08 January 2005

12 Tips Menjadi Pasangan Ideal

Ingatlah, jika kamu ingin bersikap baik pada orang lain, kamu pun juga harus bersikap baik pada diri kamu sendiri. Berikut ini terdapat 12 tips sederhana yang akan membantu kamu mencapai tujuan tersebut.

1. Bersikap romantis
Gagalnya suatu hubungan kemungkinan besar dimulai dari kurangnya romansa. Romansa bukan saja merupakan bumbu dalam suatu hubungan, tetapi juga memberikan letupan api cinta.
Suatu hubungan harus secara konstan bekerja untuk saling memberi dan menerima, serta terus bersikap romantis dan itu merupakan suatu keharusan.

2. Jangan pernah merendahkan diri kamu sendiri
Jangan pernah menganggap bahwa kamu tidak pantas bagi pasangan kamu. Jangan hanya duduk dan menyalahkan diri sendiri, hal itu hanya akan menghambat kamu untuk mencoba hal-hal baru di masa depan untuk lebih berkembang.

3. Selalu berkata jujur
Suatu hubungan dengan landasan kebohongan biasanya tidak berumur panjang. Bahkan jika kamu berbohong dan pasangan kamu tidak pernah tahu, hal itu akan mempengaruhi perasaan kamu sendiri dan pasangan kamu. Dengan hambatan itu, hubungan tidak akan pernah mencapai potensi yang maksimal.

4. Jangan melakukan sesuatu hanya untuk membahagiakan pasangan kamu
Dengan melakukan sesuatu hanya untuk menyenangkan pasangan kamu dan mencoba berkompromi dengan diri kamu sendiri, sepotong cinta kamu untuknya telah hilang.
Lebih baik jelaskan pada mereka bahwa kamu tidak ingin melakukan beberapa hal tertentu, dan pikirkan suatu alternatifnya bersama-sama.

5. Jangan minta pasangan kamu untuk melakukan sesuatu yang kamu tahu tidak mereka inginkan
Jika kamu tahu bahwa pasangan kamu tidak menyukai untuk melakukan sesuatu yang kamu inginkan, janganlah dipaksakan.
Kamu dapat berkompromi atau menanyakan apa yang membuatnya tidak mau melakukannya. Jika kamu tetap memaksa, kamu memang seorang yang egois atau kejam.

6. Jangan meremehkan pasangan kamu
Setiap orang pernah melakukan kesalahan dalam hidupnya, dan setiap orang bekerja atau berusaha untuk mendapatkan sesuatu dengan cara yang berbeda.
Jangan menilai pasangan kamu dari kesalahannya, tapi ubahlah kesalahan menjadi suatu hal yang baru untuk dipelajari.

7. Jangan menunda hal-hal yang kamu janjikan
Kepercayaan adalah suatu bagian penting dari hubungan apapun dan hal tersebut perlu dikembangkan.
Jika kamu mengatakan akan melakukan sesuatu dan ternyata tidak, maka bagaimana pasangan kamu dapat mengandalkan kamu di masa mendatang? Tepatilah janji-janji kamu.

8. Selalu ada untuk pasangan kamu
Teman-teman selalu datang dan pergi, begitu juga dengan anak-anak, namun pasangan kamu akan tetap bersama kamu dalam seluruh perjalanan. Tidak ada hal yang lebih penting dan indah dikala kamu dapat bersamanya dalam suka dan duka.

9. Komunikasi
Carilah jalan untuk berkomunikasi lebih intensif dengan pasangan kamu. Karena komunikasi merupakan kunci utama dalam suatu hubungan, jika kamu terlambat untuk menjembataninya, celah itu akan semakin besar dan susah untuk dijangkau.

10. Jangan melakukan perselingkuhan atau tindakan-tindakan yang membahayakan hubungan kamu lainnya
Perselingkuhan merupakan jalan yang cepat untuk menghancurkan suatu hubungan dibandingkan ketidaksetiaan atau melakukan hal-hal yang salah.

11. Hargai pasangan kamu
Berhati-hatilah untuk tidak memperlakukan pasangan kamu dengan buruk. Tapi hargailah pasangan kamu dengan keberadaannya. Dia pun akan melakukan hal yang sama bila kamu menghargainya.

12. Bersikap terbuka dan memahami keinginan pasangan kamu
Membina suatu hubungan diperlukan dua orang dan ketika salah satu mematikan hubungan tersebut, karena mungkin kamu tidak bersikap terbuka pada ide-ide dan keinginan-keinginan pasangan kamu, maka kamu tidak akan memiliki suatu hubungan sama sekali.
Terbukalah terhadap pengalaman-pengalaman dan ide-ide baru, karena kamu tidak pernah tahu apa yang mungkin dapat kamu pelajari didalamnya.

07 January 2005

Cinta yang Baru: Bagaimana Kiat Menemukannya?

Dalam suatu hubungan asmara, menaruh kepercayaan kepada pasangan jelas merupakan hal mutlak. Apalagi bagi wanita, mereka lebih membutuhkan rasa percaya dan dipercaya oleh pasangannya ketimbang pria.

Tapi apa yang Anda lakukan ketika kepercayaan Anda dinodai? Membenamkan diri dalam kesedihan, menyesali diri karena terlalu percaya pada mulut pasangan Anda, atau, terus mengibarkan bendera permusuhan pada tiap lawan jenis Anda?

Seperti kejadian yang dialami oleh Adryan, 27 tahun. Ia sudah tiga tahun menjalin hubungan asmara dengan Sheila, 25 tahun. Tiba-tiba Sheila memutuskan hubungan mereka sebulan yang lalu dan dua bulan kemudian dinikahi pria lain. Kejadian ini membuat Adryan shock berat. Sulit baginya untuk menerima kenyataan bahwa Sheila, mantan pacar yang masih sangat dicintainya tak lama setelah putus dengannya menikah dengan pria lain. Padahal Sheila dulu sering meyakinkan Adryan kalau ia-lah tempatnya melabuhkan cinta kasihnya terakhir.

Apa mau dikata, nasi sudah menjadi bubur - wanita yang paling disayanginya, yang telah lama mengisi hatinya, itu ternyata seorang pengkhianat besar. Meski Adryan dapat membendung air matanya, tak urung kemarahannya meluap juga. Tak hanya pekerjaan dan hubungannya dengan orangtua dan saudara-saudaranya yang menjadi korban, kini ia merasakan tidak nyaman lagi bila berkumpul dengan teman-temannya.

Adryan langsung murung dan memasang muka dendam ketika ia tak sengaja mendengar lagu favorit Sheila yang biasa dinyanyikan untuk menghibur hatinya. Begitu juga saat melihat seorang wanita berambut ikal panjang tergerai, membuat ingatannya langsung menuju pada sang mantan yang kini sudah menjadi isteri orang. Hal seperti itu yang sering membuatnya menggerutu, marah-marah, dan kadang mengumpat kesal. Repotnya lagi, Adryan menganggap kalau semua wanita itu tabiatnya sama seperti Sheila - munafik, pengkhianat, dan tak bisa dipercaya. Bahkan tak jarang terbesit di benaknya untuk mempermainkan dan menyakiti hati tiap wanita supaya sakit hatinya terbalaskan.

Memang, di mana-mana putus cinta itu memang membuat hati pecah berkeping-keping, apalagi kalau kata "putus" itu karena adanya pihak ketiga - tapi lain halnya dengan putus karena hal yang sangat prinsipil di hati kita. Pengkhianatan seperti ini biasanya berpengaruh ke kehidupan percintaan selanjutnya. Padahal, tak seharusnya Anda kehilangan kedekatan dalam suatu hubungan cinta.

Lalu, apakah yang harus kita lakukan untuk melalui masa-masa sulit seperti ini? Dapatkah bayang-bayang si dia yang masih lengket di hati dihilangkan dan diganti dengan sosok baru yang lebih baik? Bisakah dendam dan sakit hati yang sudah berkepanjangan ini ditepiskan?

Jawabnya adalah, "BISA!". Kenapa Anda harus berlama-lama tenggelam dalam kesedihan sementara si dia sedang berbahagia dengan pilihannya tercinta. Sungguh tidak adil kalau Anda terus-terusan bersedih. Bahkan dalam keadaan seperti ini seharusnya Anda mampunyai pedoman, "Dunia itu tak selebar daun kelor", jadi Anda masih tetap kelihatan segar setelah putus, bahkan sampai mengetahui bahwa mantan pacar Anda menikah dengan orang lain. Katakan pada diri sendiri bahwa Anda pantas mendapatkan yang lebih baik, "I deserve better", dan selalu optimis bahwa Tuhan pasti akan memberikan Anda pasangan hidup yang lebih baik dari si mantan.

Nah, untuk Anda yang sudah hampir atau telanjur tenggelam dalam kesedihan akibat di"cerai"kan secara sepihak oleh pasangan. Simaklah beberapa tips berikut. Mungkin saja bisa menjadi masukan positif, sekaligus memotifasi agar kesedihan dan kemarahan Anda tak sampai berkepanjangan;

Belajar dari masa lalu.
Ada begitu banyak lelaki dan perempuan di sekeliling Anda, tapi mungkin tak banyak yang cocok untuk dijadikan teman hidup. Jika mungkin, ada baiknya beberapa tahun terakhir Anda sebagai seorang lajang dinikmati sepuas-puasnya. Sekalian menggunakan waktu tersebut untuk mencari tahu apa kesalahan hubungan sebelumnya sampai Anda ditinggal di tengah jalan. Temukanlah jawaban yang bisa membuat Anda lebih mantap untuk melangkah ke tahap selanjutnya.

Jangan sekali-kali membiarkan sejarah pahit itu terulang kembali. Apabila sekarang ini Anda sedang tak terlibat dalam hubungan asmara, akan lebih mudah lagi untuk membicarakan hal-hal yang tak Anda sukai dan hal-hal yang Anda benci. Jangan lupa untuk memperhatikan tingkah laku dan sifat Anda. temukan jawaban yang pasti mengenai siapa dan bagaimana sebenarnya pribadi Anda. Jika Anda sudah mampu menilai diri sendiri, akan lebih mudah bagi Anda untuk melihat orang lain.


Bertindak hati-hati.
Anda tidak perlu buru-buru mengejar target dan manjadikan hubungan berikutnya lebih mendalam dari hubungan yang sebelumnya, karena proses bercintaan tidak bisa dilakukan secara instant, jadi jangan samakan seperti makan mie instan.

Nikmati dan jalani saja dengan seadanya. Jangan sekali-kali mendorongnya kearah yang lebih mendekatkan satu sama lain, padahal Anda berdua belum siap. Ingat, hubungan yang dipaksakan dan terlampau cepat adalah awal dari kehancuran. Jadi, pelan-pelan saja.

Kadang kala seseorang memaksakan diri masuk kedalam suatu hubungan baru hanya karena terluka sebelumnya, dengan tidak memperhitungkan kesedihan akibat hubungan yang kandas sebelumnya. Paling tidak, "give yourself a break!", dibutuhkan sekurangnya setahun untuk memulai hubungan yang baru setelah Anda dicampakkan oleh pasangan yang tidak setia.

Ingatkan diri sendiri, betapa pentingnya memberikan keleluasaan waktu dalam hubungan cinta. Jika kekasih baru menghendaki segalanya berjalan cepat, pertimbangkan segala sesuatunya lebih cermat lagi. Tanyakan pada diri sendiri, "Apakah saya sudah siap dengan hubungan baru yang lebih mendalam?", jika belum saling mengenal, kenapa harus terburu-buru? Kalau belum, tidak ada salahnya untuk mencoba sendiri dulu. Kebebasan dan rasa tak terikat juga mampu memberikan kebahagiaan. Biarkan teman-teman Anda mengatakan kalau Anda "jomblo" yang disia-siakan mantan pacar. Optimis saja kalau Anda akan mendapatkan yang lebih baik dari dia.


Jangan membanding-bandingkan.
Ketika Anda mulai tertarik dengan sosok wanita/pria lain, jangan sekali-kali Anda membandingkannya dengan "mantan" Anda. Karena hal terburuk yang dilakukan seseorang dalam membina hubungan baru adalah mengontraskan. Bila niat Anda mencari mengganti kekasih yang telah pergi, Anda tidak akan menemukannya. Ingat! Yang Anda butuhkan bukan pengganti yang "sejenis", melainkan sebuah hubungan baru yang dapat membuat hidup Anda lebih baik. Anda dapat merasakan dicintai dan mencintai sepenuhnya.

Bisa jadi pacar baru Anda ini tak memiliki semua sifat baik yang dibutuhkan, namun bukan berarti Anda tak bisa memanfaatkannya untuk mengisi kekosongan hidup. Karena bagaimanapun, pria dan wanita diciptakan untuk mengisi satu sama lain. Jadi, tidak semua hal baik yang dimiliki mantan pacar manjadi hal mutlak yang juga harus dimiliki dan dipenuhi oleh "pendatang baru", bukan? Tidak ada salahnya mencari seseorang dengan karakter yang sangat bertolak belakang dengan mantan pacar; mulai dari penampilan, minat dan pandangan hidup, bahkan profesinya.


Jangan membuat masalah baru.
Sangat egois sekali bila Anda menganggap pacar baru Anda sama dengan si penghianat cinta - mantan pacar Anda itu. Karena tidak semua orang mau diperlakukan sama. Berilah ia kesempatan memperlihatkan jati dirinya. Memang tidak mudah, apalagi bagi Anda yang pernah patah hati. Pasti Anda akan terus dihantui oleh kecurigaan seperti itu kepada "calon" Anda.

Apakah Anda tahu apakah syarat untuk memulai sebuah hubungan baru? Syaratnya adalah menjaga tingkah laku dan bicara Anda. Ingat! Tiap orang dilahirkan dengan sifat yang berbeda-beda, walaupun ada beberapa yang mirip. Jadi, Anda tidak perlu membesar-besarkan masalah yang sebenarnya dapat dibicarakan dan ditanggulangi bersama.

Misalkan saja pacar Anda yang baru itu hobi nyanyi. Belum tentu sifat itu dimiliki oleh mantan pacar, maski mungkin sama-sama hobi nyanyi dikamar mandi. Tidak ada salahnya meminta si dia untuk memberikan vibrasi pada suaranya yang menurut Anda cukup merdu itu, jika itu memang membuat Anda lebih menghayati lagu yang dinyanyikannya, bila perlu ajari dia dengan sabar dan manis. Keterbukaan sangat diperlukan agar tidak menimbulkan kecurigaan yang tidak beralasan.

Yang terakhir adalah, melakukannya dengan cara yang berbeda. Tidak ada salahnya mengubah rutinitas, misalnya, pergi ketempat-tempat baru yang bukan tempat kenangan Anda dengan mantan pacar. Kalau perlu, pindah kota atau pindah kerja ketempat baru, kalau mantan pacar Anda satu kantor dengan Anda. Mulailah jalani kehidupan baru Anda. tidak selalu pindah kantor atau menjauh dari mantan pacar Anda membuat orang lain berfikir kalau Anda seorang loser. Tidak, tidak sama sekali! Lakukan hal ini untuk kepentingan Anda dan pasangan baru Anda, dan jangan dengarkan suara-suara sumbang dibelakang Anda. Pikirkan saja keadaan yang terjadi pastinya akan lebih menggairahkan hidup dan kehidupan percintaan Anda.

Menemukan cara baru untuk melakukan sesuatu, akan membantu Anda menghentikan kenangan dan penderitaan masa lalu. Tidak ada salahnya memulai sesuatu yang berbeda dengan pasangan baru Anda. Pergi ke pantai, atau ke Puncak, misalnya, dan segala hal yang dulu amat tidak disukai mantan pacar. Cara-cara ini bisa menjadi suatu terapi dan obat yang mujarab untuk melupakan kisah cinta lama Anda yang pahit seperti kopi.

Tapi, yang paling penting adalah berusaha hidup santai (tapi jangan terlalu santai) dan jangan membebani diri dengan berbagai masalah. Nikmati kebebasan hidup Anda, jika Anda menginginkannya, atau, cobalah menjalin hubungan cinta yang baru tanpa terbebani oleh segudang harapan muluk dari diri Anda dan pasangan pilihan Anda, agar kegagalan yang lalu tidak terulang kembali. Just enjoy your life and forget the past!

06 January 2005

Tahun Baru dan Kiriman yang Terlambat

Jam dinding disalah satu sudut rumah kos Jeje menunjukkan waktu hampir pukul sepuluh pagi. Dengan raut wajah yang resah Jeje duduk disofa bututnya yang sudah bolong-bolong itu.“Je, sabun dimana?” tanya Panji, teman satu kosnya, dari dalam kamar mandi. Hanya kepalanya saja yang terlihat dari balik pintu kamar mandi.

“Itu yang diatas!”, sahut Jeje cuek.

“Lho, inikan sudah habis, tinggal secuil begini!” teriak Panji.

“Memang tinggal segitu, nggak ada lagi! Eh, tapi jangan dihabiskan, gua belum mandi!”

“Oke deh kakak...” sahut Panji.

Jeje kembali termenung. Rokok kretek murahan yang tinggal setengah batang itu diambilnya dari bibir asbak yang ada diatas meja disamping sofa yang tengah didudukinya. Iapun membakar rokok itu, lalu menghisapnya.

Kepala Panji tiba-tiba muncul lagi dari balik kamar mandi, “Je, kalau odolnya dimana?”

“Odol sudah habis! Sudah, sikat giginya nggak usah pakai odol!” Jawab Jeje.

“Tapi khan Je...” tiba-tiba mata Panji terbelalak, “Eh, itukhan rokok gua, kenapa loe hisap?!”

“Jeje mendengar itu hanya cuek saja, “Iya, ‘ntar gua sisain!”

Suara guyuran air terdengar menjadi lebih cepat dari biasanya, lalu tak lama kemudian muncullah sesosok mahluk yang hanya menggunakan handuk keluar dari kamar mandi. Mahluk itu segera merebut rokok yang masih dihisap Jeje itu. Jeje mencoba mempertahankannya, namun akhirnya kalah juga.

“Loe itu kenapa sih, Je? Beberapa hari ini gua lihat loe murung terus?” tanya Panji setelah keluar dari kamar dengan kaos oblongnya.

“Gua bingung, sampai sekarang kiriman wesel dari orang tua gua kok belum datang juga, padahal gua sudah mengirimkan surat buat mereka.”

“Lho, kiriman terlambat itu khan sudah biasa, nggak punya duit juga kita sudah biasa kok, lagian nasib kita saat ini juga sama, sama-sama nggak punya duit.” Panji mencoba menghibur Jeje.

“Iya, tapi ini khan sudah telat lebih dari dua minggu! Surat gua juga belum dibalas. Jangan-jangan...”

“Stt...” Panji memotong. “Jangan berpikiran macam-macam”

“Nggak, gua cuma khawatir aja kok”

Radio butut yang ada disudut ruangan itu dinyalakan. Setelah menemui gelombang yang tepat, Panji lalu duduk didekat radio itu.

“...BBM melambung tinggi...” alunan musik Iwan Fals menggema kesekeliling ruangan. Panji tampak menghayati lagu itu. Lagu yang dirasanya sangat tepat sebagai protes sosial terhadap keadaan Indonesia saat ini.

Tak lama kemudian alunan musik itru terpotong oleh acara ‘info terkini’ yang ada diradio itu setiap jamnya

“...Tahun baru kali ini disambut oleh naiknya secara drastik harga BBM, listrik, telpon, dan berbagai kebutuhan pokok lainnya. Sementara rakyat Indonesia menyambutnya dengan menggelar aksi demonstrasi dijalanan...”

Kosentrasi Jeje dan Panji yang sedang serius mendengarkan berita itu tiba-tiba terganggu oleh teriakan suara Pak Pos didepan rumah.

“Pos... Pos... Permisi, ada surat untuk saudara Jeje!” suara dari luar.

Wajah Jeje seketika berubah menjadi cerah. Dengan tangkasnya ia menerima surat itu. Namun ia kembali lemas setelah tahu yang diterimanya hanya surat dari orang tuanya di desa, bukan wesel.

“Terima kasih, Pak” ucap Jeje sambil langsung membuka amplop surat itu.

Jejepun duduk kembali disofanya itu sambil mencari posisi yang nyaman. Surat dari orang tuanya dikampung itu mulai dibacanya. Wajahnya kembali murung, bahkan lebih murung.

“Nak, maaf, bulan ini orang tuamu ini tidak bisa mengirimkan uang bulanan. Panen kami kemarin gagal. Sedang untuk pengeluaran sehari-harinya saja, ayahmu harus bekerja lebih keras lagi. Kamu tahu khan ‘Nak, kalau semua harga barang dan kebutuhan pokok saat ini naik. Sabar ya Nak. Kamu tidak usah mengkhawatirkan keadaan kami. Doa kami selalu menyertaimu. Oya, selamat tahun baru juga yach..., kuliah yang rajin, dan jangan lupa doakan kami dan doakan biar keadaan bangsa ini membaik, sehingga harga bisa stabil lagi, dan kami bisa mengirimkan uang bulanan kamu tanpa harus terlambat lagi...”

05 January 2005

Memburu Cinta Sejati Setelah Pernah Mengalami Patah Hati

Pengalaman pahit tentang percintaan pasti menimbulkan bekas luka dan trauma. Bahkan jika terasa begitu menyakitkan tidak tertutup kemungkinan Anda bersumpah tak ingin mengecap cinta lagi. Akibatnya, Anda jadi sering ragu dan berulang kali berfikir untuk percaya dan mencintai orang lain.

Bahkan tak jarang jika suatu hari Anda bertemu dengan seseorang yang menurut Anda menarik dan 'dekat', Anda merasa sangat takut jika hubungan itu nantinya akan lebih intim lagi. Takut disakiti dan tak pernah percaya bahwa si dia benar-benar mencintai Anda apa adanya - Anda sangat takut jika si dia ternyata hanya simpatik dan bukan 'cinta' Anda yang sesungguhnya.

Memang, ketakutan seperti itu merupakan hal yang wajar. Tapi jangan lalu Anda membiarkan rasa takut itu menguasai Anda. Apalagi jika si dia ternyata memang benar-benar serius dengan cintanya. Kalau begitu kan Anda akan membiarkan si dia patah hati dan pergi menjauh dari Anda.

Ketahuilah, jika demikian adanya maka Anda telah merugi, karena membiarkan dia dan lari dari kenyataan merupakan keputusan yang sangat ceroboh dan buruk sekali. Anda tidak bisa terus-terusan mengharapkan waktu dan situasi akan menyembuhkan luka lama itu. Sesungguhnya pun Anda harus menghadapi kenyataan pahit ataupun manis. Toh, bukan Anda saja yang mengalami situasi pahit seperti itu, orang lain pun pernah atau akan mengalami pengalaman pahit seperti Anda.

Yang harus Anda lakukan hanyalah membuka mata dan hati. Sadar akan kenyataan dan berusaha untuk menjadi orang yang lebih baik lagi. Mungkin saja masalah ini tidak seberapa jika dibandingkan dengan masalah cinta yang dihadapi orang lain di sekitar Anda. Jangan berfikir seolah-olah Anda-lah orang yang paling sial di dunia.

Sangat naïf dan tidak adil jika Anda menyangka semua pria/wanita akan menyakiti Anda seperti yang telah ia lakukan. Dan sangat kekanak-kanakan jika Anda menganggap bahwa tak ada seorang pun yang dapat mengasihi dan bisa dipercaya.

Yakinlah bahwa pengalaman-pengalaman menyakitkan itu dapat dihilangkan - tentu saja jika Anda mau berusaha dan bersikap lebih dewasa. Mulailah melakukan hal-hal kecil dan berusaha meningkatkan performa-mu. Jika pun ternyata si dia juga mengecewakan Anda lagi, jangan lalu kecewa dan putus asa. Jangan takut berpetualang, sebab semua orang pun melakukannya. Toh, kita berpetualang untuk mencari kekasih yang lebih baik, bukan? Oleh sebab itu, jangan sekali-kali frustrasi dan putus asa karena cinta. Hilangkan saja beban berat itu dari hati dan mulai mencari cinta baru.

Suatu saat Anda pasti akan menemukan soul-mate (orang yang benar-benar bisa dan mampu mencintai Anda dengan tulus dan dapat dipercaya). Jika Anda masih ragu-ragu, mintalah bantuan sahabat ataupun ahlinya. So, selamat memburu cinta sejati...

04 January 2005

Mengasah Kemampuan Menulis

Cukup beralasan rasanya kalau dikatakan kemampuan menulis merupakan satu dari banyak kemampuan berharga dan penting untuk dipelajari! Tak peduli karir apa yang nantinya akan Anda pilih. Yang jelas, jika Anda memiliki kemampuan menulis yang baik, Anda bisa mengekspresikan secara jelas kemampuan diri Anda lewat tulisan.

Nah, Anda yang ingin piawai atau setidak-tidaknya bisa menulis, hal berikut ini akan membantu Anda menjadi penulis yang baik:

- Pelajari aturan dalam penulisan
Kuasai aturan dalam tata bahasa, ejaan dan tanda baca. Kedengarannya memang membosankan, tapi ingatlah, hasilnya sangat bermanfaat. Semakin banyak Anda belajar mengenai dasar penulisan, maka akan lebih memudahkan dan melancarkan proses belajar Anda.

- Buat ide dasar
Sebelum membuat sebuah tulisan, sebaiknya Anda membuat ide dasar dari tulisan tersebut, biasanya disebut ringkasan cerita atau sinopsis. Ini penting, agar tulisan Anda tidak melenceng dan akan menolong Anda untuk tetap berpegang pada topik cerita serta mengurangi kekacauan dalam tulisan Anda.

- Gunakan kalimat sederhana
Pergunakan bahasa yang jelas, meyakinkan dan sederhana. Jangan dikira, kalimat-kalimat bombastis akan membuat Anda 'terlihat' pandai. Yang lebih penting adalah jika Anda bisa membuat pembaca mengerti maksud tulisan Anda, ketimbang membingungkan mereka dengan penggunaan bahasa yang menurut Anda 'tinggi'.

- Revisi ulang
Jika naskah tulisan selesai dibuat, periksa kembali dan revisi ulang. Tandai kalimat yang perlu diedit. Kalau perlu, minta teman Anda untuk membaca dan memberikan komentar. Langkah ini akan menolong Anda dalam melakukan revisi selain membantu meningkatkan kemampuan menulis Anda.

- Perbanyak referensi
Cari kamus atau buku saku tentang ensliklopedia, atau Anda bisa mencari bahan tulisan dari berbagai artikel tentang menulis yang baik di internet. Masukkan situs-situs menarik di favorit komputer Anda, agar Anda lebih mudah untuk menemukannya. Semakin banyak Anda membaca, maka semakin banyak perbendaharaan kata yang Anda miliki.

Anda tertarik? Percayalah, nggak ada ruginya memiliki kemampuan menulis. Justru kemampuan ini membuat Anda tampil 'plus' dibanding mereka yang piawai di bidangnya tapi tidak pandai menulis. Kemampuan ini juga akan menjadi 'bekal' bagi Anda jika Anda sewaktu-waktu Anda terpaksa 'hengkang' dari pekerjaan Anda sekarang. Sukses untuk Anda...!

03 January 2005

Mempertahankan Cinta Jarak Jauh

Bukanlah akhir dari segalanya jika kekasih Anda pindah atau bekerja di tempat yang jauh. Ini artinya Anda harus melakukan segala sesuatu yang sedikit berbeda sehingga jarak tidak lagi menjadi masalah.

Berikut lima tips untuk mempertahankan hubungan ketika Anda berdua terpisahkan oleh jarak:

Tetap berhubungan setiap saat
Kunci mempertahankan hubungan cinta jarak jauh adalah tetap mengadakan hubungan terus menerus. Chatting, saling SMS, telepon atau email secara teratur adalah langkah yang dapat dilakukan sekalipun hanya untuk menceritakan hari-hari yang membosankan. Ini akan membuat Anda merasa seperti Anda bagian dari hidup masing-masing sekalipun Anda terpisah bermil-mil.

Tunjukkan padanya Anda perhatian
Jangan biarkan jarak mencegah Anda menujukkan padanya Anda meberikan perhatian. Kirimi dia e-card yang lucu , hangat dan menyentuh atau kirim dia buku yang sellau dia inginkan membacanya. Ini akan menyentuhnya dan membiarkan dia tahu bahwa Anda tengah memikirkannya.

Jangan biarkan perselisihan hidup
Selalu cari solusi segera mungkin ketika Anda berselisih karena semakin lama dibiarkan, masalahnya akan semakin rumit. Jangan pernah menggantungkan pada masing-masing atau mengabaikan e-mailnya. Ketika Anda jauh, telepon dan e-mail menjadi jembatan buat Anda.

Bersemangat dan lakukan sesuatu milik Anda
Jangan menyia-nyiakan hidup hanya karena dia jauh. Tetaplah pada rutinitas biasa atau mungkin lebih baik. Untuk semua kesempatan yang Anda batalkan atau ketika memutuskan tidak punya waktu karena dia, sekarang saatnya untuk melakukan semua itu.

Realistis
Jangan harap dunia akan pindah ketika Anda akhirnya bersatu kembali. Ada banyak hal yang perlu dipahami. Ia telah berada di lingkungan yang berbeda sehingga pahamilah ia perlu waktu untuk beradapatasi kembali hidup di rumah bersama-sama. Sisihkan waktu dan saling bicara apa yang tengah terjadi. Walaupun ini adalah cara sensitif untuk memahami kehidupan masing-masing.

Semoga tips tips ini bermanfaat bagi orang-orang yang pacaran jarak jauh.

02 January 2005

Menulis Puisi Membangun Imajinasi

Siapa bilang menulis puisi itu bikin kepala pening tujuh keliling? Menulis puisi itu justru menyenangkan. Kamu nggak perlu ngapalin aneka jenis teori atau bahkan definisi.Yang perlu kamu lakukan cuma kesediaan untuk merenung dan berpikir. Sebab, seperti kata Ari, puisi itu nggak akan pernah lahir dari hati dan otak yang kosong. Yap, puisi memang sebuah proses berpikir dan merenung. Karena itu pula setiap orang, selama otak dan jiwanya masih sehat, sebenarnya bisa menulis puisi. Sebab menulis puisi itu gampang kok (sebenarnya sih nggak gampang, tapi untuk memompa motivasi, kita anggap saja gampang. Terkadang menggampangkan sesuatu itu ada gunanya juga, ya?). So, sebelum menulis puisi, coba deh simak point-point berikut…

Menyepi
Yang satu ini memang tidak mutlak. Dengan kata lain, untuk menulis puisi nggak harus mengunci diri dalam kamar kemudian menyepi. Tapi para penyair agaknya sepakat: untuk menulis sebuah puisi, bagaimanapun kamu perlu menjaga jarak dengan keramaian. Sebab, bagaimana kita bisa ‘berdialog dengan imajinasi’ kalau keadaan sekitar begitu ribut? Bagaimana kita bisa asyik menulis syair kalau tetangga sebelah begitu gaduh? So, menyepi ketika menulis puisi itu memang nggak mutlak, tapi menjaga jarak dari kegaduhan itu wajib.

Romantis?
Siapa bilang menulis puisi itu hatus dengan kalimat-kalimat yang romantis? Siapapun yang bilang, pasti dia lebih pandai merayu pacarnya daripada menulis puisi. Puisi itu nggak harus dengan kalimat yang romantis. Coba deh bayangin, apa jadinya kalau sebuah puisi yang mengekspresikan kemarahan dibuat dengan kata-kata yang romantis? Pasti nggak ‘klol’, kurang berjiwa, dan hambar. So, menulis puisi itu nggak harus dengan kata-kata romantis. Sebab romantis dan puitis itu dua hal yang berbeda.

Untuk siapa dan untuk apa?
Sebelum menulis puisi, tentukan dulu siapa dan untuk apa puisi itu kamu tulis. Kalau puisi itu akan kamu persembahkan untuk doi, silakan menulis seromantis mungkin. Atau silakan menggunakan kata-kata bujuk rayu yang bisa membuat doi melambung ke awang-awang. Mengetahui tujuan sebelum memulai akan memudahkan proses penulisan puisi, begitu kira-kira kesimpulannya.

Menulis dengan hati
Apa yang kamu rasakan saat ini? Marah, benci, muak, sedih, atau justru lagi senang? Apapun yang kamu rasakan, dalam psikologim itu disebut emosi. Emosi membuat sebuah puisi menjadi lebih hidup dan memiliki nilai ‘greget’. So, biarkan perasaanmu mengalir lewat kata anjing, babi, bangsat, atau bahkan monyet, sebagai pengganti kata doi. Jangan takut, kata-kata yang berkonotasi kasar atau negatif tersebut justru akan mempertegas kesan atau emosi yang ingin kamu sampaikan dalam puisimu.

Pilihan kata
Setelah selesai menumpahkan perasaanmu, kini saatnya melibatkan logika. Coba baca ulang puisi tersebut dan pikirkan lagi. Sudahkah pilihan kata-katanya sesuai dengan apa yang kamu rasakan? Sudahkah maknanya sama persis seperti yang ingin kamu sampaikan? Jika belum, coretlah kata-kata tersebut dan carilah kata yang lebih tepat. Jika perlu bukalah kamus. Oya, selain itu jangan ragu membuang kata-kata yang kamu anggap nggak perlu. Bahasa lugasnya, buanglah kata-kata yang tanpa kehadirannya pun puisimu akan tetap memiliki makna yang utuh.

Makna kata
Jangan terlalu asik bermain-main dengan kata-kata, tapi perhatikan juga makna dari kata-kata tersebut. Kalau bisa, gunakan kata-kata yang spesifik. Misalnya kamu bisa mengganti kata bunga menjadi mawar. Ini penting untuk memperjelas pesan yang ingin kamu sampaikan. Selain itu kata-kata yang spesifik juga bisa menghindari kerancuan makna atau ambiguitas. Oya, patut diingat, dua kata yang bersinonim belum tentu memiliki makna yang sama, lho!

Renungkan lagi
Jangan pernah menganggap kamu telah menyelesaikan sebuah puisi sebelum kamu merenungkannya lagi. Sebab puisi bukanlah masakan cepat saji yang detik ini kamu pesan lantas lima menit kemudian bisa kamu nikmati. Nggak heran jika para penyair besar, terkadang, memerlukan waktu berbulan-bulan hanya untuk menyelesaikan satu bait puisinya. So, renungkan dan renungkan lagi. Sebab, puisi-puisi yang dibuat dengan proses merenung akan selalu memiliki daya getar.

Bukan sekedar hobi
Kalau kamu menganggap puisi hanya sebatas hobi, kamu salah besar. Di mata para penyair dan penulis puisi, puisi bukan sekedar sebuah hobi, tapi sebuah kebutuhan. Kalau Jalaluddin Rumi, sufi penyair itu masih hidup, beliau mungkin akan mengangguk setuju kalau kamu berkata bahwa puisi seperti juga nasi. Siapapun membutuhkannya, bukan sekedar untuk bertahan hidup, tapi juga untuk memberikan ‘air pada jiwa yang haus dan kering’. Oya, sepanjang hidupnya, Rumi telah membuat tidak kurang dari 40.000 syair!