.

Aral paradigma
Tak beda jauh dengan aral pola pikir adalah aral paradigma. Sebagai cara mempersepsi, memahami, dan menafsirkan dunia sekelilingnya, atau alat untuk melahirkan gambaran batin, paradigma seseorang sangat mempengaruhi kreatifitas. Seorang dengan paradigma anti konflik umumnya kurang menyukai perubahan, atau bahkan membenci perubahan yang lebih dianggap sebagai ancaman terhadap kemapanan daripada dipersepsi sebagai peluang perbaikan. Padahal, kreatifitas seringkali merupakan aktivitas yang melampaui kemapanan. Kreatifitas dapat terlahir atau terstimulasi melalui benturan, persinggungan, percampuran, dan penyatuan berbagai unsur yang berbeda atau bahkan saling bertentangan.

Aral keyakinan
Turunan dari paradigmaadalah keyakinan yang bisa menjadi pendorong atau justru menjadi faktor penghambat kreatifitas. Kreatifitas sering memunculkan output baru yang berlawanan atau bahkan mengalahkan hal lampau, mengalahkan senioritas, mengalahkan pengalaman, atau mengalahkan hirarki. Dalam hal keyakinan yang dianut menabukan inisiatif, mengharuskan penghormatan pada senioritas, hirarki, atau pengalaman misalnya, maka manifestasi kreatifitas umumnya relatif terhambat. Nah, sampai batas mana individu bisa mengelola aral ini, sampai pada batas itulah ia bisa menyediakan ruang kreatifitas bagi dirinya sendiri.

Aral ketakutan
Barangkali aral kreatifitas yang paling mudah dikenali adalah rasa takut. Aral ini bisa berupa takut diabaikan, takut dicemooh, takut dievaluasi, takut dihakimi, takut dianggap bodoh, takut pada ketidaksempurnaan, takut mencoba, takut ambil risiko, takut ide tidak berjalan seperti yang diharapkan, takut gagal, dll. Salah satu sebab mengapa banyak rapat-rapat kurang maksimal atau kurang kreatif adalah karena masih kuatnya aral ketakutan yang membelenggu para pesertanya. Pendek kata, kebanyakan rasa takut membuat seseorang cenderung enggan mewujudkan potensi dan mengembangkan kreatifitasnya.

Aral motivasional
Motif sangat mempengaruhi sikap, perilaku, keinginan, atau tindakan-tindakan sengaja lainnya. Tanpa motivasi orang cenderung tidak terdorong dan tidak tergerak untuk meraih sesuatu yang diinginkannya. Padahal kreatifitas sering menuntut satu rangkaian persiapan, pemikiran, pendefinisian persoalan, dan pemecahannya. Semuanya membutuhkan --dalam derajat tertentu-- usaha dan kerja keras. Bila motivasi rendah, orang cenderung kurang menyukai kerja keras, kurang tekun, dan enggan memanfaatkan kemampuan kreatifnya untuk memecahkan tantangan.

Aral kebiasaan
Sebagai perpaduan antara pengetahuan, ketrampilan, dan keinginan, maka kebiasaan pun jelas berpengaruh pada kreatifitas. Orang-orang kreatif umumnya memiliki kebiasaan- kebiasaan yang menstimulasi kreatifitas. Sementara orang- orang yang kurang kreatif juga memiliki kebiasaan-kebiasaan tertentu, yang sayangnya bisa meredam kreatifitas. Misalnya; suka menghindari masalah (bukannya mencari solusi), malas berpikir, menghindari tantangan, menghindari tanggung jawab, menghakimi ide-ide baru, berpuas diri, menghindari hal-hal imajinatif, dll. Dihadapkan pada kebiasaan-kebiasaan maka tantangan kreatifitas tidak ada artinya.

Aral sosial
Kreatifitas kadang bukan semata aktivitas individual sehingga langsung atau tidak juga dipengaruhi aspek sosial. Situasi sosial tertentu cukup apresiasif dan menghargai kreatifitas dengan layak sehingga bisa lebih memotivasi indvidu-individu untuk produktif dan kreatif. Sementara situasi sosial lainnya relatif kurang apresiasif atau bahkan mengekang. Pendidikan tradisional misalnya, sering dianggap sebagai salah satu produk sosial yang kurang memberi tempat bagi kreatifitas.

Aral organisasi
Kini organisasi bisnis menempatkan kreatifitas sebagai motor sekaligus bahan bakar inovasi. Sekalipun peran kreatifitas diakui besar, namun banyak organisasi gagal menyediakan lingkungan atau iklim yang kondusif bagi kreatifitas. Organisasi yang konservatif biasanya kurang merangsang kreatifitas. Sebut pula batasan-batasan seperti hirarki, aturan yang tidak fleksibel, ketiadaan wadah bagi ekspresi kreatif, egoisme antar departemen, buruknya komunikasi, atau situasi organisasi yang sangat terpolitisasi. Potensi kreatif individu sering tidak maksimal dalam iklim seperti ini.

Aral kepemimpinan
Dalam kehidupan sosial dan organisasional, faktor gaya kepemimpinan juga berpengaruh secara signifikan terhadap proses kreatifitas. Jika pemimpin organisasi kurang memberi ruang kebebasan, kurang bisa momotivasi, tidak mampu memberi tantangan, tidak mampu mengelola hasrat kreatif, kurang memberi penghargaan, tidak memberi kepercayaan, tidak mendukung, dan tidak mampu menciptakan lingkungan yang kondusif, maka kreatifitas individu-individu dalam organisasi jelas akan terhambat. Seberapa kreatif individu- individu dalam tim, namun jika tidak didukung oleh kemampuan manajemen kreatif pemimpinnya, hasilnya juga kurang menggembirakan.

19 April 2005

Bicaralah Dengan Bahasa Mereka

Dalam mengenalkan psikologi dan bimbingan kejiwaan pada remaja, sudah menjadi suatu keharusan untuk dapat menggunakan bahasa yang dapat dipahami, dicerna, dan diterima oleh remaja. Hal ini sangat penting karena pada umumnya remaja menganggap masalah kejiwaan bukan suatu hal yang penting. Jika dalam penyampaiannya lebih cenderung konservatif (ceramah) yang bersikap menggurui dan menghakimi, apalagi jika pembimbing memposisikan sebagai orang yang lebih tahu dari audiens, maka tingkat efektifitasnya tidak akan lebih dari 25%.

Kita harus lebih banyak berbicara dengan bahasa mereka, mengikuti perkembangan bahasa trend/gaul remaja cukup membantu, perbanyak membahas contoh kasus yang ringan dan sering dihadapi oleh para remaja. Dengan demikian mereka akan lebih mampu membayangkan dan menerima materi dengan baik.

Hindari sindiran-sindiran mengenai prilaku audiens yang kurang sesuai dengan sikap kepribadian yang baik, apalagi jika dilakukan di depan umum yang teman temannya mengetahui prilaku tersebut. Hal demikian akan memicu rasa tidak simpati dari audiens yang disindir dan sikap meremehkan dari audiens yang lain terhadap yang disindir.

Posisikan diri kita sebagai teman mereka atau kakak, meskipun kita sebenarnya adalah orangtua atau guru BK mereka, dengan demikian diharapkan akan timbul kepercayaan dari para audiens terhadap pembimbingnya.

Pembimbing dalam menjalankan bimbingannya harus komitmen dalam memberikan perhatian pada kliennya. Pembimbing harus siap kapanpun klien membutuhkan dirinya untuk curhat ataupun minta advis. Jika pembimbing tidak ada saat klien membutuhkannya, apalagi jika pembimbing menolaknya, maka kepercayaan klien terhadap pembimbingnya akan memudar.

18 April 2005

Spiritualitas dalam kajian psikologi

Ketika Victor Frankl masuk dalam kamp konsentrasi NAZI, dia sempat mengamati ada para penghuni kamp yang mampu bertahan di tengah kondisi yang sangat berat. Ancaman kematian jelas-jelas ada di depan mata.

Kemampuan survive seperti itu tentu saja menarik perhatian Frankl. Kenapa kok bisa bertahan? Ternyata mereka memiliki semangat untuk hidup dan mencari makna hidup di tengah situasi semacam itu (search for meaning).

Dari situlah kemudian Frankl menganggap bahwa eksistensi manusia itu ditentukan oleh tiga hal: kebebasan (freedom), tanggung jawab (responsibility) dan keruhanian (spirituality). Masuknya aspek spiritualitas tentu saja cukup menarik perhatian.

Ini pula yang kemudian diadopsi oleh Zohar dan Marshal sehingga menghasilkan apa yang disebut sebagai kecerdasan spiritual. Untuk mudahnya disebutlah dengan SQ. ini melengkapi Q yang sebelumnya hadir yaitu IQ dan EQ.

Sebenarnya kecerdasan spiritual juga telah diintrodusir oleh Gardner melalui konsep multiple intelligence. Bahwa kecerdasan individu tidak cukup hanya dengan melihat pada kemampuan kognisi dan emosinya semata.

Mungkin 20-30 tahun lalu konsep spiritualitas tak begitu menarik perhatian para penggiat psikologi. Namun penemuan-penemuan dalam bidang neurosains semakin membuktikan bahwa manusia memiliki kebutuhan spiritualitas sebagai bentuk pemenuhan kebutuhan jiwanya. Adanya istilah God Spot, sebuah istilah yang ditemukan dari hasil penelitian Michael Persinger dan V. Ramachandran, seolah menjadi justifikasi dan penguat akan hal tersebut. Tak heran ada beberapa kalangan yang beranggapan bahwa suatu saat psikologi akan ketinggalan dengan neurosains dalam pengkajian masalah-masalah semacam ini.

Ketika aliran transpersonal muncul, ada yang mengecap itu hanyalah sebuah bentuk pseudo-science (ilmiah semu) karena dianggapnya terlalu mistikal, transendental, dan sama sekali tak layak dikaji dalam disiplin psikologi. Klaim tak layak selalu muncul tatkala ada sebuah usaha pencarian yang terkesan “jauh dari prosedur yang ada”. Klaim-klaim inilah yang mestinya menjadi sebuah renungan bahwa ilmu itu adalah sebuah usaha pencarian, bukan usaha pengklaiman!

Meskipun ada kesan berbau-bau mistikal semacam itu, bukan berarti hal tersebut tidak memiliki hak untuk dijadikan objek kajian. Inilah tampaknya yang perlu mendapat perhatian. Tak selamanya ilmu itu kekal. Suatu saat akan pula “turun tahta”.

17 April 2005

10 Top Ranking Resiko Kesehatan Manusia

World Health Organisation (WHO) pada hari rabu mengidentifikasikan 10 resiko teratas kesehatan masyarakat dunia, pada laporan tahunannya. Resiko tersebut didapat dari rata-rata jumlah penyebab kematian yang ada dan perkiraan mereka yang berkaitan dengan hidup sehat. Sekitar 56 juta orang di dunia meninggal setiap tahunnya. Berikut ini 10 top ranking yang dikeluarkan oleh WHO tersebut:

Kekurangan Berat Badan (Underweight):
Kekurangan makanan bagi anak anak dan ibu menyebabkan 3,4 juta kematian di seluruh dunia pada th 2000. Sekitar 170 juta anak anak kekurangan gizi di banyak negara miskin dan lebih dari 3 juta dari mereka meninggal setiap tahun.

Seks Tidak Sehat:
Seks yang tidak aman menjadi peringkat kedua dunia dimana 2,9 juta kematian terjadi pada th 2000, Di Afrika, lebih 99 % infeksi HIV disebabkan sex tidak sehat. Rata rata harapan hidup di daerah yang banyak terjangkit yaitu Sub Sahara Afrika adalah 47 th, dibanding estimasi 62 th tanpa mengidap penyakit ini

Tekanan darah tinggi:

Tekanan Darah Tinggi menyebabkan 7.1 juta kematian per tahun, atau 13 persen dari semua kematian yang ada. Ini banyak disebabkan 62 % karena stroke dan 49 % penyakit pada hati.

Merokok/Tembakau:

Sumbangan tembakau mencapai 4,9 juta kematian di th 2000, sekitar 8,8 % dari seluruh kematian di dunia. WHO meyakini bahwa 8,4 juta orang akan mati di th 2020 sebagai akibat merokok dan konsumsi tembakau.

Alkohol:

Alkohol mencapai 1,8 juta kematian dalam setahun. Ini diperkirakan menyebabkan 20 - 30 % dari beberapa tipe sakit kanker dan liver. Alkohol juga menjadi faktor pemicu dari pembunuhan, kecelakaan lalu lintas dan tindakan melukai diri sendiri.

Air dan sanitasi yang tidak sehat:

Miskinnya kualitas air yang di supply dan tidak cukupnya sanitasi menyebabkan 1.7 juta kematian dalam setahun. Hal ini juga menyebabkan banyaknya kasus infeksi diare (infectious diahorrea).

Kolesterol:

Kolesterol menyebabkan 4,4 jt kematian, dan 18 % dari karena penyakit pada cardiovascular

Asap Dalam Ruang :

Bahan bakar padat seperti batu bara, atau kayu masih banyak digunakan untuk memasak atau sebagai pemanas di negara miskin, utamanya di ruangan tertutup. Asap di dalam rumah menyebabkan 35,7 % beberapa macam kanker.

Kekurangan Zat Besi:

Kekurangan zat besi menyumbang 800.000 kematian dalam setahun di dunia.

Kelebihan Berat Badan:

Di negara yang berpendapatan menengah keatas, satu milyar orang dewasa diperkirakan kelebihan berat badan, dan 300 juta rata-rata mengidap kegemukan. Lebih dari 500.000 orang meninggal setiap tahun di Amerika Utara dan Eropa karena penyakit yang berhubungan dengan kegemukan.