12 February 2005

Cinta Pada Pandangan Pertama

Survey baru-baru ini di Amerika Serikat menemukan bahwa dua dari tiga orang mempercayai cinta pada pandangan pertama. Dan lebih dari setengah yang percaya cinta gerak cepat ini mengklaim dapat jatuh cinta dengan seseorang dalam 60 menit dari pertemuan mereka.

Apa cinta pada pandangan pertama itu? Para ahli hubungan mengatakan cinta pada pandangan pertama benar-benar terjadi meskipun banyak menambahkan bahwa apa yang terjadi lebih nampak nafsu sesaat.

Dr. Earl Neuman dalam bukunya “Love At First Sight” membuat perbedaan antara nafsu dan cinta dengan mendefiniskan cinta sebagai sesuatu yang tengah berjalan, berkembang dan berubah sepanjang waktu, sementara jatuh cinta digambarkan sebuah reaksi yang lebih bersifat sesaat dan lebih berpura-pura.

Berikut petunjuk jatuh cinta pandangan pertama dengan aman:

  • Nafsu vs cinta
  • Ketika daya tarik terjadi dengan cepat, ini mungkin bukan hati Anda yang sedang berpacu tetapi beberapa bagian lain dari anatomi. Kita mungkin menginginkannya menjadi sebuah cinta tetapi kadang-kadang ini tidak lebih dari sekedar daya tarik fisik diantara dua orang.

  • Apakah ini hanya terjadi sekali?
  • Penelitian Dr. Neumann tidak menemukan banyak cinta pandangan pertama yang berulang-ulang. Satu per tiga mengalaminya hanya satu kali, sementara 17,2 persen dari responden mengalami cinta pandangan pertama dua kali dan 4,7 persen mengalami tiga kali.

  • Cinta bukan berarti hubungan
  • Cinta pandangan pertama mungkin terjadi tetapi apakah hak ini benar-benar diartikan dalam hubungan jangka panjang adalah masalah tersendiri.

  • Beberpa fakta yang perlu dipertimbangkan
  • Penelitian Neumann dalam “Love At First Sight” menunjukkan bahwa cinta pandangan pertama didominasi oleh kalangan muda. Penelitian juga menemukan bahwa pendidikan berkaitan dengan mempercayai atau tidak cinta pandangan pertama. Orang yang berpendidikan sekolah menengah lebih percaya dibanding yang sarjana dimana mereka lebih mempertimbangkan secara rasional.

    11 February 2005

    Kekuatan Berpikir Positif

    Saat ini sangat sulit untuk mengalihkan acara televisi dan menghindari berita yang terkadang membuat hidup semakin sumpek. Kita jarang mendengar cerita tentang orang baik yang melakukan hal-hal baik di dunia ini, dan tidak heran banyak diantara kita menjadi depresi, paranoid dan mudah marah.

    Dengan semua kesulitan yang kita hadapi dalam hidup ini, sangat penting saat ini untuk membiasakan diri kita untuk berpikir positif. Tidak hanya untuk kesehatan kita tetapi juga untuk anak-nak kita.

    Setiap orang didunia ini pernah mengalami depresi setidaknya sekali dalam hidupnya. Depresi adalah suatu keadaan emosi normal yang kita rasakan ketika menghadapi ketidaktentuan dan rintangan hidup yang tidak sesuai dengan keinginan kita.

    Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti trauma dan shock yang tiba-tiba, bahkan sampai hal kecil seperti kurang tidur dan liburan yang tertunda akan merangsang depresi.

    Kunci menghindarinya adalah mencegah emosi negatif dengan merubah gaya hidup dan perilaku. Kita harus memiliki suatu pandangan hidup positif, kalau tidak depresi akan selalu menang.

    Orang yang berpikiran positif selalu mengikuti suatu rencana game dalam hidup. Jika kita menunggu hidup membawa kita ke suatu tempat, kita akan jatuh pada perangkap pengharapan yang terlalu banyak dan menjadi kecewa dengan cepat.

    Dengan mengatur tujuan yang konkrit dan realistis, kita telah membuat standar diri untuk mencapai periode waktu yang jelas. Pertama kali kita mencapai tujuan, pikiran positif akan mulai muncul dengan kapabilitas dan skill. Dan yang terbaik dari segalanya adalah tingkat kepercayaan diri.

    Hal lain yang banyak orang cari dan pertahankan adalah kebebasan. Kebebasan adalah sesuatu yang paling bernilai yang dimiliki setiap orang. Kekebasan untuk berpikir, mencipta akan tumbuh seperti yang kita harapkan tentunya dengan cara yang positif.

    Ketika kita menjadi sangat tergantung dengan orang lain, kita akan berpikir destruktif dan menjadi malas. Tumbuhkan sikap ketidaktergantungan segera mungkin. Bertanggungjawablah pada hidup dan tindakan yang kita lakukan. Sekali Anda merasa mampu mengontrol hidup, kita memulai perjalanan pikiran positif kita.

    Selalu ingat ketika kita sedang memiliki masalah dengan berpikiran positif berikut ini: “Anda adalah apa yang Anda pikirkan, dan Anda merasa apa yang Anda inginkan.” Dengan melakukan ini, Anda akan selalu menjadi seorang pemenang dalam waktu baik dan seorang survivor saat waktu buruk.

    10 February 2005

    Gadis Hantuku

    Sesosok hantu datangiku ketika ku terjaga dalam malam sebulan yang lalu
    Aku takut? Tidak. Ia cantik luar biasa...
    Dan betapa ku bangga, ku telah berbincang dengan hantu wanita
    Gaun putihnya laksana baju pengantin bahagia
    Taring kecilnya, aduhai... Indah nian...
    Kikihannya menebar sejuta kerinduan
    Kehadirannya membawa sesuatu yang baru untukku...

    "Kau tak takut padaku...?"
    Aduhai, ternyata hantupun dapat mengernyitkan dahi
    Bibir pucat putih dan pasi melengkapi kesempurnaannya

    Hai! Ia bertanya padaku!

    "Tentu saja kehadiranmu yang tiab-tiba membuatku terkejut... Tapi aku takut?"

    Dan aku menggelengkan kepala...
    Ia terlalu menawan dimalam itu

    Ah, gadis hantuku...
    Kau telah gagal menakutiku, dan kau telah membuat kesalahan besar
    Kau telah membuatku jatuh cinta
    Dan sejak malam itu dan malam-malam sesudahnya, aku selalu menunggu

    Kau bisa membaca?
    Jika kelak kau lihat rentetan kata ini, kau harus tahu...
    Ku cipta puisi ini untukmu...
    Salamku dari dunia nyata...

    09 February 2005

    Kata-Kata Bijak Einsten Tentang Kehidupan

    Berikut beberapa permenungan dari Einstein tentang kehidupan

    "Hanya ada dua cara menjalani kehidupan kita. Pertama adalah seolah tidak ada keajaiban. Kedua adalah seolah segala sesuatu adalah keajaiban."

    "Usaha pencarian kebenaran dan keindahan merupakan kegiatan yang memberi peluang bagi kita untuk menjadi kanak-kanak sepanjang hayat."

    "Gravitasi tidak bertanggung-jawab atas orang yang jatuh cinta."

    "Kebahagiaan dalam melihat dan memahami merupakan anugerah terindah alam."

    "Kecerdasan tidak banyak berperan dalam proses penemuan. Ada suatu lompatan dalam kesadaran, sebutlah itu intuisi atau apapun namanya, solusinya muncul begitu saja dan kita tidak tahu bagaimana atau mengapa."

    "Hal yang paling sukar dipahami di dunia ini adalah pajak penghasilan."

    "Akal sehat adalah kumpulan prasangka yang didapat sejak usia 18 tahun."

    "Hanya sedikit yang melihat dengan matanya sendiri dan merasakan dengan batinnya sendiri."

    "Barangsiapa yang tidak pernah melakukan kesalahan, maka dia tidak pernah mencoba sesuatu yang baru."

    "Jika A sama dengan kesuksesan, maka rumusnya adalah A=X+Y+Z. X adalah kerja, Y adalah bermain, Z adalah menjaga mulut agar tetap bungkam."

    "Satu-satunya alasan adanya waktu adalah supaya segala sesuatu tidak terjadi pada saat yang bersamaan."

    "Hanya seseorang yang mengabdikan dirinya untuk suatu alasan dengan seluruh kekuatan dan jiwanya yang bisa menjadi seorang guru sejati. Dengan alasan ini penguasaan menuntut semuanya dari seseorang."

    "Nilai manusia yang sesungguhnya pada dasarnya ditentukan oleh ukuran dan rasa yang telah mencapai pembebasan dari dirinya sendiri."

    "Bagaimana mungkin engkau menjelaskan fenomena biologis yang sedemikian penting seperti cinta pertama dalam pengertian kimia dan fisika ?"

    "Seseorang baru memulai hidup jika dia bisa hidup di luar dirinya sendiri."

    "Misteri abadi dunia adalah keterpahamannya."

    "Segala sesuatu hendaknya dibuat sesederhana mungkin, tapi bukan menjadi lebih sederhana."

    Sumber: Kata-kata bijak Albert Einstein, Instsink Publishing, 2005

    08 February 2005

    Cara Jitu PDKT

    Kalau dalam dunia persilatan ada yang namanya jurus, kalau fisika atau matematika kita mengenal rumus, dalam urusan cinta juga gitu. Kita butuh jurus, rumus, tikus, eh maksudnya trik-trik khusus terutama saat pdkt, tentu saja agar usaha berjalan lancar ‘n siapa tau mujur. Buat kamu yang lagi bingung gimana sih caranya menarik perhatian doi, kayaknya poin-poin berikut ini bisa jadi solusi. Kali aja sukses ya, minimal simpati yang kmau berikan buat doi nggak dianggap angin lalu atau yang lebih parah lagi doi menolak mentah-mentah, tanpa ada tawar-menawar sedikitpun. Oya, banyak lho, tragedi penolakan terjadi lantaran cara yang digunakan salah atau ngaco. Nah, supaya hal itu nggak terjadi, nggak ada salahnya kok mengikuti intruksi berikut ini. Siapa tau lagi hoki, kalau nggak, ya, apa boleh buat, bersiaplah gigit jari. Namanya juga usaha, ya, toh!

    Kenalan
    Tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta, pepatah itu ternyata bukan isapan jempol belaka. Bener lho, kalo kamu nggak kenal doi, jangankan pacaran, jadi temen aja mungkin nggak mungkin.
    So, kalau kalian belum saling kenal, ya kenalan dulu dong. Setelah kenal, setelah tau siapa doi sebenarnya, baru deh lanjutin ke poin berikut.

    Curi Pandang
    Kalu keberulan kita berada di tempat yang samadengan doi, jangan pernah buang kesempatan utnuk memperhatikannya. Memantau gerak geriknya, siapa tau bisa bertemu pandang, kan asyik tuh, bisa melihat binar-binar di bola mata doi. Tapi ingat, tetaplah bersikap wajar, jangan sampai ada kesan memata-matai. Bukan apa-apa, kalau kebetulan tatapan kalian bertemu, kan situ bisa repot sendiri. Doi bisa curiga dan ujung-ujungnya malah menghindar.

    Sapa Duluan
    Jangan menunggu untuk disapa, kamulah yang harus memulainya. Berikan doi sapaan yang paling ramah yang belum pernah kamu berikan buat orang lain. Kalau kebetulan lewat di depannya, jangan lupa untuk berbasa-basi sebentar, sekedar say hello, misalnya. Jangan salah, dengan sapaan yang singkat itu, biasanya meninggalkan kesan mendalam di hatinya, lho!

    Ajak Ngobrol
    Terlibat dalam obrolan yang seru dengan doi pasti indah banget, tuh! Berjam-jam duduk dengannya nggak bakal terasa asal bisa berbagi cerita. Ajak doi ngobrol, topiknya bisa apa aja yang penting menarik, dari hobi, gosip atau politik sekalipun kalau itu bisa bikin kalian enjoy, kenapa enggak. Dari obrolan itu kamu bisa tau kayak apa sih karakter doi sesungguhnya, dari ucapannya, gaya bicara sampai pola pikir doi. Intinya, sambil menyelam minum air, gitu. Kali aja di sela obrolan itu kamu bisa ngungkapin perasaan kamu yang sebenarnya.

    Pinjam Sesuatu
    Kalau kalian sudah saling mengenal apalagi cukup akrab, itu lebih baik lagi. Sebab kalau sudah akrab artinya ada sejuta alasan yang bisa kamu gunakan untuk lebih dekat dengan doi atau minimal menarik perhatiannya. Misalnya kalau kamu satu kelas pinjem buku catetan doi, sekalipun nggak ada materi yang perlu dicatat (maksa banget ya) atau pinjam pulpen, asal jangan lupa dikembalikan lagi. Bukan apa-apa, nanti doi bakal ngecap kamu orang yang nggak bertanggung jawab. Nah, kalau udah punya cap kayak gitu, gimana doi mau membalas perhatian kamu. Oya, jangan juga keseringan pinjem, lain hal kalau kamu benalu atau nggak tau malu.

    Momen Penting
    Saat ultah, saat pengumuman kelulusan, saat doi diterima di sekolah favorit adalah sedikit dari momen penting dalam kehidupannya. Sebagai calon orang yang mendampinginya, wajib tuh hukumnya untuk kasih perhatian ke doi saat itu juga. Penuhi undangannya (kalau diundang), beri doi kadi minimal kasih doi ucapan selamat. Dengan begitu kamu menunjukkan kalau kamu orang yang pedulu ‘n perhatian. Percaya deh, nggak ada yang lebih diinginkan seseorang dari pasangannya kecuali dua hal tersebut.

    07 February 2005

    Belajar Dari Keledai

    Suatu hari keledai milik seorang petani jatuh ke dalam sumur. Hewan itu menangis dengan memilukan selama berjam-jam semetara si petani memikirkan apa yang harus dilakukannya.

    Akhirnya, Ia memutuskan bahwa hewan itu sudah tua dan sumur juga perlu ditimbun (ditutup - karena berbahaya); jadi tidak berguna untuk menolong si keledai. Ia mengajak tetangga-tetangganya untuk dating membantunya. Mereka membawa sekop dan mulai menyekop tanah ke dalam sumur.

    Pada mulanya, ketika si keledai menyadari apa yang sedang terjadi, ia menangis penuh kengerian. Tetapi kemudian, semua orang takjub, karena si keledai menjadi diam. Setelah beberapa sekop tanah lagi dituangkan ke dalam sumur, si petani melihat ke dalam sumur dan tercengang karena apa yang dilihatnya.

    Walaupun punggungnya terus ditimpa oleh bersekop-sekop tanah dan kotoran, si keledai melakukan sesuatu yang menakjubkan.Ia mengguncang-guncangkan badannya agar tanah yang menimpa punggungnya turun ke bawah, lalu menaiki tanah itu.

    Sementara tetangga-2 si petani terus menuangkan tanah kotor ke atas punggung hewan itu, si keledai terus juga menguncangkan badannya dan melangkah naik. Segera saja, semua orang terpesona ketika si keledai meloncati tepi sumur dan melarikan diri!

    Kehidupan terus saja menuangkan tanah dan kotoran kepadamu, segala macam tanah dan kotoran. Cara untuk keluar dari 'sumur' (kesedihan, masalah, dsb) adalah dengan menguncangkan segala tanah dan kotoran dari diri kita (pikiran, dan hati kita) dan melangkah naik dari 'sumur' dengan menggunakan hal-hal tersebut sebagai pijakan.

    Setiap masalah-masalah kita merupakan satu batu pijakan untuk melangkah. Kita dapat keluar dari 'sumur' yang terdalam dengan terus berjuang, jangan pernah menyerah! Guncangkanlah hal negatif yangmenimpa dan melangkahlah naik !!!

    Ingatlah aturan sederhana tentang Kebahagiaan :

    1. Bebaskan dirimu dari kebencian
    2. Bebaskanlah pikiranmu dari kecemasan
    3. Hiduplah sederhana
    4. Berilah lebih banyak
    5. Berharaplah lebih sedikit
    6. Tersenyumlah
    7. Miliki teman seperti aku ^_^


    Seseorang telah mengirimkan hal ini untuk kupikirkan, maka aku meneruskannya kepadamu dengan maksud yang sama.


    GUNCANGKANLAH !!!!
    "Entah ini adalah waktu kita yang terbaik atau waktu kta yang terburuk, inilah satu-satunya waktu yang kita miliki saat ini!"

    06 February 2005

    Kiat Ampuh Menata Pikiran

    Dennis Greenberger dan Christine A. Padesky, dua orang ahli di bidang psikologi klinis melalui buku ini mencoba menawarkan ketrampilan khusus yang telah membantu ribuan orang mengatasi perasaan merusak. Misalnya; depresi, kepanikan, fobia, kecemasan, kemarahan, rasa bersalah, rasa malu, rendah diri, gangguan makan, gangguan obat bius, dan masalah hubungan dengan orang lain.

    Ide-ide dalam buku ini bermula dari terapi kognitif, yaitu salah satu bentuk psikoterapi, yang dinilai paling sukses dewasa ini. 'Kognitif berarti proses pemikiran', juga bisa berarti 'pengetahuan' dan 'persepsi'. Para ahli terapi kognitif menekankan urgensi pemeriksaan pikiran dan keyakinan yang terkait dengan suasana hati, perilaku, pengalaman-pengalaman fisik, dan peristiwa-peristiwa dalam hidup.

    Sebagai contoh, pada saat kita sedang berdiri antre di sebuah toko bahan makanan dan berfikir : "Ini akan menghabiskan waktu yang cukup lama, untuk itu diperlukan rileks", Tubuh akan terasa santai, dan mungkin akan memulai percakapan dengan seseorang yang berdiri di dekat, atau membaca sebuah majalah. Tapi jika berfikir, "Tempat ini kacau, tidak diatur dengan baik, Tidak Fair harus antre sepanjang ini", kita merasa ada kemarahan di dalam diri kita. Tubuh menjadi tegang dan kurang tegang.

    Untuk mengatasi problem seperti ini, buku ini menawarkan tahapan awal dengan cara 'memahami masalah anda'. Kiat ini akan menuntun kita menjelajahi persoalan yang sedang kita hadapi. Selain itu, upaya tersebit harus dilambari lima aspek yang mesti dicermati lebih serius, yakni : pikiran (keyakinan, kenangan, bayangan), suasana hati, perilaku, reaksi fisik, dan lingkungan (dulu maupun kini).

    Kelima aspek itu saling terkait. Pendek kata, setiap aspek dari kehidupan seseorang mempengaruhi semua aspek dari kehidupan seseorang mempengaruhi semua aspek yang lainnya. Misalnya, perubahan dalam perilaku keseharian berimplikasi besar pada bagaimana kita berpikir dan juga pada bagaimana kita merasa (baik secara fisik maupun emosional).

    Perubahan perilaku juga bisa mengubah lingkungan kita. Begitu pula perubahan di dalam pemikiran akan mempengaruhi perilaku suasana hati, reaksi fisik juga berimbas pada terjadinya perubahan dalam lingkungan sosial. Dengan demikian ketika mampu mengidentifikasi kelima komponen yang menimbulkan persoalan, dengan sendirinya akan membantu merubah hal yang kita inginkan.

    Tanpa terjebak pada teori-teori yang rumit, buku ini tampil menjadi kawan akrab bagi kita semua. Dikemas dalam tampilan yang renyah dan fun, di dalamnya dilengkapi dengan berbagai pengalaman-pengalaman empirik yang diidap pasien. Isinya sungguh easy-reading, sangat enak dibaca.

    Kendati buku ini memilih 'manajemen' sebagai kata pertama untuk judul buku, sama sekali tak ada kesan bertele-tele seperti yang kerap kita temui tatkala pembaca buku-buku teks mata kuliah di Fakultas Ekonomi.

    Greenberger dan Padesky dengan lugas memberikan pertanyaan-pertanyaan, saran-saran, dan peringatan-peringatan yang membembing, serta lembaran kerja yang telah dikembangkan dalam praktik klinis mereka sendiri. Alhasil buku ini bisa menjadi kendaraan maupun peta petunjuk jalan bagi orang yang berusaha membuat perubahan-perubahan fundamental dalam hidup mereka atau sebagai sebuah sarana tambahan ke arah terapi.